Kerajaan Yuan Si

Kerajaan Yuan Si
7. sahabat & balas dendam 2


__ADS_3

dengan kondisi hatinya yang sudah memburuk yuan si berusaha untuk menenangkan dirinya, walaupun sangat sulit untuknya, karena itu adalah penderitaan yang mungkin tidak akan hilang seumur hidupnya.


yuan si berusaha menenangkan dirinya, tak lama setelah cukup tenang, yuan si menarik kembali aura nya yang mencekam hingga mereka bisah bernafas lega, walaupun masih merasakan dingin di punggung mereka.


" kenapa dia bisa bisanya hidup bahagia sementara aku disini menderita selama sepuluh tahun " jedah sebentar " aku pasti akan membuat nya membayar semua yang sudah dia lakukan....!!!" ucapnya penuh dengan penekanan pada setiap kata.


........sebenarnya apa yang terjadi padanya sepuluh tahun terakhir...........


....plash back on ....


" yuan si ... cepatlah mandi pesta ulang tahun mu akan di mulai sebentar lagi " ucap ibu wei saat sudah berada di kamar yuan si.


" ya ibu sebentar lagi " jawabnya sambil membalas pesan chat di ponselnya


melihatnya yang masih asik dengan ponselnya membuat ibu wei penasaran , hingga memajukan kepalanya dan melihat ke arah ponselnya " ya ampun kau ini bukan nya sebentar lagi akan bertemu dan katanya hanabi telah menyiapkan hadiah spesial untuk mu " ucapnya tersenyum


" ya " jawabnya singkat


" baiklah cepatlah bersiap " ibu wei


tak lama persiapan selesai, undangan pun mulai berdatangan tapi tak ada tanda-tanda sahabat nya akan muncul


, hanabi adalah sahabat yuan si sedari kecil, dia adalah anak dari pejabat negara tapi dia tetap mau berteman dengan yuan si yang berasal dari panti asuhan, itulah yang membuat nya merasa dia bukan sekedar sahabat melainkan seperti saudara. dia menceritakan segalanya padanya bahkan tentang kultivasi nya dan ruang dimensi, dia bahkan mengajarkan kultivasi padanya dan dia lumayan berbakat sekarang sudah mencapai tingkat bumi tahap awal. mereka saling menjaga rahasia satu sama lain.


waktu menunjukkan pukul 18: 30 yuan si berdiri di depan pintu sambil terus menatap layar ponselnya , dan sesekali melirik ke arah gerbang tidak tau perasaan nya saat ini sangat gelisah seolah olah sesuatu buruk akan terjadi , melihat itu david dan nina menghampirinya .


" adik apa yang kau lakukan di sini " ucap david

__ADS_1


" apa kau sedang menunggunya lebih baik kita menunggu di dalam " ucap nina dia tahu bahwa adiknya sedang gelisah


"umm baiklah " jawabnya pelan


tapi baru ingin melangkahkan kaki dering ponsel berbunyi pertanda pesan masuk yuan si pun membuka ponselnya dan pesan suara dari hanabi dia pun langsung membuka dan mendengarnya kedua kakak nya pun ikut mendengar


dan terdengar suara rintihan pelan seperti menahan sakit


"🔊 sisi... maaf sepertinya aku ti ..tidak bisah menghadiri u..ulang tahun mu... hehehe ma.. maaf hidup lah dengan baik aku....aku sudah menyiapkan.... hadiahmu di bawah tempat tidur ku.... sekali lagi maafkan aku sisi... aku sangat bahagia.... mempunyai teman sepertimu......uhuk uhuk..." pesan singkat dari hanabi


dengan perasaan panik yuan si menjawab pesan itu


"🔊 Hana....!!!! apa yang terjadi padamu ....!!! tunggu sebentar aku akan kesanah...!!! " ucap yuan si dengan paniknya, dia memberitahu ke dua kakak nya untuk sampai kan ke ibu , dia pun merobek gaun biru nya untuk memudahkan kan nya berlari. ke dua kakak nya tahu ada yang tidak beres.


di perjalanan Yuan si sengaja tidak motor sport nya karena itu pasti akan lama, dia memilih melompati rumah rumah dengan ilmu peringan tubuhnya agar cepat sampai , jarak antara rumah nya dan rumah hanabi sekitar lima puluh kilometer , tapi dia menempuhnya hanya dalam tiga menit " bertahan lah hana aku akan segera sampai " gumam nya dengan hati yang gelisah dia melesat dengan cepat di tengah gelapnya malam " tuan aku tidak bisa merasakan keberadaan hanabi " ucap tian dari dalam dimensi, mendengar itu yuan si mempercepat langkahnya


saat pintu terbuka benar saja yang dia takutkan benar benar terjadi, terlihat tubuh seorang gadis tanpa busana dengan banyak sekali memar dan luka dan bagian bawah mengeluarkan darah, tergeletak di lantai di samping ranjang , dan tak terasa air matanya pun mengalir deras, dia menghampiri tubuh itu memeluknya dan menangis sejadih jadinya.


