KETIKA IBU MERTUA LEBIH KEJAM DARI IBU KOTA

KETIKA IBU MERTUA LEBIH KEJAM DARI IBU KOTA
Bab 17 - Pil kB


__ADS_3

Paginya lala membuka matanya, ia terkejut karena terbangun dengan kondisi sebuah tangan besar tengah memeluk perutnya . dia langsung mengangkat lengan itu dan menggesernya tapi yang punya lengan malah mengetatkan pelukannya


setelah adegan dorong dorongan dan tarik tarikan, akhirnya martin memilih mengukung tubuh kecil itu sambil siaga menjaga asetnya kalau kalau di tendang sang istri


setelah 10 menit memaksa istrinya melayaninya, lala yang kalah kekuatan akhirnya pasrah di tangan suaminya. martin mengulangi sampai tiga ronde, lala memejamkan mata karena kelelahan.


martin bangkit mengisi bath up dengan air hangat dan aroma therapi, perlahan ia mengangkat tubuh istrinya dan meletakkannya didalam. tentu saja lala terkejut


"Anak kita lapar sayang, kita beri makan dulu batu tidur lagi ya" bisik martin. lala diam saja. martin membersihkan diri dengan standing shower , setelah selesai ia mengangkat tubuh kecil itu keluar toilet dan mengeringkan tubuhnya lalu membantu mengeringkan rambutnya. wajah istrinya tetap sangat dingin tanpa suara


tak lama mereka mengetuk kamar J "Sayang.. ayo kita makan dulu" ajak martin ketika J membuka pintu kamar dalam keadaan sangay rapi. setelah kemeja putih slim fit dan celana jeans diatas lutut serta sepatu gucci la sneaker menunjukkan jati dirinya adalah pewaris VR Group


J segera masuk mengambil sebuah tas, lalu keluar kamar diikuti martin dan lala menuju mobil di halaman


martin membawa mereka ke cafe, setelah mereka menghabiskan sarapan mereka yang terlambat, lala langsung masuk ke ruangannya, mengeluarkan laptop. dan melakukan pekerjaannya. begitupun dengan J. martin merasa terabaikan tapi dia tetap menemani keduanya sampai tiba jam makan siang


"Hentikan semua, sudah jam makan siang. kita makan siang di pantai" tegas martin. keduanya langsung menyimpan laptop tanpa berkata kata lalu mengikuti martin keluar ruangan menuju ke mobil


keluarga kecil itu makan dengan tenang, hati martin sangat bahagia bisa makan bersama anak istrinya. setelah makan siang martin membawa anak istrinya ke mall , sampai didepan mall lala bersuara "Kami tak suka ke mall, kembalikan kami ke cafe, kami harus kerja" martin membawa keduanya pulang ke rumah. seoramg maid membukakan pintu. maid itu adalah maid milik martha yang di tugaskan mengurus Rumah gilda selama J dan lala disana


"Bekerja di ruang kerjaku saja" ucapnya saat mobil memasuki halaman. keduanya hanya diam dan masuk ke ruang kerja martin dan menyelesaikan pekerjaan mereka


"Hilangkan suara.. J mau virtual meeting" tegas J . lala hanya mengangguk "Mama keluar sebentar, nanti kita makan malam disini saja" J hanya diam melanjutkan pekerjaannya saat lala keluar ruangan


"Mau kemana?" tanya martin di luar ruang kerja


"Apotik" jawab lala sambil membuka aplikasi taxol tapi martim merebut ponselnya "Aku antar" ucapnya. lala hanya mengikuti dari belakang

__ADS_1


tiba di apotik lala memesan pil anti hamil membuat martin menatapnya tajam "batal, beri vitamin penyubur kandungan" tegur martin . lala segera keluar apotik dan masuk ke mobil. martin pun melajukan mobil menuju toko sembako design mini market milik rudy membeli beberapa camilan kesukaan istrinya dulu.


"La.. mana J?" tanya rudy


"Kerja mas.. ada virtual meeting"


"Kudengar J juga CEO diperusahaan VR Game ya?" tanya rudy, lala mengangguk.


