Kisah Rumit Si Aulia

Kisah Rumit Si Aulia
20


__ADS_3

"wah..wah..berani sekali kau yaa, sudah menggoda ku semalam dan membuatku bertanggung jawab masih mintak syarat kepadaku"..ucap marta tersenyum miring dengan permintaan aulia, dan membuat aulia kembali tertunduk dan cemberut..


"katakan, apa yang kau ingin kan dan jangan macam-macam"..


aah emang apa yang aku harapkan, aku kan tidak memaksamu untuk bartanggung jawab bukan kah kau yang malah memaksa ku, huuh dasar aneh..gerutu aulia dalam hati, yaa hanya bisa di hati kalau sampai marta memdengarnya bisa habis dirinya


Dan marta yang melihat masih diam kembali bertanya..


"heii kenapa kau diam, aku malas menunggu jadi cepat katakan sebelum aku berubah pikiran"..aulia tersenyum mendengar marta mengizinkan nya memberi syarat..


"apa aku boleh masih bekerja setelah kita nikah?"..tanya aulia ragu-ragu agar marta tidak tersinggunh dengan ucapannya. Dan marta berfikir sejenak karna ia tidak mau membuat aulia bosan jika hanya tinggal di rumah namun ia juga tidak ingin ada laki-laki lain yang mendekati aulia..


"baiklah, lakukan yang menurutmu baik"..dan aulia tersenyum lebar mendengar marta menyetujui keinginnan nya..


haah, apa kau pikir aku tidak akan menafkahi mu, apa pun akan aku berikan bahkan jika kau ingin kan semua harta ku akan ku berikan pada mu asal kau tetap bersamaku, tapi kau malah memilih bekerja,,


haah aku tau kau bukan wanita yang seperti itu, buktinya kau lebih memilih pergi dariku dari pada menikmatinya bersamaku..Marta


"terima kasih tuan muda terima kasih atas kebaikan tuan muda"..ucap syukur aulia pada marta, yang mana membuat marta kesal dengan panggilan nya tersebut..


"kenapa kau terus memanggilku tuan mudah?"..tanya marta dengan nada kesal..


"lalu saya harus memanggil apa, bukan kah tuan muda bos saya?"..balas aulia polos..


"terserah kau"..mendengus kesal dengan jawaban aulia

__ADS_1


Memangnya aku harus memanggilmu apa, bukan kah pernikahan ini hanya karna salah paham saja, nanti jika aku memanggil mu sayang kau pasti mengatakan ku terlalu bermimpi huuuh..Aulia


"tuan, dimana pakaian ku, apa aku sudah boleh pergi?"..tanya aulia menanyakan pakaian nya karna ia ingin segera cepat-cepat pergi dari sana..


"di sana, kau pilih lah"..jawab marta sambil menunjuk kan sebuah lemari dengan dagunya karna baju yang di pakai aulia semalam sudah ia buang. Lalu aulia membuka lemari yang di tunjuk marta tadi dan mengambil salah satu pakaian yang pas menurutnya dan berlari kekamar mandi untuk membersihkan dirinya dan berganti pakaian.


Marta yang melihat semua gerak aulia tersebut hanya bisa menahan tawanya dan setelah aulia masuk ke kamar mandi ia tertawa puas dan keluar kamar lalu membuat kopi dan suau coklat hangat untuk aulia, karna ia tau aulia sangat menyukai susu coklat hangat.


Tak berapa lama aulia keluar kamar dengan masih mengering kan rambutnya dengan handuk kecil di tangannya dan menghampiri marta yang duduk di meja makan sambil menikmati kopi buatannya..


"tuan, apa aku sudah boleh pergi?"..tanya aulia saat sudah dekat dengan marta walau masih berjarak karna ia tidak mau terlalu dekat dengan marta, karna jika tidak marta mungkin bisa mendengar jantungnya yang berdegub cukup kuat setiap ia melihat marta..


"minum dulu susu coklat mu selagi masih hangat"..lalu marta menyerah kan segelas susu coklat pada aulia, dan aulia menatap susu tersebut dengan diam masih belum menerimanya, dan tersadar saat marta kembali mendekatkan gelas tersebut ke wajahnya dan segera menerima nya..


