
Lily pun kembali melanjutkan pekerjaannya.
Hingga tanpa malam pun semakin larut.Lily akhirnya telah selesai mengerjakan semua pekerjaannya.
Lily kembali merenggangkan tubuhnya yang terasa sangat lelah dan pegal.Sesaat Lily melihat jam di ponselnya
"Wah,ternyata sudah tengah malam.Sebaiknya aku bergegas pulang." ujar Lily langsung membereskan barang-barang nya dan memasukkannya ke dalam tas.
Setelah membereskan semuanya,Lily pun meninggalkan ruang kerjanya dan berjalan ke arah lift untuk turun.
Namun,baru berapa langkah ia berjalan .Lily seperti mendengar suara yang membuat buku kuduknya merinding.
Krek..Krek..
Tidak tahu asal suara tersebut dan membuat Lily takut.Lily bergegas cepat meninggalkan kantornya dan menuju ke lift.Saat tiba di lift Lily langsung menekan tombol LG yang langsung turun ke lantai dasar.
Lily yang sudah ketakutan,dengan cepat ia menekan tombol liftnya.Tapi lift tersebut seolah begitu lambat disaat situasinya semakin mencekam bagi Lily.
__ADS_1
"Ayo cepat turun,kenapa lama sekali sih??" ujar Lily yang sesekali menoleh ke belakang untuk memastikan tidak ada siapa pun dibelakangnya.
Lift pun akhirnya berhenti tepat dihadapan Lily dan pintu lift langsung terbuka.Lily segera masuk dan menekan lagi tombol kebawah.Dan saat pintu lift mulai tertutup,Lily yang baru akan menghela nafas lega.Seketika terkejut saat sebuah tangan mencoba menahan pintu lift agar tidak tertutup.
"Arghh..!!" teriak Lily yang sesaat.
Namun,Lily seketika terdiam saat seseorang masuk ke dalam liftnya.Yang ternyata orang itu adakah Christian sendiri.
Lily pun menjadi salah tingkah dan terdiam menunduk.Christian pun menoleh sesaat kearah Lily.
"Kenapa jam segini kau masih berada di kantor??" tanya Christian dengan membawakan wibawanya sebagai atasan Lily.
Christian pun tidak menanggapi jawaban Lily,dan memilih membelakangi Lily tanpa menoleh lagi.
Begitu juga dengan Lily tetap memilih diam tanpa bicara.
Saat menunggu lift akan turun kebawah,tiba-tiba lift tersebut tidak berfungsi.Lift tersebut justru berhenti tiba-tiba dan tidak bisa turun ke lantai dasar.
__ADS_1
Lily pun langsung panik,saat mengetahui jika ia terjebak didalam lift yang tiba-tiba tidak berfungsi,terlebih ia terjebak bersama Christian.
Sementara Christian lebih bersikap tenang dan mencoba menekan tombol emergency yang ada di lift.Tapi sayangnya,karena sudah tengah malam,tidak ada teknisi yang sedang berjaga.Dan hanya bisa menunggu sampai besok pagi,saat mereka mulai kembali beraktifitas dikantor.
"Bagaimana ini pak??apakah kita akan terjebak semalaman disini??" tanya Lily yang masih panik.
"Kurasa begitu,mungkin kita harus menunggu sampai besok pagi." jawab Christian.
Lily semakin tak karuan dan masih terlihat sangat cemas.
"Berikan ponsel mu,aku akan menghubungi seseorang.Ponsel ku tertinggal di ruang kerja ku.." ujar Christian dengan berniat ingin pinjam ponsel Lily.
Lily pun mengangguk dan mengambil ponsel dalam tasnya.Ia langsung memberikan ponsel miliknya pada Christian.
Christian mencoba menyala kan ponselnya.Tapi sayang ponsel Lily tiba-tiba mati alias low batere.
"Ponsel mu habis batere." ujar Christian mengembalikan ponselnya.
__ADS_1
"Hah??sepertinya ponsel ku batere nya masih penuh.Bagaimana bisa langsung habis??Ck.." keluh Lily merasa situasinya benar-benar tidak tepat.
Christian cuma bisa diam dan memperhatikan Lily yang masih terlihat panik.