
Ketika hari mereka akan bertemu di Bioskop X. Miya sedang menyelesaikan dandannya di dalam kamar. Tidak lama kemudian setelah selesai ia beranjak dari kamarnya, dan melihat tantenya berada di ruang tengah sedang menonton Tv. Ia pun beranjak mendekati adik kandung ayahnya itu, yang menikmati alur film sedang tayang di Tv.
“Malam tan,” sapa Miya sambil melihat adik kandung ayahnya duduk di sofa panjang
“Oh! Malam Miya,” sahut perempuan itu, melihat ponakannya berpenampilan sangat cantik malam itu.
“Kamu mau pergi Miya?” tanya Tante Mirna sambil menatap wajah ponakannya.
“Ya tan! Saya ada janji dengan teman-teman untuk nonton bersama,” jawabnya.
“Oh ... kamu mau di antar Pak Jar?” tanyanya kembali sambil mematikan Tv.
“Saya di jemput sama Mona tante,” jawabnya sambil melihat Tante Mirna sedang memegang dompetnya dan mengeluarkan beberapa lembar uang berwarna merah..
“Ini buat kamu,” ujar perempuan itu sambil memberikan beberapa lembar kepada Miya.
“Terima kasih tante,” ucap gadis itu, sambil mengambil hanya selembar uang yang berada di tangan Tante Mirna.
Melihat ponakannya hanya mengambil selembar uang, dirinya tersenyum dan iapun berdiri lalu menghampir gadis yang berdiri tidak jauh darinya.
“Ini ... ambil semua aja sayang,” bujuk perempuan itu sambil memberikan sisa uang yang berada tangannya.
Gadis itu tersentak kaget saat adik kandung ayahnya yang mendekatinya dan memberikan sisa lembar uang yang berada ditangannya ke tangan gadis itu dengan menggengam erat.
"Jangan tante ... ini terlalu banyak,” tolak halus gadis itu berusaha mengembalikan kembali uang tersebut...
“Karena uang jajan yang tante berikan masih ada tan,” ungkap gadis itu sambil memberikan sisa uang itu kepada tantenya.
Tante Mirna kagum akan sikap dan karakter keponakannya yang berdiri di depannya, selain mandiri dan tidak manja, Miya bukan wanita yang boros dalam mengunakan uang.
“Ya sudah kalo begitu,” ucap Tante Mirna sambil menerima uang itu kembali..
“Oh iya ... jam berapa Mona akan jemput kamu?” tanyanya.
“Gak lama lagi kok tan,” jawab gadis itu, “Paling lagi dalam perjalanannya ke sini tan,” sambungnya.
__ADS_1
Beberapa menit kemudian terdengar suara klakson mobil dari luar rumah...
Dhin... Dhin...
“Nah itu mungkin Mona sudah datang tan,” ujar Miya...
Dan gadis itu beranjak ke arah pintu utama rumah yang tidak jauh dari tempat itu. Pada saat Miya membuka pintu, terlihat seorang gadis cantik yang berpakaian sangat modis sudah berdiri depannya.
“Hai Mon,” sapa Miya sambil merentangkan tangannya untuk memeluk sahabatnya baru tiba saat itu.
“Hai Mi,” sahut gadis itu sambil menyambut pelukan tersebut..
Tidak lama kemudian Tante Mirna telah berada di depan pintu rumah, melihat itu Mona langsung menyapa...
“Malam tante,” sapa sopan gadis itu sambil melepas pelukan Miya dan berdiri di sampingnya...
“Malam,” sahutnya, “Kamu setir mobil itu sendiri Mona?” tanya perempuan paruh baya itu..
“Iya tan,” jawabnya sambil tersenyum, “Kami mau berangkat dulu ya tan,” pamit gadis itu..
Tidak lama kemudian mereka berdua masuk ke dalam mobil itu dan berjalan menuju Bioskop X..
Di suatu tempat nampak seorang pemuda yang berdiri , seperti sedang menunggu seseorang yang akan di tempat itu. Pemuda itu ternyata Marwan, ia berseragam serba hitam. Nampaknya ia sudah lebih dulu sampai di Bioskop X yang berada di dalam Mall Kota J.
