
mereka semua mematung dengan mulut terbuka , sedangkan yuan si sedang melihat lihat bahan makanan di dalam kulkas. " emm telur , udang, daging, emm seperti nya bahan nya cukup " gumam yuan si
" mei tolong cuci beras nya , dan meili bersihkan udangnya " perintah yuan si.( di dunia ini juga ada nasi )
" baik nona " jawab mereka
mereka melakukan tugasnya masing-masing, sedangkan yuan si menyiapkan bumbu dan bahan lainnya, tak lama mei selesai dengan berasnya, " nona berasnya sudah bersih di mana panci nya nona biar aku yang memasak nya " tanya mei pada yuan si
" tidak mei kita akan menggunakan itu " jawab yuan si sambil menunjuk sebuah benda
" apa itu nona bagaimana cara menggunakannya " tanya mei bingung.
" baiklah, kemari aku akan mengajarkan cara menggunakan benda itu " yuan si pun mengajarkan cara menggunakan nya, meili yang sudah selesai pun mendekat karena penasaran mereka kagum pada benda itu mereka tidak perlu lagi menjaganya dan tidak takut gosong.
" wah...nona benda ini begitu hebat, aku penasaran dengan dunia nona jika bisa aku ingin pergi ke sana " ucap mei dengan mata berbinar
" benar aku juga ingin melihat dunia itu benda benda ini sangat mengagumkan " timpal meili tak kalah riang nya.
" baiklah bantu aku menyiapkan bumbu nya " ucap yuan si,
mereka sedikit bingung kenapa nona nya mengapa nona nya mengumpulkan bahan obat ' apa nona akan membuat ramuan herbal ' pikir mereka
" nona untuk apa bahan obat itu " tanya mei dengan bingungnya.
" apa maksudnya ini " yuan si sambil menunjuk kan bahan seperti , jahe, kunyit, dan lain lain
" iya nona " jawab mereka
" eh apa kalian tidak menggunakan ini saat memasak " ucap yuan si , dia memikirkan bagaimana rasanya masakan di dunia ini, ya yuan si pun baru kemarin sampai di dunia ini.
" memangnya kalian menggunakan apa saat memasak " tanya yuan si
" ya nona biasanya memakai garam, gula, dan sedikit bawang nona " jawab meili memainkan jarinya di dagu tanda sedang mengingat.
" apa aku tidak bisa membayangkan rasanya " batin yuan si
__ADS_1
" baiklah akan ku ajarkan kalian memasak setelah ini kalian bisa memasaknya sendiri nantinya " jelas yuan si
" baik nona " mereka
yuan si mengajarkan kepada mereka menggunakan bumbu dan alat alat masak di dapur, yuan si membuat udang goreng tepung , " nona apa itu " tanya mei saat melihat yuan si menuangkan minyak goreng di penggorengan.
" ini minyak goreng fungsi nya untuk menggoreng " yuan si memasukkan udang berbalut tepung di minyak panas mereka menyaksikan semua itu
" nah cobalah " ucap yuan si menyodorkan udang yang sudah matang, mereka mencoba nya dan.
" ini lezat nona aku tidak pernah makan ini sebelum nya " ucap meili dan " ya " oleh mei , terlihat mereka menikmati udang itu, seperti sebuah harta yang berharga.
" ini hanya udang goreng ... kenapa kalian seperti menemukan sebuah harta Karun " ucap yuan si melihat kelakuan mereka hanya karena udang .
" nona ini adalah harta Karun paling berharga di kerajaan ini " ucap mereka
" ya ya , baik , mei angkat nasinya seperti nya sudah matang " ucap yuan si
" ya nona " jawabnya
" terbuat dari kelapa sawit, tapi bisa juga terbuat dari buah kelapa kering " ucap yuan si
" aku tidak pernah tahu itu bisa di jadikan minyak " jawab meili
" ya nanti aku akan mengajarkan mu membuat nya " ucap yuan si ," ya tidak mungkin dia menggunakan persediaan nya lama kelamaan juga akan habis. pikirnya
" baik nona " jawab nya senang
yuan si meminta meili melanjutkan menggoreng udangnya, sesuai yang di ajarkan oleh yuan si
" nona nasinya sudah matang " ucap mei
" baik bawah ke sini aku akan membuat nasi goreng " ucap yuan si
" nasi goreng... apa itu nona " ucap mei, karena baru pertama kali mendengar nya , karena mereka langsung memakan nasi tanpa di olah lagi
__ADS_1
" ya aku akan mengajarkan mu membuat nya " ucap yuan si
meili selesai menggoreng udangnya, yuan si menyiapkan bumbu nya dan mulai menumis bumbunya tercium aroma harum dari tumisan itu membuat mereka meneteskan liur mereka, setelah itu yuan si memasukkan nasi dan menggongseng sampai matang, setelah selesai yuan si menata nya di piring di atas meja , yuan si memasak cukup banyak karena yang makan juga banyak. dan ayah, ibu, dan yang lain yang masih mematung pun tersadar dengan aroma masakan yang sangat harum.
" aroma apa ini sangat harum " ucap tuan jing, yang baru tersadar dari terkejut nya.
" ya sangat menggoda selera " ucap nyonya yun ruo
" sangat harum siapa yang memasak " ucap jhang Li
" baiklah ayo kita cari " ucap tuan jing hu dan memasukkan kembali air surgawi ke dalam cincin penyimpanan nya.
" baiklah tinggal sentuhan terakhir mei bawa kemari telur nya " ucap yuan si, mei menyerahkan telur nya
yuan si memasukkan kembali minyak ke dalam penggorengan mengambil satu butir telur dan memecahkan nya di atas minyak panas, membuat mereka terkejut,
" nona ! kenapa nona memecahkan telur nya, telur tidak berguna jika sudah pecah " ucap mei
" tidak berguna hehe lalu apa ini " ucap yuan si menunjukkan telur yang telah matang di penggorengan, dan menaruhnya di sebuah piring
" apa ini nona bukannya telur akan hancur jika sudah pecah " heran meili di angguki oleh mei
" inilah kegunaan dari minyak goreng " ucap yuan si sedikit tersenyum.
" wahhh ... minyak ini sungguh menakjubkan nona " ucap mereka yuan si menggoreng 10 butir telur,
saat semua selesai mereka semua datang ke dapur
" aroma apa ini kenapa sangat harum " tanya nyonya yun ruo.
author : sorry lama up , author nya lagi nyusun plot ceritanya, setelah episode ini cerita intinya baru di mulai........... jangan lupa like komen & vote nya itupun kalau mau kalau gak.......ya ....gak apa-apa. ...ok 😁🤣
tungguin ya......
~ Nex ~ .....
__ADS_1