
"Wah..Lily,sepertinya pacar mu pria yang royal..Dan pintar menjaga harga diri mu." sahut Sasa yang secara tidak langsung menyindir Lily.
Lily hanya tersenyum kaku.
Apa dia sengaja ingin pamer??' batin Lily.
Lily pun langsung melihat harga yang ada didaftar menu.
Hah??ini terlalu mahal,apa dia serius ingin mentraktir mereka sepuasnya..' ujar Lily dalam hatinya yang sesaat merasa syok.
Christian sesaat menoleh kearah Lily.Seakan mengerti dengan ekspresi wajah Lily yang syok.Ia langsung mengambil daftar menu tersebut dari tangan Lily.Membuat Lily langsung menoleh kaget.
"Sayang..Jangan lihat itu,lihat saja aku.." sahut Christian sambil menunjukkan senyum mautnya.
"Wooh.. kekasih mu pintar merayu Lily." sahut Arsy meledek Lily.
"Sayang apa kau tahu persamaan cintaku padamu dengan black card ini??" tanya Christian yang tiba-tiba sengaja menunjukkan Black Card yang ada ditangannya.
Membuat teman-teman Lily pun terkejut saat Christian menunjukkan Black Card nya.
"Pria itu punya Black Card ." bisik teman Arsy padanya.
Lily pun kembali terkejut dengan ulah Christian yang tidak tahu apa lagi yang direncanakannya.
__ADS_1
Lily hanya menggelengkan kepalanya karena memang tidak tahu dari pertanyaan Christian.
"Sama-sama tidak terbatas..Sama sekali tidak terbatas.." jawab Christian yang sengaja memamerkan kekayaannya didepan teman-temannya.
Teman-teman Lily pun langsung terpana dengan gombalan Christian yang sedang merayu Lily.
"Wow..Keren sekali.!" sahut teman-teman Lily berseru histeria sambil sedikit tertawa saat mendengar apa yang dikatakan Christian. Sesekali mereka juga menggoda Lily hanya untuk menunjukkan kalau mereka menyukai apa yang dikatakan oleh Christian
Lily cuma bisa tersenyum kaku.
Sejak kapan dia pintar merayu??darimana dia dapat kata-kata itu??' batin Lily merasa heran.
Akhirnya pesanan mereka pun datang,dan mereka pun langsung menyantap dengan lahap dan perasaan yang begitu senang.
Tindakannya membuat Lily langsung menoleh dan tersenyum terpaksa.
"Bisa tolong berhenti menatap ku??lebih baik bapak makan saja..Silakan makan dulu." tegur Lily dengan nada kecil sembari menyodorkan makannya pada Christian.Dan bertujuan agar Christian berhenti bersikap aneh.
"Melihat mu saja aku sudah merasa kenyang sayang." jawab Christian dengan santai nya.
Sontak.membuat Lily langsung tersedak,mendengar gombalan yang keluar dari mulut Christian.
Christian pun mengambil tisu yang ada di meja dan langsung membersihkan mulut Lily yang sedikit kotor.
__ADS_1
"Kau ceroboh sekali sayang,kau bisa mempermalukan dirimu di depan mereka." tegur Christian secara halus.
Melihat tindakan Christian,Lily langsung merebut tisu dari tangannya.
"Tidak usah biar aku sendiri saja." jawab Lily menolak dengan tindakan Christian.
"Kau sangat cantik saya." sahut Christian kembali merayu Lily.
Lily kembali syok dengan ucapan Christian.
"Wooh..kekasih mu sungguh perhatian sekali dengan mu Ly.."sahut Arsy menuju Christian.
"Tapi ngomong-ngomong apa pekerjaan mu??Sepertinya kita belum tahu tentang dirimu??" tanya Sasa yang masih penasaran dengan sosok Christian.Sebab ia masih curiga jika Christian benar-benar kekasih Lily.
"Euh..Dia cuma ..-" sahut Lily yang ingin menyela lebih dulu sebelum Christian menjawab pertanyaan Sasa.Karena ia tidak mau jika teman-temannya tahu siapa Christian sebenarnya.
"Apa kau satu kantor dengan Lily??dari departemen mana??" sahut Sasa yang kembali bertanya.
"Aku tidak tahu apakah seorang CEO dari departemen mana??apa lagi sebagai penerus perusahaan ternama ke 3 di kota ini." ungkap Christian dengan langsung menyombongkan dirinya di depan teman-teman Lily.
Mereka pun seketika syok mendengar pernyataan Christian.
"Penerus perusahaan ternama ke 3 di kota ini??bukankah perusahaan itu yang sedang hangat-hangatnya di bicarakan di media bisnis??" sahut Arsy memperjelas ucapan Christian,sebab ia selalu update dengan berita-berita di media.
__ADS_1