KETIKA IBU MERTUA LEBIH KEJAM DARI IBU KOTA

KETIKA IBU MERTUA LEBIH KEJAM DARI IBU KOTA
Bab 5 - Ketahuan selingkuh


__ADS_3

"Bagaimana kalau martin antar kakak ke toko mas, jual saja sebagian mas kak martha buat modal perjalanan" tanya martin melihat banyaknya emas di tubuh sang kakak


"Apa???? kamu sudah gila meminta kakak menjual perhiasan kakak?" pekik martha "tak bisa.. pokoknya kamu harus mencari uangnya, atau jual saja motor istrimu. kalau kemana mana kamu yang mengantar istrimu"


"Maaf, motor ini motor kesayangan lala, masih kredit atas nama orangtua lala. belum bisa di jual" jawab lala datar


"Kakak ipar sedang membutuhkan uang kamu malah tenang tenang saja, bukannya membantu. durhaka kamu ya" bentak gilda . lala hanya diam saja menatap datar pada suaminya


"Jadi bagaimana?" tanya martha "Martha butuh uangnya ma" tangisan martha kembali pecah


"Kami ga punya uang. juallah dulu gelang kak martha. apapun ceritanya memang ga ada uang ma" ucap martin


"Ga bisa, kalau begitu mama akan minjam sama mpok julia, nanti gajian kamu bayar uangnya" perintah gilda sambil menyeret dua putrinya keluar dari rumah kontrakan martin


"Tapi ma.. bulan depan martin ga mampu membayar" protes martin


lala menarik lengan suaminya mengikuti mertuanya ke tetangga sebelah rumah lala yang di kenal cukup kaya dan merupakan renternir, kebetulan mpok julia sedang di teras menyiram bunga di taman


"Mpok begini, ATM martin tertelan karena salaj pin tiga kali, tapi kami butuh dana . lima juta aja. nanti awal bulan setelah semua prosedur per bankan selesai akan dikembalikan sama martin mpok" ucap mama gilda tersenyum manis


"Lima juta bayarannya 6 juta ya bu gilda" jawab julia tersenyum


"Tapi ma.." ucap martin protes


"Gapapa.. enam juta nanti di bayar martin"


"Maaf interupsi mpok julia, atm suami saya baik baik saja. lagipula kalau tertelan ada mbanking. saat ini kondisi ekonomi kami sangat baik baik saja tidak butuh pinjaman sama sekali"


"lala..." bentak gilda, lala mengangkat tangan memerintahkan diam seraya menatap tajam pada gilda, tatapan sangat buas dan mengerikan membuat gilda diam


"Kalau mpok leha mau meminjamkan lima juta atau enam juta itu hak mpok leha , tapi karena yang butuh mbak martha harap nanti menagih ke mbak martha. saya dan suami saya tak akan ikut campur atas pinjaman ini karena kami tak mampu membayarnya. budget bulanan rutin kami sudah pas tiap bulannya. jika mpok leha nenagih kepada kami. saya akan lapor polisi. ucapan saya sudah saya rekam. nanti akan saya jadikan bukti kalau ada apa apa.. saya permisi duluan"


"ayo mas.. yang benar saja kita malah diminta minjam uang yang bukan urusan kita. hidup kita sudah lebih dari cukup" lala segera menarik lengan suaminya kembali ke rumah

__ADS_1


"Lala..." bentak martha tapi lala tetap menarik lengan suaminya pulang


"ja jadi gi gimana mpok julia" tanya gilda antara malu dan kesal


"Martin dan istrinya tidak tanggung jawab. jadi saya tidak berani memberikan daripada dilaporkan ke polisi" jawab julia datar


"Tapi tolonglah. kami sangat butuh uangnya" mohon martha. mpok julia melirik emas di tubuh martha


"Gelang kamu bisa jadi jaminan , kalau mau minjam" wajah martha langsung pucat karena dia memang tak berniat membayar dan berharap martin yang membayar


"Gapapa gelang kamu jaminan, nanti bulan depan mama paksa martin membayar. kalau sudah dibayar istrinya yang durhaka itu bisa apa?" ucap gilda "yang penting kamu berangkat dulu"


