
" baiklah kau bisa memanggilku sesukamu ayo tidur " yuan si
" baik nona " mei
_______________________________________________________
namun yuan si tidak tidur dia memutuskan masuk ke dimensi nya, namun hanya kesadarannya yang masuk tubuh fisik nya tetap setia dengan ranjang hangat nya
yuan si memasuki ruang dimensi nya, tiba tiba yuan si mengkerut kan dahinya pasalnya dia tidak pernah melihat ada sebuah goa di dimensi nya, yuan si pergi memasuki goa itu, goa itu terlihat indah dengan adanya batuan kristal warna warni dan juga bercahaya dalam gelap, membuat goa itu seperti di hiasi oleh lampu .
yuan si terus berjalan hingga terlihat sebuah altar megah, dengan enam buah pilar berukuran sedang mengelilingi membentuk lingkaran, yuan si menaiki beberapa anak tangga di lihat nya sebuah kolam berukuran cukup besar seperti sebuah kolam renang, namun banyak terdapat bunga teratai yang tumbuh di kolam tersebut.
yuan pun melihat ke bagian tengah kolam itu dan terlihat sosok perempuan tengah bersemedi di atas sebuah batu datar di tengah kolam itu.
" itu dia...? aku tidak menyangka bahwa dia berada di dimensi ku " gumam yuan si , sedikit senyuman menghiasi wajah cantiknya. " yuan Li " lanjutnya.
ya gadis itu adalah yuan Li namun saat ini hanya sebuah roh, yuan si pergi meninggalkan tempat itu dia pun harus banyak berlatih agar kultivasi nya kembali seperti semula.
walaupun pun kultivasi nya menurun tapi aura Dewi yang pernah dia dapat tidak hilang justru semakin kuat , jika dia tidak menekan aura itu bisa bisa orang akan pingsan hanya dengan aura itu, juga tehnik dan jurus yang pernah dia pelajari tidak hilang sama sekali hanya saja, dengan tingkat nya saat ini hanya beberapa saja yang dapat ia keluarkan.
saat ini yuan si tengah duduk bersila di atas batu yang sering ia gunakan untuk kultivasi, yuan si berencana untuk berkultivasi selama satu Minggu yang berarti tujuh jam di dunia nyata.
sudah berhari hari yuan si berkultivasi dan sekarang sudah hari ke tujuh, yuan si membuka matanya, saat ini sedikit tersenyum kecil karena yuan si berada di tingkat langit tahap akhir, yang mana yuan si hanya tinggal satu langkah lagi untuk sampai di tingkat nya saat itu.
yuan si pun berjalan menuju kolam renang nya untuk membersihkan tubuhnya, karena sudah berhari hari tidak mandi , air kolam itu adalah air surgawi yang berasal dari mata air surgawi yang mengalir dari atas gunung, yuan si mengalir kan nya ke kolam renang buatan nya .
setelah selesai yuan si memakai memakai hanfu nya
( kalau salah mohon di revisi ) tapi yang ia pakai adalah hanfu modern yang berada di dimensi nya sejak di bumi dulu , karena menurutnya hanfu di dunia ini sangat jelek dan berat menurut nya.
__ADS_1
yuan si juga memasukkan air surgawi itu ke dalam beberapa botol pil milik nya, dan memasukkan ke dalam cincin penyimpanan nya, bukan di liontin nya karena liontin hanya khusus barang barang besar, sedangkan cincin penyimpanan untuk barang barang kecil, seperti pil obat, atau koin emas.
~ informasi ~ ( sedikit revisi )
tingkatan alkemis
pemula. : tingkat 1 / 9
menengah : tingkat 1 / 9
master. : tingkat 1 / 9
dewa/Dewi : tidak ada yang bisa sampai tingkat ini
jika pun ada umurnya sudah mencapai
ratusan tahun hanya yuan si yang bisa
tingkatan hutan malam hutan malam memiliki beberapa lapisan
hutan spirit beast : lapisan awal tempat tinggal spirit
beast, memiliki 5 tingkat hutan
hutan misteri : lapisan ke dua tempat tinggal
spirit beast tingkat legenda juga
memiliki 5 tingkat
__ADS_1
hutan malam. : lapisan tiga ( masih misteri )
~ informasi end ~
yuan si pun keluar dari dimensi nya dan dia pun melihat jam di smartphone nya yang dia bawa dari villa pribadi nya di dimensi ( yuan si adalah gadis modern tau sendiri kan gimana ) jam menunjukkan pukul lima pagi yuan si memasukkan kembali smartphone nya ke cincin penyimpanan, kemudian beranjak bangun dari tidurnya.
yuan si melihat mei yang masih tertidur pulas di samping nya yuan si tersenyum lembut, karena siapapun yang tulus dengan nya yuan si akan memperlakukan nya seperti keluarga nya.
yuan si keluar dari kamarnya dan berjalan menuju ruang gym dan melakukan olahraga ringan nya, yuan si memang selalu melakukan olahraga ringan setiap pagi untuk melatih tubuhnya.
pagi pun tiba beberapa orang sudah terbangun dari tidurnya, tak terkecuali keluarga ' Jing hu ' mereka memperhatikan apa yang di lakukan oleh yuan si karena menurut mereka sangat aneh, karena yuan si berlari namun tidak bergerak dari tempatnya , ( ya iyalah itukan treadmill 🤣 ) mereka yang penasaran mendekati yuan si.
namun tiba-tiba..........
" nonaaaaaaaaaaaaaaaaa.....!!!!!" teriakan mei dari dalam kamarnya sontak membuat mereka terkejut dan, yuan si pun tidak fokus karena teriakan itu, dan terjatuh dari treadmill.
dan membuat mereka yang melihatnya langsung berlari mendekati, " yuan'er kau tidak apa-apa " tanya jhang Li sedikit khawatir " yuan'er nak kau tidak terluka kan " khawatir Jing hu ( ayah yuan Li sekarang yuan si ) " putri ku kau baik-baik saja kan , tidak terluka kan " sambung nyonya yun ruo ( atau nyonya Jing ibu yuan Li)
yuan si yang di perlakukan seperti itu sangat tersentuh
dia baru merasakan hangatnya keluarga seperti ini, dan tidak di sangka bulir bulir air keluar dari sudut matanya, melihat itu mereka yang melihat sangat khawatir, " nak..... kau yakin tidak apa-apa biar ibu periksa " nyonya jing ( kayaknya di panggil nyonya jing ajah biar lebih enak )
nyonya jing pun memeriksa denyut nadi yuan si " aku tidak apa-apa ibu tidak perlu khawatir , aku hanya terharu aku merasa seperti punya keluarga sekarang " senyum yuan si , mereka sangat tersentuh dengan perkataan yuan si dan memeluk nya bersamaan. dan para pengawal dan meili juga tersentuh dengan itu
" nona..... nona di mana aaaaa....!!!!" teriak mei membuyarkan pelukan mereka.
**author: ........
sorry kemarin gak up karena banyak kerjaan karena author nya pindahan rumah, tau sendiri kan gimana sibuk nya, sekarang aku sempetin up...........
__ADS_1
~ Nex** ~