
"Tunggu,apa maksud bapak mengaku pacar ku??apa bapak sedang bercanda??" tanya Lily lebih dulu sebelum ia masuk ke resto dan menyusul teman-temannya.
"Memangnya kenapa??apa ada yang salah??Aku sudah menolongmu dari teman-teman mu,sebaiknya kita masuk saja." tanya balik Christian dan mengajak Lily untuk masuk.
Tapi Lily kembali menahan tangan Christian.
"Apa??masuk ke sana??bapak tolong jangan bercanda." ujar Lily yang justru melarang Christian untuk tidak melibatkan dirinya pada teman-temannya.
"Aku sudah memulainya dari awal,jadi aku akan menyelesaikannya hingga akhir." jawab Christian.
"Tapi kurasa bapak tidak harus melakukan itu,lebih baik bapak pulang saja..aku tidak apa-apa." jawab Lily menolak kebaikan Christian untuk menolongnya.
__ADS_1
"Tolong jangan melibatkan diri bapak,jangan membesarkan hal ini..Pergi lah pak." ujar Lily tetap berusaha menyuruh Christian saat hampir akan memasuki restoran tersebut.
Namun,belum sempat Christian menjawab penolakan Lily.Mereka pun secara tidak sengaja mendengar obrolan teman-temannya.
"Aku tidak mengira jika Lily bisa punya pacar juga..Gadis yang dulunya dikenal sangat cupu ternyata sudah berani dekat dengan pria..Bahkan terlihat sangat berwibawa..aku masih ragu,apakah pria itu benar pacarnya." sahut Sasa yang tiba-tiba membicarakan Lily sebelum Lily menghampiri mereka.
"Yah,dia terlihat mencurigakan,jangan-jangan pria itu cuma pacar sewaan." sahut temannya yang lain.
"Benar,karena pria itu terlalu tampan dan penampilannya seperti model.Kalian bisa lihat kan pakaian yang dikenakannya terlihat cukup mahal dan bermerek." sahut Sasa yang secara tidak langsung memprovokasi para temannya.
"Jadi apa menurut kalian,pria itu bukan pacarnya??" tanya Arsy.
__ADS_1
"Entah lah,tapi ku pikir pasti bukan.Pria itu pasti punya selera yang tinggi.Bukan seperti Lily yang masih terlihat kampungan." ujar Sasa.
Lily yang mendengar sesaat menoleh ke arah mereka dari kejauhan.Merasa begitu kecewa dengan perkataan para temannya.Yang menilai jika Lily seakan tidak pantas mendapatkan seorang pacar yang tampan dan kaya.Lily pun menghela nafas dan menunduk.Selain menganggap dirinya tidak pantas,ia pun juga harus menerima penghinaan secara tidak langsung oleh teman-temannya.
"Kau dengar,bagaimana mereka meremehkan mu??dan bahkan menghina mu??" tanya Christian.
"Aku tahu,mungkin memang itu kenyataannya.Dan aku tidak mau ambil pusing dengan semua penghinaan mereka..Ya sudah,untuk apa lagi bapak disini??Aku akan terus dihina jika bapak masih di dekat ku."ujar Lily masih terus mengusir Christian untuk pergi.
"Kau ingin pasrah begitu saja??terima saja bantuan ku dan lindungi harga diri mu.Jangan pernah menerima penghinaan dari siapa pun,walau pun posisi kita lebih rendah dari mereka..Ayo kita gabung dengan mereka." jawab Christian yang justru menarik tangan Lily dan ikut gabung makan bersama mereka.
"Ta..Tapi..-" ujar Lily yang tak sempat lagi menolak ajakan Christian.Dan ia gagal menyuruh Christian untuk tidak melibatkan dirinya pada teman-temannya.
__ADS_1
"Aku akan mentraktir kalian semua..Jadi pesan lah apa yang kalian suka di restoran ini." ujar Christian mulai memainkan perannya sebagai pacar Lily.
Sontak membuat teman-teman Lily pun kaget dan tersenyum lebar.Saat Christian akan mentraktir mereka semua dengan semua menu yang mereka suka.