"tapi ma, gelang ini harganya enam belas juta ma" rengek martha berat hati


"gapapa nanti ditebus martin, utamakan urusan suamimu" tegas gilda


akhirnya mereka pun melakukan transaksi pinjam meminjam dengan mpok julia dengan jaminan gelang emas milik martha


martha tiba di jakarta esok paginya. jabatan suaminya cukup tinggi di VR Group pusat. Ia menjadi manager operasional dan mendapatkan fasilitas apartemen tipe studio dan mobil calya. jadi martha langsung menuju apartemen suaminya


saat menekan bell, yang membukakan pintu adalah seorang wanita cantik dengan pakaian rapi. mengenakan setelan blazer hitam, celana panjang hitam dan dalaman kemeja putih


"Kamu siapa? mana suamiku?" tanya martha bingung


"Siapa yang datang sayang?" suara pria terdengar dari dalam, itu suara rudy mahendra suami martha


"Ga tau mas, ada perempuan datang cari suaminya" kata wanita itu. rudy segera keluar menemui tamu


"Ma.. Martha..." ucapnya gugup


"Ini yang kamu lakukan di belakangku mas? dasar pelakor beraninya kau mengganggu suamiku" martha langsung menjambak dan memukuli wanita cantik itu tapi rudy segera menarik dan menghempaskan tubuh martha dan menamparnya


"Sakit mas.." rengek wanita itu manja dan masuk dalam dekapan rudy

__ADS_1


martha tersungkur dilantai "Beraninya kau menamparku.. tunggu saja. aku akan menemui sepupuku di kantormu dan lihat apa yang terjadi setelah ini" martha mengambil ponsel dan mau menghubungi seseorang


"Sayang jangan seperti ini, maafin mas sayang. mas khilaf" pinta rudy memelas dan ketakutan sekali . dia merebut ponsel martha , menbantu martha berdiri dan berlutut "Kita bicara baik baik ya"


rudy tak mau pencapaiannya selama delapan tahun ini musnah begitu saja. impian kerja di VR Corp adalah impian banyak orang. tak mudah dia bisa sampai ke tahap ini kalau bukan karena bantuan GM VR Corp yang merupakan sepupu martha


"Kalau ingin bicara baik baik denganku, segera tampar, jambak dan usir wanita ini. bafu bicara denganku. itupun kalau aku masih bisa menerima" tegas martha


wanita itu melotot saat rudy berdiri. "Mas.. jangan bilang kamu..." wanita itu mundur saat rudy melangkah menghampirinya. tapi rudy melewatinya dan masuk kedalam . rudy kembali membawa koper dan plastik berisi pakaian wanita itu dan melempar keluar apartemen


PLAKKK PLAKKK


rudy menampar wanita itu, menjambak dan melemparkan wanita itu keluar


"Dasar pelakor penggoda. beraninya kau menggodaku yang jelas sudah beristri. wanita murahan pergi kau"


martha merekam semua adegan itu "Tapi mas kau janji akan menceraikan istrimu" wanita itu menangis


"Pergi kau dan jangan ganggu rumah tanggaku lagi" usir rudy dengan kejam.


"Tunggu saja kalian, ini takkan selesai begitu saja" umpat wanita yang sudah berantakan itu dan membawa barang barangnya


"Sayang.. aku sudah melakukan sesuai kemauanmu. kita baikan ya" ucap rudy memelas . ia menarik martha masuk ke apartemennya


"Pikirkan anak kita sayang, arya masih dipesantren dan butuh biaya. apa mau arya putus sekolah kalau mas kehilangan pekerjaan? selama ini nafkah bulananmu sama sekali tak pernah berkurang sayang"


"Katakan dengan jujur berapa gajimu saat ini sebelum aku memeriksanya ke kantor" tegas martha yang sudah sakit hati


"Li.. Lima be.. belas juta" jawab rudy


"apa?? dan kau hanya mengirim lima juta padaku, dua juta pada arya?? beraninya kau hah" bentak martha


"sayang.. biaya bbm. listrik, air, makan mas juga membuthhkan uang"

__ADS_1


__ADS_2