Kesayangan Ceo Tampan

Kesayangan Ceo Tampan
Mengejar Kedudukan


__ADS_3

Ketika Lauren masih berada dikediaman,seorang pria yang tak lain adalah asisten pribadinya datang menemuinya.


"Nyonya..Maaf saya menganggu nyonya." ujar pria itu.


"Katakan." kata Lauren dengan nada tegas.


"Saya ingin menunjukkan sebuah informasi yang telah saya dapat.Bahwa saat ini seseorang sedang berusaha untuk mengusik nona Lily.Ini nyonya." jelasnya sembari menunjukan sebuah berita yang ada di ponselnya.


Lauren pun sesaat membacanya dengan serius dan mengembalikan ponsel itu pada sang asisten.


"Lindungi gadis itu,jangan biarkan seseorang mendekatinya.Aku tahu ini pasti akan terjadi." ucap Lauren memberi perintah pada pria itu.


"Baik nyonya." jawab pria itu mengangguk dan langsung pergi.


Dan beberapa saat,Lauren pun menerima sebuah pesan dari ponselnya.


Lauren pun langsung membuka dan membaca isi pesan tersebut.


Aku ingin bertemu dengan mu ditempat biasa nyonya Lauren.

__ADS_1


Lauren pun langsung menghela nafas.Seakan ia tahu siapa orang yang akan datang menemuinya.


...****************...


Lily yang telah mengetahui berita yang beredar tentang dirinya.Berusaha bersikap seperti biasanya.Karena ia pun tidak tahu harus berbuat apa,sebab dia juga tidak mengetahui siapa dalang yang sudah menyebar fitnah tentang dirinya.


Lily pun pergi menuju sebuah mesin foto copy untuk memfoto copy berkas yang akan ia gunakan pada meeting hari ini.


Disaat ia tengah sibuk memfoto copy,seorang wanita pun menghampirinya dan menatap sinis.


"Oh,jadi dirimu ya yang sedang ramai-ramainya diberitakan itu?" seru wanita bernama Nadia.Yang sengaja ingin menyindir Lily.


"Tidak menyangka ya,Kalau ternyata gadis yang terlihat santun dan sangat ramah dikantor ini ternyata cuma kedok.!Dengan berpikir ingin mengejar kedudukan.Kau sungguh tidak tahu malu.!!" sindir Nadia lagi dengan nada yang sengit.


Lily pun akhirnya menoleh datar ke arah Nadia.


"Apakah kau punya bukti jika aku yang berusaha mendekati ibu CEO kita??Apakah kau bisa membuktikannya hanya dengan berita sampah itu??Jika kau berada diposisi ku,apakah kau bisa membuktikan bahwa kau tidak merasa melakukannya?Lebih baik jangan asal menuduh tanpa lebih dulu kau cari tahu kebenarannya.!" jawab Lily dengan tegas yang mencoba ingin membela dirinya.


Lily pun akhirnya meninggalkan Nadia begitu saja.Sementara Nadia pun hanya bisa menatap tajam.

__ADS_1


Disisi lain,Chris begitu terkejut saat sang asisten pribadinya memberitahu tentang kabar miring yang menyinggung nama Lily.Chris pun memerintahkan sekretarisnya untuk memanggil Lily.Dengan tujuan menemui dirinya di ruangan.


Lily pun langsung menemui Chris di ruangannya dengan memberi hormat pada Chris.


"Maaf,apakah bapak memanggil saya?" tanya Lily dengan sikap seperti biasanya, sebagai bawahan Chris.


"Tolong jangan bersikap seperti itu jika kita sedang berdua Lily." ujar Chris mengingatkan Lily.


Lily pun tak menjawab dan hanya memilih diam.


"Aku sengaja memanggil mu karena ada sesuatu yang ingin ku tanyakan padamu." ujar Chris lagi.


"Tentang apa ya pak?" tanya Lily.


"Apakah kau sudah mengetahui berita tentang menyangkut diri mu?" tanya Chris ingin tahu dari Lily.


"Sudah pak,dan saya rasa itu hanya fitnah." jawab Lily membela dirinya.


"Yah,aku tahu.Dan aku akan mencari tahu siapa orang yang sudah melakukan ini pada mu." kata Chris menjanjikannya pada Lily

__ADS_1


"Saya rasa tidak usah pak." jawab Lily menolak.


__ADS_2