Kesayangan Ceo Tampan

Kesayangan Ceo Tampan
Bekal makan siang


__ADS_3

Chris menatap Lily dengan serius


Sepertinya dia sangat percaya sekali padaku..Batin chris


"Kalau kau memang tidak keberatan,ijinkan aku tinggal untuk beberapa minggu."Ujar chris


"Iya.. Aku tidak keberatan..Gawat ini sudah siang aku harus bersiap siap kekantor..Terimakasih untuk sarapannya..Aku pergi bersiap siap dulu."Ujar Lily langsung beranjak menuju kamarnya untuk bersiap siap


Chris hanya memandang Lily dengan penasaran


Sejam kemudian Lily sudah bersiap akan pergi kekantor


"Aku berangkat dulu,ini nomor teleponku,jika kamu butuh sesuatu hubungi saja aku.."Ujar Lily sambil memberikan secarik kertas


"Tunggu.. ini bekal untukmu."Ujar Chris memberikan bekal yang sudah disiapkan untuk Lily


"Bekal?kamu menyiapkan ini untukku?"Tanya Lily bingung


"Iya.. Apa kau mau membawanya?"Tanya Chris


"Tapi kamu tidak perlu repot repot membuatkan ini untukku.."Jawab Lil


"Tidak repot,tanda terima kasih karna kau mengijinkan ku tinggal disini."Ucap chris


"Baik lah..Aku terima..Terima kasih..Aku berangkat."Ucap Lily bergegas berangkat


"Hati hati."Sahut Chris


☘☘☘☘☘


Siang hari..

__ADS_1


Ketika jam makan siang tiba,Lily pun dengan semangatnya mengeluarkan kotak bekal makan siangnya yang telah disiapkan oleh Chris


Saat ia mengeluarkan kotak bekalnya,tiba tiba saja seorang wanita yang seusianya menghampiri


"Lily kau membawa bekal?"Tanya Vera teman sekantor Lily sekaligus sahabatnya


"Iya Ver.."Jawab Lily sambil tersenyum


"Tumben?sejak kapan kau bisa bawa bekal?bukankah kau bilang kau tidak pernah sempat untuk memasak?apa lagi kau juga tidak bisa memasakkan?"Tanya Vera yang tahu kebiasaan Lily yang tidak pernah sekali pun membawa bekal makan siang


Selama ini Lily selalu makan siang diluar bersama Vera.Ia tidak punya keahlian memasak,dan selalu membeli makanan siap saji.Itu sebabnya ia tidak pernah membawa bekal makan siang dan selalu membeli diluar


"Ini... Aku membelinya didekat rumah."Jawab Lily berbohong


"Benarkah?tapi itu kelihatan bekal buatan sendiri?"Tanya Vera sedikit curiga


"Iya..Karna memang menu rumahan..Sudah ayo kita makan siang dikantin."Ajak Lily agar vera tidak bertanya terus


Lily begitu bahagia karna untuk pertama kalinya ia menikmati makan siang buatan rumah sendiri,dan lagi chris yang pintar memasak


"Sepertinya enak ya?"Tanya Vera yang sejak tadi memperhatikan Lily yang begitu menikmati makan siangnya


"Hemmm... ini enak sekali Ver..Akhirnya aku bisa menikmati makan siang buatan rumah sendiri."Ujar Lily dengan bahagianya


"Sendiri?"Tanya Vera mencurigainya lagi


"Maksudku buatan rumah yang jual.."Jawab Lily yang keceplosan


"Kau ini benar benar mencurigakan."Ucap Vera menatap curiga


"Apaan sih.."ujar Lily menghela

__ADS_1


Disela makan siang mereka seorang lelaki menghampiri mereka


"Hai para ladies.."Sapa Raditya pada mereka yang sekantor dengan mereka


"Hai.."Balas mereka bersamaan


"Boleh gabung?"Tanya Raditya


"Silakan."Jawab Vera


Radit pun duduk dihadapan mereka


"Lily kamu bawa bekal makan siang?"Tanya Radit melihat bekal makan siang Lily


"Iya..Aku membelinya."Jawab Lily berbohong lagi


"Ohhh.. tumben sekali?"Tanya Radit


"Bosan dengan makanan kantin."Jawab Lily mengelak lagi


"Ohh begitu..Oya..besok weekend,apa kalian ada acara?"Tanya Radit


"Aku free..kenapa?"Tanya Vera


"Aku punya tiket nonton nganggur,apa kalian mau nonton ?"Tannlya radit menawarkan tiket pada Vera dan Lily


"Aku mau.. Kau juga kan Ly?"Tanya Vera


"Ehh.. sepertinya besok aku tidak bisa."Jawab Lily


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


__ADS_2