
Saat aulia sendirian sambil mengotak atik hp nya, tangan nya di tarik seseorang dan membawa nya keruang lan yang agak jauh dari ia berdiri tadi dan mengunci pintu segera saat mereka sudah masuk. aulia terkejut yang mana marta lah yang menarik nya, dan menyandarkan aulia ke dinding dan melihat aulia dengan inten. aulia yang di lihat seperti itu takut..
"ma..marta"..ucap aulia terbata, dan saat marta mendengar aulia menyebut nama nya dengan terbata ia sadar sudah membuat aulia ketakutan dengan yang ia lakukan dan pandangan mata nya menjadi sayu melihat aulia yang begitu dan berkata sambil memegangi kedua bahu aulia
"lia, apa aku benar-benar tidak punya kesempatan lagi untuk bersama mu lia"
"tidak"..hanya jawab aulia sambil memalingkan wajah nya ke arah lain, ia tidak mau melihat marta yang mana hati akan sedih dan masih mencintai marta namun ia tak mau marta mengetahui nya, karna ia ingin melupakan marta secara perlahan walau pun mengatakan itu sangat menyakit kan bagi nya tapi ia harus melakukan nya agar marta tak berharap lagi dari nya.
"tapi kenapa lia, aku mintak maaf aku emang salah tapi tidak bisakah kamu beri aku kesempatan"..tanya marta kembali ke aulia
"tidak, kamu mau kenapa aah, karna aku sangat membenci mu"..ucap aulia yang suara nya mulai meninggi. dan marta yang mendengar nya pun langsung emosi dan mata nya yang tadi sedih menjadi merah karna amarah, tanpa pikir aulia akan marah pada nya ia langsung mencium aulia dan menekan bibir aulia kuat dengan bibirnya. Aulia terkejut dan saat sudh sadar ia mendorong dada marta namun kalah kuat dari marta yang mana malah membuat marta semangkin jadi menciumnya dan ******* bibirnya kuat hingga aulia sulit bernapas. namun aulia mengalah dengan perlawanan nya yang kalah kuat tapi mulutnya tidak.
"apakah seperti ini yang di sebut sangat mencintai"..ungkap aulia dan marta langsung berhenti saat mendengar aulia bicara di saat ia mencium aulia.
"apa kah kau tau yang di maksud dengan mencintai seseorang"..ucap aulia kembali
"aku mencintai mu samgat mencintaimu, aulia radity"..jawab marta dan aulia tersenyum tipis mendengar ucapan marta
"apakah dengan memaksa, mencium nya,,hahaha ku rasa kau salah marta, apa kau tau arti mencintai ialah menjaga dan melindungi bukan merusaknya walau pun hanya sebatas mencium saja. sama seperti para gadis-gadis murahan mu itu yang dengan suka rela menyerahkan dirinya padamu bahkan ciuman pun di anggap hal lumrah bagi mereka dan termasuk dirimu, ooh mungkin aku bukan orang yang benar benar kau cintai tapi termasuk gadis koleksi mu"..ucap aulia dengan mata berkaca-kaca tapi masih tersenyum tipis..
marta myamg mendengar ucapan aulia menegang, ia salah ia sudah melakukan yang salah.
"lia,,aku salah maafin aku lia aku kilaf, aku terlalu takut kehilangan mu"..marta bicara dengan mata yang juga sudah berkaca-kaca mendengar ucapan aulia barusan dan saat ia mendekat aulia kembali bicara..
"jangan pernah mendekati, jika kau mendekat aku akan sangat membenci mu seumur hidup ku"..ucap aulia dengan suara dingin dan wajah datar nya yang sudah basah dengan air mata
Deg
Marta pun langsung terduduk dan terdiam melihat kepergian aulia setelah ia mengatakan untuk menjauhi nya.
Aulia keluar dengan wajah yang sudah basah dengan air mata dan mata yang sedikit sembab karna menangis, sepanjang jalan ia hanya menangis dan terisak-isak.
