KETIKA IBU MERTUA LEBIH KEJAM DARI IBU KOTA

KETIKA IBU MERTUA LEBIH KEJAM DARI IBU KOTA
Bab 22 - Lala pergi


__ADS_3

Sejak kekasaran martin tadi malam, lala semakin dingin dengan martin. Dia selalu menghindar dan menjaga jarak dengan suaminya


(author pusink sama lala, tadi malam terbuai dan mendesah, besoknya malah masih dingin)


Pagi jam enam keluarga mahendra sarapan seperti biasa di meja makan , martin mengeluarkan tiga paper bag , dua berukuran sedang satu berukuran kecil.


Begitupun dengan Jericho mengeluarkan paper bag, dua berukuran sedang, dua berukuran kecil


ukuran sedang di berikan mereka pada lala, ukuran kecil diberikan pada jasmine . jasmine langsung antusias membuka bingkisannya dibantu jericho.


"Awesome, terima kasih kak J, papa. love you" pekik jasmine setelah melihat berlian set berlogo hello kitty, barbie dan princes


"Titipkan ke mama , nanti hilang dede J. kesekolah tidak boleh mengenakan perhiasan" ucap J . jasmine mengangguk lalu turun dengan kaki kecilnya menghampiri lala dan menyerahkan kotak perhiasannya. lala segera memasukkan kembali ke paper bag


"Sayang bukalah bingkisan milik sayang"


"iya mama buka. dede mau liat" pinta jasmine. lala terpaksa membukanya. berlian yang sangat mahal dan indah


martin membantu melepaskan perhiasan di tubuh istrinya tapi lala menahan "Jangan. aku akan menyimpannya di brankas. ini terlalu mahal dan mengundang kejahatan. aku tetap kenakan yang lama dulu. saat ke pesta aku akan mengenakan hadiah ini. terima kasih ya" ucap lala datar pada suaminya dan jericho


sesungguhnya lala malas bicara dengan martin tapi karena tak mau mengecewakan anaknya dia terpaksa memberi respon baik. lala segera menyimpan 7 set perhiasan limited edition itu di brankas kamarnya .


"Ayo ke kantor" ajak martin


"Aku ada meeting di resto depan komplex dengan klien. setelah meeting aku ada pertemuan . sore ada undangan seminar. kalian pergilah duluan" jawab lala dingin


martin mengernyitkan kening. ada perasaan tak enak di hati martin. dia diam sesaat menatap istrinya yang menatapnya datar


"Baiklah. kabari nanti. pulang kerja aku akan menjemputmu"


"Aku bisa pulang sendiri, selesaikanlah kerjaan kalian" jawab lala cepat


"Baiklah.. aku duluan" ucap martin menarik paksa pinggang mungil itu dan mengecup keningnya lalu bergegas naik ke mobil karena putrinya sudah berteriak tak sabaran


mobil berjalan mengantar jasmine ke sekolah dilanjutkan mengantar martin jericho ke kantor. ada perasaan tak enak di hati martin sejak tadi tapi dia mencoba fokus karena jam sepuluh dia ada pertemuan dengan investor dari kanada


setelah suaminya berangkat , lala segera meminta satpam menurunkan sebuah koper berukjran kecil yang berisi barang barang pentingnya saja dan memasukkan ke bagasi mobil . dia bergegas menuju pent house nya


setelah tiba di pent house lala masuk ke ruang kerja, dia segera larut dalam pekerjaannya dan lupa pada ponselnya


jam makan siang berulang kali martin menghubungi istrinya tapi tidak ada respon sama sekali. karena ponsel lala dalam mode silent membuat martin semakin tak enak perasaannya


martin menghubungi seseorang untuk melacak keberadaan sang istrinya melalui nomor ponsel. tak lama ia mengetahui keberadaan istrinya. ia sedikit lega setidaknya istrinya tak pergi jauh .


