
"lalu" tanya yuan si
_____________________________________
" untuk itu akan kami ceritakan dari awal " ucap li jing hu .
"saat itu keluarga kami adalah keluarga yang cukup terpandang, walaupun ayah waktu itu hanya mantan jenderal tapi, kami memiliki kekuatan prajurit yang cukup besar karena itulah banyak bangsawan atau kerajaan sekali pun tidak berani menentang ku ,
saat putri ku ' yuan Li ', menjadi orang berbakat dan satu satunya yang mencapai kultivasi tingkat emas di usianya yang 15 tahun, karena kebanyakan anak di usia itu hanya berada di tingkat perak.
'yuan Li' menjadi di perebutkan banyak sekte beladiri yang ingin menjadi kan nya murid, juga banyak keluarga bangsawan yang ingin menjodohkan putra mereka pada yuan Li, akupun menolak semua lamaran mereka, karena aku ingin ke dua anak ku mendapatkan jodoh pilihan mereka sendiri.
namun waktu itu......................
*** flash back on **
di ruang kerja jendral 'Li jing hu'
tok tok tok
" masuk " perintah dari dalam , seseorang masuk ke dalam ruangan dan sedikit membungkuk. di dalam terdapat tiga orang yang tengah berdiskusi
" ada apa " tanya salah satu laki laki yang ada di ruangan itu
" tuan di depan ada utusan dari istana " ucap salah satu penjaga itu
" utusan istana, ada apa mereka mengirim utusan " ucap seorang yang duduk di kursi sedangkan dua lainnya tengah berdiri.
" baik biarkan dia masuk " ucap orang tadi
" baik tuan " ucap penjaga tadi lalu keluar dari ruangan itu, tak lama muncul lah penjaga tadi dan di iringi seseorang yang berpakaian seperti seorang Kasim, mereka membungkuk memberi hormat, kemudian penjaga itu keluar meninggalkan mereka
" baik bicara lah " ucap
__ADS_1
" baik jendral Li, saya hanya mengantar kan undangan perjamuan kerajaan yang akan di adakan nanti malam " ucap Kasim tadi sambil menyerahkan sebuah gulungan, gulungan itu di ambil salah satu orang yang ada di sana.
" tugas saya sudah selesai saya undur diri " ucap Kasim.
" emm baik silahkan " ucap orang itu, Kasim itu membungkuk dan meninggalkan ruangan itu.
orang yang duduk di kursi itu membaca isi gulungan itu dan terlihat sedikit seringai di bibirnya.
" apa itu ayah " tanya salah satu orang yang ternyata adalah anak dari orang itu
" hanya undangan pesta kecil " ucap orang yang di panggil ayah tadi
" jendral ini pasti berhubungan dengan nona muda " ucap orang di sebelah
" em kau benar ' haonzu ' " ucap jendral
" apa mereka ingin menarik adik ku masuk istana " ucap pemuda tadi
" lalu apa yang akan kita lakukan ayah , " ucap pemuda itu , yang sudah pasti adalah 'jhang Li'
" kita ikuti saja permainan mereka " ucap jendral Li
* malam hari pesta kerajaan *
semua orang telah datang di pesta itu dan memenuhi aula, juga keluarga jendral Li telah sampai di depan aula , seorang penjaga mengumumkan kedatangannya
" jendral Li beserta keluarganya memasuki aula ...!!! " teriak penjaga itu, sontak membuat mereka melihat ke pintu masuk aula , mata mereka tertuju pada seorang laki laki tegap terlihat tegas dan berwibawa, tengah tengah berjalan di dampingi seorang wanita yang terlihat cantik dan anggun.
namun tak lama mata mereka tertuju pada dua orang berjalan di belakang nya, terlihat seorang gadis berhanfu biru muda dengan sedikit perhiasan melekat di rambutnya, juga gadis itu memakai cadar namun terlihat aura ke anggunan melekat pada diri nya
juga seorang pemuda cukup tampan berjalan dengan hanfu senada dengan gadis itu juga tengah memegang sebuah kipas di tangan nya.
' hei lihat itu apa itu dia '
__ADS_1
' benar itu dia gadis paling berbakat di kerajaan ini '
' walaupun dia selalu memakai cadar aku yakin dia pasti sangat cantik '
' kau benar aku ingin menjadi suaminya '
' kau bodoh kau harus melewati jendral Li dulu '
' dia selalu memakai cadar sejak kecil akupun belum pernah melihat wajah nya '
begitulah obrolan semua orang pada gadis itu yang berarti adalah yuan Li, sedangkan yuan Li tetap diam karena sejak tadi ada sesuatu yang menggangu pikiran nya
**yuan Li POV
" apa ini suara siapa ini " batin yuan Li
" suara ini aku pernah mendengar nya ini putra menteri keuangan " batin yuan Li kemudian melirik ke arah keluarga menteri keuangan
" tapi mereka tidak berbicara .... apa jangan jangan aku bisa mendengar suara hati mereka " ucap yuan Li di dalam hati**.
' dia sangat cantik aku ingin sekali menjadi kan nya istri ku '
' jika ada kesempatan aku ingin tidur dengan nya '
' kau boleh menolak waktu itu tapi tidak akan lama kau akan menjadi milikku hehe'
" **benarkah aku bisa mendengar suara hati mereka " batin yuan Li
" sebaiknya aku pastikan lagi " gumam yuan Li
____________________________________________++++
~ Nex*** ~
__ADS_1