
mereka berjalan menuju pintu dan yuan si mengeluarkan sebuah kunci dan membuka pintu, itupun tidak lepas dari pengamatan mereka.
"yuan'er apa yang sedang kau lakukan " tanya Li jing hu ( ayah yuan si )
" sedang membuka pintu memang nya sedang apa " jawab yuan si sedikit menoleh ke belakang.
" membuka pintu apa maksud mu, bukannya hanya tinggal di dorong saja " potong jhang Li, sedikit bingung.
yuan si pun mengerti apa yang mereka maksudkan, jadi dia pun menjelaskan nya. mereka masuk kedalam rumah hanya satu kata yang bisa mereka ucapkan
" menakjubkan " itulah kata yang terlontar di mulut mereka.
yuan si menjelaskan apa saja benda di dalam dan juga cara menggunakan nya, mulai dari cara menghidupkan dan mematikan lampu, mereka sangat kagum pada lampu mereka bahkan tidak perlu melakukan mantra untuk mengeluarkan sihir cahaya ( di dunia ini ada sihir , yuan si juga punya tapi entar aja bahasanya )cara menggunakan dapur dan mereka sangat kagum pada benda yang tiba-tiba
mengeluarkan panas saat di sentuh, itu adalah kompor listrik, dan benda kotak yang sangat dingin dan banyak menyimpan makanan, itu adalah kulkas , juga kamar mandi di mana air akan keluar hanya tinggal menekan tombol, bahkan air yang keluar bisa panas dan dingin, setelah menjelaskan semuanya dan mereka pun mengerti, yuan si mengantar mereka ke kamar masing-masing, kedua pelayan dan pengawal di kamar lantai satu , dan keluarga yuan Li da lantai dua, mereka terlihat bahagia tinggal di rumah itu, yuan si pun bergumam " bahagia itu sederhana "
yuan si masuk ke kamarnya dan langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan diri, setelah selesai langsung mengganti pakaian tidur nya dia pun berdiri di depan cermin dan melihat wajah nya, karena dia belum pernah melihat wajah nya, walaupun pernah melihat wajah yuan Li , waktu itu
yuan si melihat wajah nya sangat cantik , pantas saja pangeran mahkota kerajaan angin tidak mau melepaskan nya,
( namanya entar, lagi di pikirin soalnya banyak banget nama piguranya harus di pikir satu satu )
lanjut.....
__ADS_1
wajah cantiknya bahkan sebanding dengan Dewi Dewi
rambut hitam panjang , dengan bola mata hitam kecoklatan, yuan si memperhatikan bahu kanan nya yuan si melihat sedikit warna putih kebiruan, karena penasaran yuan si pun membuka sedikit baju bagian atas nya ,
*author: ehemm .. ehemm jangan kebablasan ..,😳
yuan si: eh..ada author ternyata
author: emang Lo pikir gw apa pajangan 😒
yuan si: iya mirip ... hahaha 🤣
author: gw pecat juga Lo jadi pemeran utama mau...
*
hingga terlihat lah sebuah gambar bunga lotus tapi sekarang tidak berwarna hitam melainkan putih kebiruan, juga di samping nya terdapat gambar bunga sakura berwarna merah muda.
yuan si pun berpikir jika tato itu mengikuti nya ke dunia ini, berarti itu bukan tanda lahir pasti ada rahasia di baliknya, saat yuan si tengah kalut dengan pikirannya riba tiba.
tok...tok....tok.... ( suara ketukan pintu )
yuan si berjalan menuju pintu dan membukanya terlihat seorang gadis yang berdiri di depan pintu
__ADS_1
" nona....." kata gadis itu tapi tidak di lanjutkan, yuan si pun melihat bola matanya dan membaca pikiran nya, seketika senyum lembut tercipta di bibirnya.
" ada apa ... kenapa kau tidak tidur .... apa tempat tidur nya tidak nyaman .... tenang saja kita tidak lama tinggal di sini setelah aku menemukan tempat yang cocok kita akan segera pindah " ucapnya basa basi karena yuan si tahu kedatangannya itu.
" Bu..bukan itu nona " jawabnya sambil menundukkan kepalanya ke lantai.
" apa kau ingin tidur dengan ku ... masuklah " ucap yuan si sambil tersenyum tulus , walaupun yuan si itu kejam dingin tak kenal ampun, itu hanya jika dia berhadapan dengan musuhnya, jika orang itu tulus dengan nya dia akan kembali ke yuan si yang ceria, hangat, manja nya,
mereka pun masuk dan duduk di ranjang besar itu " kenapa kau ingin tidur dengan ku mei..." ya itu adalah mei pelayan pribadi yuan Li ( sekarang yuan si )
" itu nona ... jika aku tidur dengan meili aku tidak akan bisah tidur, meili jika tidur tidak bisa tenang akupun sering terjatuh dari ranjang jika tidur bersamanya " ucapnya lirih dengan suara pelannya namun masih bisa di dengar oleh yuan si.
" emm baiklah mari kita tidur besok masih ada hal yang harus ku lakukan." ucap yuan si " baik nona "
" apa kau bisa memanggilku dengan nama saja " pinta yuan si.
" tidak nona walaupun anda bukan nona ku , tubuh yang anda tempati sekarang milik nona ku jadi aku masih memiliki tanggung jawab untuk terus melayani tubuh ini sampai kapanpun " jawab mei tegas , yuan si hanya tersenyum mendengarnya pelayan ini sangat setia pada tuan nya, walaupun tuan nya tidak ada lagi.
" baiklah kau bisa memanggilku sesukamu ayo tidur " yuan si " baik nona " mei
author: maaf lagi banyak kerjaan jadi up dikit
~ Nex ~
__ADS_1