Beberapa menit kemudian ia melihat Jhon datang dari sisi kiri lorong mall sedang menuju tempat ia berdiri, dan dibelakangnya Marwan melihat Santi, Lana dan Rani yang diiringi kedua pemuda yang berjalan di samping ketiga gadis itu.
“Hai Awan... Hai Jhon,” sapa salah satu dari mereka setelah tiba di tempat itu...
“Hai,” sahut Marwan setelah ia bersalaman dengan Jhon yang juga baru datang..
“Hai nona-nona,” sapa Jhon kepada ketiga gadis yang datang bersama kedua pemuda...
“Siapa mereka?” tanya Marwan kepada ketiga gadis yang baru datang...
“Oh! Perkenalkan ini pacarku Doni ... dan yang di sebelah Lana Rahmat,” sahut Santi sambil memperkenalkan kedua yang datang bersama mereka.
__ADS_1
“Halo! Salam kenal,” sapa salah satu pemuda itu kepada Marwan
“Salam kenal juga” sahut Marwan sambil berjabat tangan dengan kedua pemuda itu dan diikuti Jhon yang juga melakukan hal yang sama..
Tiga puluh menit kemudian, Miya dan Mona tiba di tempat itu...
“Malam teman-teman,” sapa Miya kepada teman-temannya yang sedang berdiri di tempat itu.
“Maaf ya kawan-kawan kami telat,” ucap Mona..
“Kalian gak telat kok,” sahut salah satu dari mereka
“Filmnya masih lima belas menit akan di putar kok,” ucap Marwan kepada kedua gadis yang baru saja datang...
“Ayo kita masuk ke dalam,” ajak pemuda itu kepada teman-temannya..
Mereka saat itu akan melihat film aksi di Bioskop X yang akan tayang sebentar lagi. Beberapa dari mereka sedang melihat-lihat poster film yang ditayangkan oleh bioskop tersebut. Beberapa dari mereka sedang beli minuman bersoda dan popcorn, sebagai camilan mereka saat sedang menonton film.
Marwan yang sedang duduk di sofa tempat tunggu di bioskop itu, ia melihat Miya yang berdandan sangat cantik malam itu sedang membeli makanan kecil dan minuman bersama Mona. Malam itu, ia semakin jatuh hati kepada Miya yang memakai longdres berwarna krem dengan sepatu high-heels berwarna krem.
Sedangkan Jhon yang berdiri tidak jauh dari tempat itu, juga sedang melihat gadis yang disukainya sedang bersama Mona membeli makanan dan minuman. Saat ia sedang dihanyuti oleh lamunannya, terdengar seseorang menyapa. Sontak ia tersentak kaget saat melihat gadis yang disukainya menyadarkan lamunannya..
“Hei Jhon,” sapa Miya, “Kamu sedang lihat siapa sih,” tanya penasaran gadis itu tersenyum sambil melambaikan tangannya ke wajah Jhon..
“Oh! Enggak lihat siapa-siapa kok,” sahut jhon gelagapan sambil cengar-cengir untuk menutup rasa malunya..
Beberapa menit kemudian Marwan melangkah mendekati mereka yang sedang asyik mengobrol dan diikuti Rani, Lana dan Santi bersama pasangannya yang juga datang mendekati Miya, Mona dan Jhon.
“Hai teman-teman sedang ngobrolin apa nih,” goda Lana kepada temannya itu
“Ikutan dongs,” sambar Santi sambil senyum-senyum untuk mengoda mereka
Tidak lama kemudian terdengar dari suara pemberitahuan film yang mereka ingin tonton akan segera tayang. Dan mereka akhirnya berkumpul lalu memberikan tiket mereka ke penjaga pintu teater sebelum masuk ke dalamnya...
Selain Lana dan Santi yang duduk bersama pasangan masing-masing, bagaimana dengan Miya, Mona, Rani, Marwan dan Jhon?. terutama dalam hati kedua pemuda itu, mereka berharap bisa duduk bersama gadis pujaannya. Namun ternyata di luar dugaan kedua pemuda itu, terutama Marwan. Rupanya ketiga gadis itu saling tukar no duduk tiket tersebut... bersambung
__ADS_1