
Pria itu pun mengantar Lily hingga ke rumah nya.Yang ternyata pria itu ingin mengantar Lily pulang ke rumah.
"Jadi kau tinggal disini?" tanya pria itu.
"Iya.Terima kasih karena tuan sudah mengantar saya." jawab Lily sambil berpamitan.
"Lily," panggil pria itu bernama Fandy.
Sesaat Lily pun menoleh ke arah pria tersebut.
"Apakah kau sudah punya pacar?" tanya Fandy.
Membuat Lily menatap heran.
"Pacar?" tanya Lily bingung.
Fandy pun sesaat turun dari mobil dan menghampiri.
"Mungkin ini terdengar akan sangat aneh,tapi ada satu hal yang ingin ku katakan padamu." ujar Fandy.
Lily pun memandang Fandy yang masih bingung.
"Aku menyukai mu,kalau kau tidak punya pacar apakah kau bersedia berkencan dengan ku?" ungkap Fandy dengan apa adanya tanpa basa basi.
Seketika membuat Lily tercengang kaget.
Dan ternyata hal itu dilihat langsung oleh Christian.Christian rupanya berniat ingin menemui Lily ke rumah.Tapi siapa sangka jika ia melihat sebuah pemandangan yang membuatnya langsung kesal.
"Dia tidak akan pernah berkencan dengan mu." sahut Chris yang tiba-tiba datang dan merangkul bahu Lily.
__ADS_1
Yang sontak membuat Lily dan Fandy kaget.
Fandy pun sesaat memperhatikan Chris.
"Chris.-?" seru Fandy yang langsung mengenali Chris.
Chris pun mengernyitkan tatapannya.
"Fandy.-" balas Chris sambil melepas rangkulannya pada Lily.
"Haha..Bagaimana bisa kita bertemu disini?" guraunya langsung memeluk Chris yang ternyata adalah teman dekat Chris semasa SMA.
Beberapa saat kemudian..
Terlihat Lily sedang menyiapkan teh untuk kedua pria yang kini sedang bercanda gurau di ruang tamunya.
Kenapa jadi mereka mengobrol di rumah ku?' gumam Lily.
Setelah membuatkan teh,Lily pun membawakan teh tersebut dan menyuguhkannya pada Chris dan Fandy.
"Silakan, tehnya." ujarnya sambil memasang senyum datar.
"Terima kasih Lily " sahut Fandy.
Lily hanya tersenyum mengangguk.
"Jadi bagaimana kalian bisa saling kenal?" tanya Chris menyela.
"Kami bertemu tidak sengaja dijalan,saat Lily hampir di tabrak mobil." jelas Fandy.
__ADS_1
Chris pun langsung menoleh ke arah Lily.
"Kenapa hal ini kau tidak beritahu aku Lily?" tanya Chris pada Lily.
Lily hanya mengernyitkan alisnya ke atas.
"Memangnya apa hubungan mu dengan Lily?" tanya Fandy pada Chris.
"Kami sebenarnya .-"
"Aku adalah staff di kantor dia." sahut Lily langsung menyela Chris sebelum memberitahu tentang hubungannya sebenarnya.
"Oh,jadi kau bekerja di kantor Chris." ujar Fandy.
"Yah,tapi sebenarnya kami memiliki hubungan lebih dari itu." sahut Chris yang berusaha mengungkapkannya.
"Euh..Maaf,berhubung ini sudah larut malam sepertinya kalian berdua pulang saja.Tidak baik jika dua orang pria bertamu ke rumah seorang gadis single." tukas Lily kali ini langsung menyuruh Chris dan Fandy untuk pulang.
Sebelum Chris mengatakan sesuatu yang tidak mau Lily dengar.
Akhirnya Chris dan Fandy pun berpamitan pulang.Namun,sebelum mereka masing-masing menuju mobilnya.Sesaat Chris berhadapan dengan Fandy.
"Sepertinya aku harus mengatakan hal ini pada mu,supaya kau tahu batasan jika didekat Lily." ujar Chris.
"Maksud mu?" tanya Fandy penasaran.
"Jangan pernah berharap untuk bisa memiliki hubungan dengan Lily.Kuharap kau hanya berteman dengannya.Karena aku tahu kau menyukai nya.Dan aku tidak rela jika Lily bersama pria mana pun,termasuk diri mu." jelas Chris panjang lebar.
Fandy pun langsung tersenyum miring.
__ADS_1