"ah eeh terima kasih tuan"..balas aulia dengan gugup dan meminumnya dengan cepat..


Aulia dengan cepat meminum susu coklat itu sampai tandas, dan itu tak luput dari penglihatan marta, dan hanya tersenyum tipis setipis nya melihatanya..


"kenapa kau buru-buru sekali, kau bisa mati tersedak nantinya"..ejek marta..


"maaf tuan, teman saya pasti kawatir menunggu saya di rumah karna tidak mengabarinya semalaman"..balas aulia setelah meneguk minumannya terakhir..


"kau kan bisa menelponnya"..balas marta enteng sambil meminum kopinya


"hp saya mati tuan dari semalam"..aulia

__ADS_1


"kenapa kau tidak meminjam hp ku"..marta


"maaf tuan saya lupa"..dan marta hanya menjawab dengan dengusan kesal lalu pergi kekamar untuk menghubungi joe sebentar dan keluar kembali sambil memakai jaketnya..


"ayo, kau ku hantar pulang"..ucap marta yang berniat mengantar aulia pulang karna tidak mau terjadi apa-apa nantinya pada aulia..


"tidak usah tuan, saya bisa naik taksi tuan"..tolak aulia yang tidak ingin terlalu menyusahkan marta dan mersa tidak enak..


"jangan membantah karna sekarang aku calon suami mu, cepat lah joe sudah menunggu di luar"..dan aulia hanya bisa mengikutinya saja tidak bisa membantah nya lagi. Lalu mereka berdua keluar yang di pimpin oleh marta dan di ikuti oleh aulia di belakang sambil menunduk. Dan sesampai ny di parkir joe sudah berdiri menunggu mereka dan saat mereka sudah dekat joe membukakan pintu penumpang untuk mereka, dan setelah joe sudah berada di belakang kemudi ia melihat marta dari kaca spion sebentar yang tersenyum tipis namun tidak di ketahui aulia, lalu ia menjalankan mobilnya.


saya harap rencana tuan muda tidak menimbulkan masalah nantinya, dan mudah-mudahan setelah ini anda benar-benar bahagia tuan muda..Joe


Selama perjalanan hanya ada saling diam dan berkonflik dengan pikiran masing-masing, tidak ada yang bicara. Marta dengan rencana yang sudah ia susun rapi senyum-senyum sendiri memikirkannya sambil memandang keluar jendela, sedangkan aulia hanya terdapat pandangan kosong yang mana hati dan pikirannya berkecamuk, saling membenarkan.


Setelah dua puluh menit mereka sampai di tempat kontrakan nya aulia, jalan nya kecil, rumahnya pun sempit, dengan dua kamar satu kamar mandi dan dapur yang sempit juga dan peralatan yang seadanya namun terlihat bersih, karna aulia slalu membersihkan nya setiap hari.


"aah sudah sampai ternyata"..aulia keluar duluan dan menutup pintu nya kembali


"terima kasih tuan muda tumpangan nya"..ucap aulia tersenyum lalu membungkuk kan badannya


Marta melihat kontrakan aulia dari ujung ke ujung dengan diam, jujur hati nya pedih melihat kondisi tempat tinggal aulia, yang mana sangat kecil dan sempit dan hidup seadanya sedangkan ia hidup dengan sangat mewah, lalu ia keluar tanpa membalas ucapan aulia. Dan aulia yang melihat marta keluar dari mobil ia sedikit mundur memberi jarak untuk marta, lalu ia mengikuti arah mata marta..


"maaf tuan muda tempat tinggal saya seadanya saja, saya mintak maaf kalo tuan muda merasa tidak nyaman"..ucap aulia kembali yang melihat ketidak nyamanan marta..


Lalu berjalan ke arah rumah dan di ikuti aulia dan joe dari belakang, saat marta sudah berada di depan pintu tiba-tiba pintu terbuka dan menamoak kan seorang wanita yang seumuran aulia..

__ADS_1


"liaaa..."..


__ADS_2