"Nanti malam kita bisa makan malam bersama?" tanya martha "Besok siang ya karena J sibuk kak" jawab lala datar. martha mengangguk.


akhirnya keduanya kembali pulang ke rumah mama gilda. lala menyusun pakaian J dengan rapi ke koper lalu memasukkan pakaian kotor kedalam sebuah plastik. Ada tiga pasang pakaian disediakan lala di sofa sebagai pakaian ganti J . lala pun menarik koper J ke kamar martin


dikamar martin lala kembali menyusun koper dan pakaian kotornya


"Mau kemana kamu" tanya martin dingin


"Aku tak ijinkan kalian pergi sendiri, tidak pergi atau aku bersama kalian" ucap martin tapi lala mengabaikannya


"La.. aku bicara denganmu" ucap martin. dia meraih lengan istrinya dan menariknya ke ranjang


"Kuharap jangan ganggu kami lagi, kami punya dunia kami sendiri" ucap lala


"Kau tak bisa mengeluarkan aku dari dunia kalian, J anakku, Kau istriku. sejak kamu pergi aku tak berhenti menafkahi putraku meskipun dimatamu nilainya tak seberapa" tegas martin. lala tak menjawab. ia kembali membereskan kopernya


"Kamu mendengarku ?" tanya martin tegas


"Kita sudah tak memiliki hubungan apapun slain hubungan diatas kertas, jangan campuri urusan kami" tukas lala dingin

__ADS_1


"Apapun ceritanya kau istriku dan J anakku, kuharap kau sadari kodratmu. dimasa lalu aku salah. salah padamu, salah pada J, salah pada putri kita. tapi kamu sudah menghukumku selama 7 tahun. aku tak peduli siapa kau, apa status sosialmu. aku hanya ingin keluargaku yang kuhancurkan bisa kembali seperti semula"


"Kita tak ada jalan untuk kembali"


"Sampai kapanpun aku akan berusaha anak istriku tetap disisiku untuk menebus kesalahanku" teriak martin. lala mengabaikannya membuat martin gusar. ia kembali menarik tubuh kecil itu ke ranjang besarnya


"lepaskan, aku tak mau. lepaskan martin"


"Sopanlah, aku lebih tua darimu dan aku suamimu. kewajibanmu melayaniku" bisik martin yang sudah mengukung istrinya tapi siaga takut kalau kalau istrinya menyakiti aset kebanggaannya . dan sore itu kembali lala harus melayani suaminya


jam enam sore, lala menemui J di ruang kerja martin "Sayang kita makan dulu ya" ajak lala pada J. J menyimpan laptopnya


"Besok ada meeting dengan klien singapura?" tanya martin pada putranya


"Hmmm lusa siang. tapi kalau acara kebaktian belum selesai, J hadirkan klien itu kesini" jawabnya datar. martin mengangguk


"Kita dari surabaya langsung ke singapura lusa pagi" ucap martin, J mengangguk dan mulai makan dengan tenang . lala melotot menatap suaminya. martin melanjutkan makan dengan tenang


setelah makan malam mereka pulang ke rumah gilda , seperti biasa setelah melayani keperluan putranya. baru lala kembali ke kamar membersihkan diri. tapi ternyata martin sudah lebih awal mandi saat ia kekamar


tanpa bicara lala segera menyelesaikan mandinya. setelah mandi dia mau ke kamar putranya. tapi pintu terkunci, dia menatap martin tajam


"Tidurlah, besok akan repot, mau ke makam mama mengurus pembuatan nisan" perintahnya. lala naik ke tempat tidur dan memunggungi martin sambil memejamkan mata tapi martin menarik dan memeluknya


"Minggir.. lepaskan" dorong lala , bukan martin namanya kalo bisa di tolak. dengan berbagai drama martin kembali menikmati tubuh istri halalnya sampai sang istri kelelahan dan memejamkan mata


"Dasar binatang buas, selalu begitu kuat, badanku serasa remuk" batin lala

__ADS_1


akhirnya keduanya tidur karena kelelahan akibat perbuatan martin


__ADS_2