Kesayangan Ceo Tampan

Kesayangan Ceo Tampan
Bertemu


__ADS_3

Lily pun memasuki ruangan Christian ,perlahan berjalan dan memperhatikan situasi.Ia tidak melihat sosok CEO barunya yang seharusnya duduk di kursi kerjanya.Ia pun meletakkan file tersebut diatas meja.Setelah meletakkan,ia masih memperhatikan ruangan tersebut.Karna benar benar tidak melihat CEO barunya,ia pun berbalik untuk meninggalkan Ruangan Adrian.


Namun saat saat akan berjalan menuju pintu,dari belakang ia dikejutkan seseorang melingkarkan lengannya dipundak Lily dan hal itu membuat Lily terkejut.Ia tak berani menoleh dan justru membuatnya sedikit panik dengan tindakan seseorang dibelakangnya


"Sudah lama kita tidak bertemu..Apa kau merindukanku?"Bisik Christian yang tiba tiba muncul dibelakang Lily dan mendekapnya dari belakang dengan erat


Lily dapat merasakan dekapan hangat Christian yang sudah lama ia rindukan,serta baunya yang khas


Tapi sesaat ia pun tersadar dan berusaha melepas dirinya dari dekapan Christian


Menyadari Lily ingin lepas darinya,Christian langsung membalikkan tubuh Lily dihadapannya.Lily tak bersuara,hanya tatapan tajam yang saat ini ia tunjukkan pada Christian.Lelaki yang sudah mengecewakannya ,menghilang tanpa penjelasan


Sedangkan Christian hanya bisa tersenyum melihat raut wajah Lily yang sedang menatapnya tidak senang


"Imut.."Ujar Christian dan kembali memeluk erat tubuh Lily


"Aku sangat merindukanmu..Hingga membuatku hampir gila."Ungkapnya dengan dalam


Lily masih tak berbicara,hanya bisa terdiam seperti patung


"Tunggu aku setelah pulang kerja nanti diparkiran..Aku akan jelaskan semua yang sudah terjadi padaku. Mengerti??"Ujar Christian mengecup dahi Lily dengan lembut dan memeluk tubuh Lily lagi

__ADS_1


Setelah tindakan yang dilakukan Christian,Lily pun keluar dari ruangannya.Ia masih tidak percaya dengan apa yang barusan terjadi pada dirinya


Ini seperti mimpi..Apa benar itu dia..Lelaki yang kurindukan selama ini???Penjelasan apa yang akan ia katakan padaku..Kenapa aku justru tidak bisa meluapkan semua kemarahan ku yang selama ini sudah lama kupendam sejak ia menghilang???Batin Lily terus bertanya dalam hati


Lily pun menjadi melamun,membuat sekretaris menghampirinya


"Mba..kenapa diam disini?"Tanya sekretaris tersebut


"Ah ...Tidak..maaf.."Ucap Lily langsung pergi meninggalkan wilayah ruangan Adrian


Lily pun kembali ke ruangan kerjanya.Ia menghempaskan tubuhnya di kursi dengan keras.Membuat Vera terkejut dan menghampirinya


"Ah...Tidak apa apa.."Jawab Lily sambil menggelengkan kepala


"Tadi kau mengantar file ke ruangan CEO baru kita ya??"Tanya Vera mengalihkan topiknya


"Iya..kenapa?"Tanya balik Lily


"Bagaimana dia?"Tanya Vera penasaran


"Bagaimana apanya?"Tanya Lily tidak mengerti

__ADS_1


"Sikapnya?Apa dia orang yang lembut apa dingin gitu?"Tanya Vera menebak


"Bukankah tadi kau sudah melihat dia waktu memperkenalkan dirinya?"Ujar Lily


"Itu kan bahasa formalnya dia,belum lihat bahasa santainya."Ucap Vera


"Kenapa kau tidak langsung tanya sendiri saja."Jawab Lily sambil meneruskan pekerjaannya


"Kau mau temanmu ini dianggap aneh karna mendekati CEO?Ck.."Ujarnya


"Ya sudah..Jawabanku dia biasa saja..Puas?"Jawab Lily


"Masa sih?tapi dia orang yang ramah kan?"Tanya Vera semakin penasaran


"Sebaiknya kau tanyakan sendiri saja..Aku hanya mengantarkan file sebentar tidak ada pemikiran untuk mengobrol dengannya..Apalagi dia itu CEO bukan seperti Radit,bebas berbicara padanya."Jelas Naura


"Benar juga sih..Habis dia tampan sekali Ly."Ujaar Vera memuji ketampanan Christian


"Ckk..."Tak bisa berkata apa apa


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


__ADS_2