
yuan si terus mengamati pesawat itu selama beberapa menit, hal itu sontak membuat kedua orang yang di belakang nya penasaran, akhirnya tidak tahan lagi untuk bertanya.
" adik apa yang sedang kau lakukan " tanya David dengan penasarannya.
" ah. . aku hanya mengamati pesawat ini bentuknya sangat elegan " celetuk nya dengan antusias
" oh....??" jawabnya, karena dia tahu bahwa adiknya baru pertama melihatnya.
kemudian yuan si pun mulai memperhatikan ke dua temannya itu, karena mereka terlihat tidak membawa apapun, berbeda dengannya yang bersenjata lengkap
" di mana perlengkapan kalian " tanya yuan si yang penuh rasa penasaran
" perlengkapan kami ada di dalam pesawat " jawab nina.
mereka pun masuk ke pesawat yang terparkir itu , dan mulai terbang , dan pesawat itu mulai masuk ke dalam air, terlihat sebuah gua buatan yang di terangi oleh lampu, pesawat itu berubah menjadi kapal selam, dan mulai menyelam, pesawat itu di kemudikan oleh david dan nina, sebenarnya yuan si juga mahir mengemudikan pesawat, dia tidak mau mereka mengetahuinya karena dia pusing dengan pertanyaan yang akan mereka tanyakan.
sekitar satu jam akhirnya pesawat itu keluar dari gua buatan itu, dan ternyata gua itu tembus ke lautan dan memang panti asuhan itu tak jauh dari laut, kapal \ pesawat itu mulai menyelam menyusuri lautan, tak lama mulai naik ke permukaan, dan mulai terbang ke langit.
****
tak lama pesawat itu sampai di suatu tempat, tepatnya di sebuah pulau kecil dan mendarat di atasnya " apa sudah sampai " tanya yuan si pada mereka.
" ya " jawabnya
" lalu di mana lokasi mereka " tanya yuan si lagi
" di sana tepat di pulau di depan sana " jawab david sambil menunjuk sebuah pulau " kita akan berada di sini sampai pertemuan itu di mulai " sambung nina
__ADS_1
" apa kita tidak di ketahui jika berada di sini " tanya nya lagi karena ini adalah tempat terbuka
" tidak pesawat ini memiliki mode kamuflase mereka tidak akan bisa melihat kita " jawab david , dan hanya di angguki oleh yuan si
mereka terus menunggu di sana berhari hari, sambil terus memata- matai tempat itu, dan hari yang di tunggu telah tiba hari di mana yuan si membalas kan dendam nya, david dan nina melakukan persiapan david membawa sebuah sniper dan beberapa buah pisau yang terselip di pahanya, tak lupa dua buah pistol yang melekat di pinggangnya, nina pun melakukan persiapan yang sama bedanya tidak membawa sniper melainkan senjata jenis granat launcher, berbeda dengan yuan si dia hanya membawa sebuah pistol dan pedang yang terselip di pinggangnya tak lupa topeng rubah nya. mereka pun mulai mendekati pulau
sesampainya di pulau terdapat sebuah bangunan mewah, tak lama kemudian dua unit helikopter terbang mendekat dan mendarat di tempat itu tak lama keluar lah beberapa orang ber jas hitam di ikuti orang orang lainnya
namun yuan si tidak melihat orang yang di carinya, kemudian keluar lah seorang pemuda tampan dari helikopter yang satunya, emosi yuan si mulai memuncak melihatnya, tangannya mulai gemetar mengeratkan genggaman nya pada pedang yang sudah berada di tangan nya.
" baiklah itu dia kita harus hati-hati ingat yang di katakan oleh ibu wei waktu itu " tegas David di tempat sembunyi nya mereka berpencar di tempat yang berbeda
~plash back on~
" ingat mungkin brams sudah menggunakan serum itu kalian harus hati-hati kita tidak tahu seberapa kuatnya dia sekarang " ucap ibu wei
~plash back of~
" hei...!! siapa kau berani beraninya membuat kekacauan di sini...!!?" tanya pemuda itu sedikit berteriak, sedangkan yuan si hanya berdiri memegang pedang nya
" hei...!!! kau ...!!! jawab bos ku bertanya padamu " teriak seorang lelaki sambil menodongkan pistol ke arah yuan si
" hehehe....brams .....kau cukup hebat bisa bersembunyi dariku namun kau tidak bisa lagi lari dari ku " ucap yuan si dengan nada dingin, ada aura kuat yang menyelimutinya
" siapa kau aku tidak punya masalah dengan mu " tanya pria itu
namun ada salah satu dari mereka mengenali penampilan yuan si sebagai ghost thief " i..i.. itu adalah ghost thief " ujar pria itu dengan gagap
__ADS_1
" ooh.. ghost thief tapi aku tidak punya masalah dengan mu, apa kau salah orang " tanya brams
" ckckck aku memang tidak punya masalah dengan mu tapi tidak dengan sahabat ku " ucapnya masih dengan nada datar dan dingin
" sahabat mu siapa sahabat mu " tanya nya
dan yuan si pun membuka topeng nya, dan betapa kagetnya brams saat melihat yuan si yang di balik topeng itu " apa kau sudah ingat sekarang "
" oh ternyata itu kau Yuan si , ya tentu saja aku ingat kau adalah teman si perempuan itu, aku dengar dia sudah mati benar ha-ha-ha" jawab pria itu sambil tertawa meremehkan.
" DIAM KAU.....!!!!" ucap yuan si dengan emosi yang sudah tidak dapat di tahan lagi.
" kau tau walaupun dia bodoh aku tetap berterima kasih padanya berkat dia aku mendapatkan yang aku mau hahaha.." jawabnya sambil tersenyum licik " oh ya temanmu itu terasah nikmat apa kau ingin mencoba nya juga " ucapnya lagi
" kau ..... akan ku pastikan kau akan mati di tangan ku " ucap yuan si sambil menodongkan pedang ke arah brams
" ha. ha. ha. ha. ha. apa kau meremehkan ku aku berbeda dari yang dulu aku memiliki kekuatan sekarang " ucapnya sambil memperlihatkan kobaran api yang tiba-tiba muncul di tangan nya
" tembak dia . ...!!! " perintah brams pada anak buahnya
mereka pun mulai menembaki yuan si , David dan Nina yang melihat itu dari jauh pun mematung tak percaya atas apa yang mereka lihat, mereka baru pertama melihat kejadian itu seperti di film film superhero.
berbeda dengan yuan si dengan santainya dia hanya berdiri tak bergerak, dan peluru peluru itu berhenti sebelum mengenai tubuhnya.
mereka kaget' tak percayaa apa yang terjadi , dan yuan si hanya membalikkan tangannya dan peluru itu langsung meluncur kembali ke arah mereka, semua orang kecuali brams tumbang ke tanah.
" ternyata kau juga memiliki kemampuan " ucapnya
__ADS_1
~ Nex ~
jangan lupa like komen & vote jangan lupa bintang nya