" hana .....!!! apa yang terjadi padamu...hiks ....hana bangun ..... cepat bangun...hiks ...hiks...kau tidak boleh meninggalkan ku sendiri....hiks ..hiks " tangis nya pecah seketika saat melihat nasib sahabat yang sangat di sayangi nya sudah tidak bernafas


" hana ....hiks siapa yang melakukan....hiks ....ini padamu " lirih nya tidak bisa membendung kesedihan nya


" hanaaaaaa......hiks ....hiks"


para bintang sepiritual nya yang berbeda di ruang dimensi juga tak dapat menahan kesedihannya dan beberapa mulai menangis , melihat tuan nya bersedih dan kematian orang yang sudah di anggap teman oleh mereka selama beberapa tahun ini.


" tuan tenanglah lebih baik kita cari siapa yang tega melakukan ini " ucap long dari dalam dimensi mereka tidak keluar karena belum mendapat perintah

__ADS_1


kemudian dia melihat sebuah ponsel yang berada di genggaman tangan hanabi, di ambilnya ponsel itu dan membukanya dan terlihat pesan darinya yang sudah terbuka dan juga pesan yang belum sempat terkirim .


isinya


"🔊 aku sangat senang..... bisa mendengar.... suara mu untuk .....yang .... terakhir kalinya ..... orang yang melakukan nya ..... adalah..... tunangan ku ....habisi dia i...it..itu per...per.min...taan......ter....ak...hirku....." dengan suara tersengal sengal


" hana .....aku berjanji padamu aku akan membalas kan dendam mu itu janji seumur hidup ku " ucap yuan si penuh dengan amarah karena tahu yang melakukan itu tunangannya sendiri, dia pun membaca ingatan nya tiga puluh menit yang lalu , terlihat tunangannya itu datang dengan membawa beberapa orang memasuki rumah itu dan di sambut oleh mereka, dia pun memberikan sebotol minuman kepada hanabi , itu seperti kunjungan biasa, tapi tak lama pandangan hanabi terlihat buram dan dia pun mundur beberapa langkah, dan di lihatnya beberapa orang menembak orang tua nya dan orang orang yang ada di sana, dia hanya bisa melihat tanpa melakukan apa-apa , dan tunangannya beserta ke dua temannya membawa nya ke salah satu kamar di lantai atas, dan terjadilah hal itu, yuan si masih bisah melihat dan merasakan penderitaan yang dialami sahabat nya itu yang harus melayani nafsu ke tiga orang itu tanpa bisa melakukan apa apa.


" menggunakan obat perangsang ...... dasar bin*t*Ng aku akan mencari kalian dan menghabisi kalian bertiga " ucapnya dengan mengeluarkan hawa dingin yang bisah membekukan apapun ,


dia pun teringat pesan hadiah yang di sebutkan sahabatnya itu dia pun melihat sebuah kotak panjang tak jauh dari tempat nya dia pun mengambil kotak itu dan membukanya, terlihat dua buah pedang katana diapun melihat sebuah kertas bertuliskan 'untuk yuan si. ' di ambil salah satunya dan di keluarkan dari sarungnya terlihat sebuah pedang yang sangat indah , dan bertuliskan namanya di salah satu sisi pedang dan nama hanabi di sisi satunya,


melihat hal itu membuatnya tak kuasa menahan haru bagaimana tidak yuan si memang penyuka pedang, dan diapun memasukkan nya kembali ke dalam kotak, dan memeluk kotak dan tubuh sahabatnya itu sambil menangis.


tak lama David dan Nina pun datang bersama polisi yang sengaja di panggil nya, karena merasakan hal buruk mereka pun melihat adiknya terduduk di lantai menangis sambil memeluk tubuh seorang gadis yang terlihat mengenaskan dengan kondisi tanpa busana , tak terasa air mata mereka pun mengalir, melihat hal itu,


nina pun menghampiri mereka dan memeluk adiknya dan menangis bersama.


____________________


r



bayangin aja itu yuan si


author:

__ADS_1


~plash back nya masih jalan lanjut besok ini udah malem soalnya ngantuk mau tidur jam 23:23~


__ADS_2