ya martin sudah bukan martin yang dulu, sejak berangkat ke jakarta dia sudah memiliki bisnis sendiri dengan modal warisan mamanya untuk jericho. Dia telah menjadi CEO berbakat di bawah bimbingan Lala.


martin adalah pemilik pabrik chip set, pabrik game, pabrik elektronik raksasa wilayah asia. meskipun semua dengan ikhlas martin alihkan di atas namakan anak istrinya


cukup mudah bagi martin memerintahkan orang untuk memeriksa keberadaan seseorang termasuk keberadaan istrinya


martin berusaha secepat mungkin menyelesaikan pekerjaannya dan putranya agar bisa segera pulang menjemput istrinya


"Mazda , bisa bantu jemput jasmine di sekolahnya jam tiga siang? mas banyak kerjaan dan harus segera selesai" Martin menghubungi adik bungsunya yang sekarang menjabat sebagai sekretaris pribadinya

__ADS_1


"Bisa mas.. jam dua mazda mulai jalan dari kantor" jawab mazda ceria


"minta kak aldi ikut jemput ya pa" pinta jericho yang duduk di meja disamping martin , aldi saat ini merupakan asisten pribadi jericho yang mahir bela diri. martin mengangguk


"Mazda bawa aldi bersamamu menjemput jasmine. jangan lupa bawa kartu penjemputan dulu di ruangan mas" imbuh martin


"Baik siap mas.. " martin segera memutuskan sambungan ponselnya


****


jam dua mazda menemui martin mengambil kartu penjemputan untuk siswa siswi Richardo International School.


dengan semangat aldi dan mazda menuju sekolah jasmine menjemput jasmine. mereka tiba di sekolah jasmine tepat jam tiga kurang lima menit


"Onty..." pekik gadis mungil berseragam SMP itu. Aldi terbahak bahak dan gemas sekali langsung mengangkat tubuh kecil jasmine dalam gendongannya


"Hushh sana kamu, onty mau gendong J" usir mazda.


"No" tolak aldi bergegas cepat masuk ke mobil. Mazda langsung mencebik pada ponakannya


"Sayang mau beli es krim?" tawar aldi, jasmine mengangguk cepat matanya berbinar binar . mazda tertawa


"Memangnya J ada uang?" goda mazda. matanya langsung sedih . tapi tak lama matanya kembali membola


"Kakak Aldi ada uang, onty" jawabnya tegas.


"Minta dulu sama papa donk. masa pakai uang kak aldi"


"No.. nanti mama malah malah lagi" jawabnya memicu tawa aldi .


jasmine tuan putri yang selalu dimanjakan , tapi hanya takut pada lala. lala tak membiasakannya berbelanja. jadi selama ini Kakaknya dan papanya selalu menggunakan opa omanya sebagai tameng


setelah makan sore, aldi dan mazda mengantar jasmine ke ruangan martin . setelah mengecup pipi papa dan kakaknya. jasmine segera duduk disofa memainkan ipad milik mazda. supaya tidak mengganggu pekerjaan kakak dan sang papa


jam setengah lima martin menyelesaikan pekerjaannya dan memeriksa ulang lokasi keberadaan istrinya. setelah memastikan sang istri di penthouse martin membawa kedua anaknya menuju penthouse


*****


TING TONG


lala membukakan pintu, dia menatap datar ke arah suaminya menutupi rasa terkejutnya


"mama" panggil jasmine dan jericho


"Hi sayang" jawab lala canggung dan bergeser agar anak dan perawatnya bisa masuk


"J bawa dede J main dulu ya" perintah martin, Jericho mengacungkan jempol lalu mengajak jasmine ke ruang keluarga


"Kita perlu bicara" ucap martin setelah lala menutup pintu utama sambil menarik lengan istrinya menuju kamar utama. lala memilih diam mengikuti sang suami daripada menjadi perhatian anak anaknya


