Kesayangan Ceo Tampan

Kesayangan Ceo Tampan
Jawab Dengan Jujur


__ADS_3

"Bagaimana jika aku benar-benar ingin mendekati Lily??"tanya Fandy.


Chris hanya melihat Fandy dengan tidak senang.


"Justru aku ingin mendekatinya,karena saat pertama kali melihatnya,aku menyukainya.Jadi ku pikir kau tidak bisa melarang ku mendekatinya." ujar Fandy sambil menepuk bahu Chris dua kali dan langsung pergi.


Chris hanya memandang diam saat Fandy meninggalkannya.


...****************...


Alena pergi menemui ibu Chris,seolah ia ingin pergi mengadu pada ibu Chris bernama Laurencia.


"Tante,sepertinya Chris sangat membenci ku." ujar Alena yang benar-benar mengadu pada Laurencia.


"Kenapa kau bicara begitu Alena?" tanya Laurencia penasaran.


"Karena ternyata Chris menyukai wanita lain." ungkap Alena.


Lauren pun menoleh ke arah Alena.


"Wanita lain??" tanya Lauren.


Alena pun mengangguk.


"Dari mana kau tahu itu?Setahu tante,Chris tidak dekat dengan siapa pun kecuali kau Alena." ujar Lauren meragukan perkataan Alena.


"Karena Chris sendiri yang bilang tante.Gadis itu bekerja di kantor Chris.Kalau tante tidak percaya tante bisa datang sendiri dan melihatnya."

__ADS_1


"Ini fotonya." kata Alena menunjukkan sebuah foto dari ponselnya.


Lauren pun memperhatikan wajah yang ada dalam foto tersebut.Yang ternyata seseorang yang ada di foto tersebut adalah Lily.


"Baik lah,aku akan memastikannya langsung.Kau tidak perlu khawatir soal gadis ini." ujar Lauren.


Seketika membuat Alena tersenyum lebar,karena Lauren sang calon ibu mertuanya ternyata memihak dirinya.


...****************...


Keesokan harinya..


Lauren benar-benar datang ke kantor Chris.Semua para staff kantor pun menunduk dan memberi hormat saat menyambut kedatangan Lauren.


Lauren berjalan menuju ruang kerja Chris.Di ruang Chris,Lauren tidak bertemu dengan Chris.Sebab Chris sedang pergi menemui klien nya.


Tak berapa lama orang yang ditunggu pun datang.Lily langsung memberi hormat dengan menunduk.


Sesaat Lauren memperhatikan penampilan Lily yang cara berpakaiannya sangat sopan.Terlebih Lily juga terlihat sangat manis,berbeda dengan Alena.Yang justru penampilannya seperti wanita liar dan cara bicaranya pun terkadang tidak sopan.


"Siapa nama mu?" tanya Lauren dengan nada tegas.


"Nama saya Lily nyonya." jawab Lily sambil tetap menunduk.


"Sudah berapa lama kamu bekerja disini?"tanya Lauren lagi.


"Euh..Mungkin sudah hampir 2tahun nyonya." jawab Lily.

__ADS_1


"Oke..Saat sengaja memanggil mu kesini,karena ada satu hal yang ingin saya tanyakan pada mu.Tapi saya harap kamu menjawab pertanyaan saya dengan jujur." kata Lauren pada Lily.


Lily hanya mengangguk paham.


"Apakah kamu memiliki hubungan dengan anak saya Christian?" tanya Lauren.


Membuat Lily pun seketika tersentak.Ia tidak tahu jika wanita paruh baya yang sengaja memanggilnya ternyata adalah ibunya Chris.


"Sa..Saya hanya..-"


"Jawab dengan tenang,jangan gugup.Saya tidak akan memarahi mu." ucap Lauren memelankan nada bicaranya.


Lily pun menghela nafasnya sesaat.


"Hubungan saya hanya sebagai staff tuan Chris nyonya." jawab Lily.


"Kamu yakin?" tanya Lauren memastikan.


"Iya nyonya.Saya tidak memiliki hubungan yang saya tidak tahu maksud nyonya." jawab Lily apa adanya.


"Begitu..Tapi apa kamu berkata dengan jujur?"


"Iya nyonya.Saya menjawabnya dengan jujur.Saya hanya staff tuan Chris dan tidak lebih." jawab Lily lagi apa adanya.


"Baik lah,saya akan percaya kata-kata mu..Jika memang kalian memiliki hubungan,langsung temui saya.Saya tidak mau jika Chris menutupi nya dari saya." ucap Lauren memberi peringatan pada Lily dan langsung pergi.


Lily pun hanya memandang bingung dan tidak mengerti dengan ucapan ibu Chris.

__ADS_1


__ADS_2