__ADS_1
saat aulia keluar dari ruangan ny dengan marta tadi johan melihat aulia dengan wajah yang basah dan mata yang sembab. walau ia tau penyebab nya tapi ia tak ingin mendekati aulia karna ia tau aulia butuh waktu sendiri untuk tenang. namun ia menemui marta yang tak jauh berantakan nya dari aulia dengan mata merah dan terduduk, tapi ia hanya melihat dua orang tersebut dan tak melakukan apa pun. karna ia juga ingin mereka menyelesai kan semua nya.
saat marta masih terduduk dengan di pandangi johan ia menerima telpon dan mengangkat nya dengan malas.
"hallo"..
...
"apa, oke aku pulang sekarang"..saat marta hendak pergi johan bertanya
"ada apa marta"..tanya johan yang melihat marta panik setelah dapat telpon
"papa gw masuk rumah sakit karna serangan jantung jo"..jawab marta
"gw ikut lo"..ucap johan yang mau menemani marta namun marta tidak mau
"tidak usah jo, lo di sini aja jagain aulia"..ucap marta yang tak mau merepotkan johan
"kalo buat jagain aulia lo ngak perlu mintak gw akan lakuin itu, tapi buat ngak bilang papa lo masuk rumah sakit kenapa?"..tanya johan ke marta
"udah lo lakuin aja yang gw mintak, jangan banyak tanya, gw pergi dulu bye"..jawab marta
johan mendegus kesal setelah melihat marta pergi
" loo emang slalu begitu ta"..gumam gumam johan yang tak di dengar oleh marta yang mana sudah pergi ke rumah sakit untuk melihat kondisi ayah nya
*di rumah sakit
"Nay, kamu udah hubungin marta"..ucap rianti mama nya marta
"udah ma, udah nay telpon bentar lagi kak marta pasti datang ma,, mama tenang aja yaa"..ucap anaya menenang kan mama nya yang mana putra semata wayang nya harus cepat sampai karna papa nya kritis dan mau bicara sama marta, dan berada di ruang ICU.
__ADS_1
Tak lama kemudian marta tiba, dan menghampiri mama kakak dan adik nya.
"ma, bagai mana ke adaan papa ma, papa baik-baik aja kan"..tanya marta yang mata nya sudah kembali berkaca-kaca melihat kepanikan mama dan mondar mandir sat ia tiba tadi
"papa kamu kritis ta dan ia mau bicara sama kamu"..ucap mama
lalu setelah mendengar ucapan mama nya marta langsung masuk ruang papa nya di rawat, dan setelah maauk ia melihat papa nya banyak di pasangin alat-alat rumah sakit dan ia sudah tidak dapat menahan air mata nya lagi. Ia menangis sambil mendekati papa nya
"paa,, papa baik-baik aja kan, papa kuat, papa harus bertahan yaa"..ucap marta yang memberi semangat pada papa nya sambil mengusap kasar air mata nya.
papa nya tersenyum mendengar marta bicara
"iya papa baik-baik saja ta, kamu jagain mama, kakak dan adik mu ya"..ucap papa nya sambil memaksa tersenyum
"kan masih ada papa yang lebih kuat pa"..
marta tau arah pembicaraan papa nya namun ia mencoba tenang dan berpura-pura tidak tau
"papa sudah tidak kuat lagi ta, kamu harus gantiin papa untuk semua nya nak"..ucap papa marta lagi
"dan papa mintak maaf ya, udah ngerepotin kamu"
"tidak pa, marta yang seharusnya mintak maaf karna belum bisa membanggakan papa"..jawab marta
"papa menyanyangi kalian"..
"marta juga menyanyangi papa, mama, kak kia dan naya pa, marta menyanyangi kalian "..ucap marta dan mereka berpelukan namun saat mereka berpelukan papa nya marta meninggal dan marta menyadari nya dan segera memanggil dokter. saat dokter memeriksa dan mengatakan maaf kepada marta dan keluarga nya yang lain
"maaf kan kami, kami sudah berusaha semampu kami tapi tuhan berkehendak lain"..ucap dokter dengan persaan ikut sedih
"pak wijaya sudah meninggal"..sambung nya. dan setelah mengucap kan permisi ia keluar dari ruangan tersebut..
__ADS_1