"Kenapa meninggalkan rumah? tanpa ijin suami" tanya martin menatap tajam pada lala


"Aku hanya ingin menenangkan diri" jawab lala dingin

__ADS_1


"Meninggalkan anak anak dan suamimu begitu saja? inikah tanggung jawab seorang mama hah?" tanya martin dengan nada tinggi


"Kita jalan masing masing saja" tutup lala, dia sudah lelah sekali dengan rumah tangga yang terpaksa dia jalani


ucapan lala sangat menyakiti martin "katakan aku harus apa agar kau bersedia memaafkanku dan kehidupan kita bisa bahagia?" tanya martin


"Tak ada" jawab lala semakin dingin


"Aku tak akan membiarkan keluarga ini hancur"


"Dan kaulah yang menghancurkan segalanya, kau pembunuh" teriak lala.


"jangan berteriak, aku masih suamimu" ucap martin dengan suara pelan tapi berat. ia ingin berdamai jadi dia berusaha meredam emosinya . martin memejamkan matanya sesaat


"Aku minta maaf sudah kasar tadi malam , aku tak mampu mengendalikan rasa cemburuku, aku minta maaf atas kesalahan masa lalu, waktu tak bisa berbalik. aku tak bisa melakukan apapun atas kesalahanku dulu. tapi aku akan terus berusaha mendapatkan maaf darimu"


"Aku akan menggunakan sisa hidupku untuk menebus kesalahanku padamu, membuat keluarga bahagia. sampai suatu hari kamu bersedia memaafkanku dan menerimaku. juga menerima jasmine. dia tidak bersalah"


DEGHHH


ada rasa bersalah di hati lala yang selalu bersikap dingin pada jasmine


martin memeluk sang istri dengan erat "Maafkan aku sayang, kumohon maafkan aku" lala meneteskan air mata


martin menangkup pipi istrinya, mengusap airmatanya "Maafkan aku, jangan menangis lagi" martin mel ,umat bibir mungil itu dan menggigitnya sampai lala membuka mulutnya. martin mengabsen seluruh isi rongga mulut istrinya.


tangannya pun mulai bergerak menyusuri kaus istrinya


TAK..


pengait di belakang punggung lala terlepas, martin mer -emas lembut dua bukit indah ukuran 36B favoritenya . lala terbuai seketika sampai mengeluarkan suara suara unik


TOK TOK TOK


lala mendorong tubuh martin dengan refleks tapi martin menahan pinggangnya dan tak berniat melepasnya


"Papa... mama..." pekik suara imut


"Ada inces" lala mendorong martin, wajahnya merona. martin tertawa


"Ganggu papanya mau buat adik saja" bisik martin. lala langsung mencubit pinggang suaminya


"sakit sayang.." keluh martin "buka pintunya" ucap lala pelan, sambil menyambar penyangga bukitnya yang tadi di campakkan martin sembarangan.


setelah lala mengenakan penyangganya lala langsung berbaring agar ada alasan menjawab putrinya yang sangat kristis . martin tertawa keras sambil membuka pintu


"Papa.. mama .. kenapa lama" protesnya "papa mama sedang apa hah?"


"Tadi mama sedang pusink, jadi papa pijitin kepala mama dulu sayang" jawab martin


jasmine segera menaiki ranjang dengan kaki kecilnya memegang kening lala "Ga panas pa"


"papa bilang mama pusink, bukan demam sayang, sekarang sudah sembuh. gantian papa yang pusink karena lapar. ayo kita pulang" ajak martin

__ADS_1


"ayo ma.. papa sudah lapal dan pucink. kita makan dan pulang" jasmine merengek rengek sambil menarik lengan lala. lala akhirnya bangkit dan menuju ruang kerja. membereskan barang barang dan memasukkan ke koper.


jericho menarik koper sang mama , akhirnya mereka segera ke mobil menuju rumah makan terdekat dengan kompleks rumah mereka


__ADS_2