Kisah Rumit Si Aulia

Kisah Rumit Si Aulia
13


__ADS_3

Lima tahun sudah aulia lulus sekolah, dan ia membantu ayah nya mencari nafkah dengan berjualan kue keliling kampung. Ibunya yang hanya sebagai ibu rumah tangga biasa hanya bisa membantu suami nya membuat kue untuk di jual aulia. Namun itu masih bisa di bilang belum cukup untuk kebutuhan mereka, tapi karna kedua kakak yang sudah menikah kadang ikut membantu seada nya juga. Tapi, aulia tetap bersyukur masih bisa menikmati tidur di rumah sendiri dan makan setiap harinya, berbeda dari yang ada di luar sana. Ada yang hidup jauh lebih cukup bahkan bergelimang harta dan ada juga yang bahkan jauh di bawah darinya. Karna itu ia masih sangat bersyukur dengan semua itu.


Namun berbeda juga di lain tempat, yang saat ini sedang hidup berkecukupan dan bahkan jauah lebih cukup, namun ia juga tidak kalah bekerja keras nya siang dan malam hanya untuk mencukupi kebutuhan keluarganya, mama dan adek nya yang mana kakak nya sudah menikah dan memilih ikut suaminya di luar kota XX. Bahkan tak pernah terdengar menjalin kisah asmara dengan wanita lain lagi setelah perpisahan terakhirnya dengan wanita pujaan nya, wanita yang sangat ia cintai, yang mana membuatnya hanya memikirkan kerja dan kerja hanya untuk melupakan gadis itu. Dan membuat sifatnya berubah menjadi dingin tak tersentuhkepada siapa pun kecuali kepada orang-orang terdekat nya dan keluarganya.


Marta Angga Wijaya, yaa ia sekarang seorang Presdir sebuah perusahaan ternama dan memiliki beberapa cabang di beberapa kota juga, dan menjadi salah satu orang terpandang di kota B terserbut. Kota dimana ia di lahir kan dan di besarkan, namun saat sekolah menengah atas ia memilih sekolah di kota A, dan tinggal di villa milik keluarganya, karna ia ingin beradaptasi dengan lingkungan baru dan ia memilih kota di mana Aulia Radity di lahirkan dan di besarkan. Hingga membuat mereka bertemu dan menjalin kasih yang agak sedikit rumit namun di tempat itu juga mereka berpisah..


Lalu, apakah itu sudah akhir dari kisah mereka, benar-benar di luar dugaan bukan, kita tidak tau seperti apa ke depan nya dan mari kita berharap untuk yang terbaik untuk kisah mereka🤗


Saat dimana kesakitan yang sangat amat sakit bagi marta, sejak saat itu juga ia dan aulia tak pernah mendengar kabar satu sama lainnya. Mereka menyibukkan diri dengan cara masing supaya bisa melupakan orang terkasihnya.


Dan saat ini aulia yang ingin merantau ke ke kota B yang mana sudah terlebih dahulu teman lama nya bekerja di salah satu perushaan di kota B tersebut, karna pendapatan nya cukup bagus ia menawari aulia untuk mengikutinya ke kota tersebut. Selain karna gajinya cukup tinggi di tempat ia bekerja, ia juga tau aulia sangat membutuhkan biaya tambahan karna ia tau kondisi keluarga aulia yang pas-pasan, maka dari itu ia ingin mengajak aulia bekerja di tempat ia bekerja yang mana saat ini sedang ada buka lowongan dan ia mengabari aulia untuk mengikutinya. Namun tak mudah juga mengajak aulia ke kota tersebut, karna harus mintak izin ke pada keluarganya dan terutama tak kalah ekstra dari ayahnya aulia. Dan dengan drama minta izin yang berbelit-belit akhirnya ia di izinkan untuk menyusul Ariana teman nya aulia ke kota B tersebut.


Yaa, nama temannya tersebut Ariana, ia sudah hampir satu tahun di kota tersebut dan sudah enam bulan bekerja di salah satu perusahan ternama di kota tersebut.


Saat aulia sudah dapat izin, ia menghubungi ariana untuk kepastian ia jadi tidak nya pergi menyusul ariana ke kota B tersebut.


Triiing...

__ADS_1


"hallo ana"


"yaa,,hallo lia"


"ana aku udah di izinin keluarga aku untuk menyusul mu"..


"benaran lia?"..


"iya an, aku akan pergi hari sabtu, kamu ngak kerja kan hari itu"..


"iya an, soal nya kan aku belum pernah ke sana, nanti aku kesasar kan aku ngak ada yang kenal orang di sana kecuali kamu"..


"iyaa, kamu tenang aja nanti aku datang jemput kamu"..


Sambungan telpon tersebut sudah sampai membahas hal-hal lain nya lagi hingga sambungan tersebut terputus.


*****

__ADS_1


Dan tiba lah saat nya aulia untuk pergi meninggalkan kota kelahiran nya dan menuju perantauan yang mana ia tidak tau apakah nasib nya bisa menjadi lebih baik atau sebalik kita tidak tau.


"ayah ibu, lia pamit yaa, doain lia semoga lancar tujuan nya yaa yah, bu"..dengan air mata yang sudah menetes aulia berpamitan dengan keluarganya.."mudah-mudahan lia cepat dapat kerja di sana"..


"iya sayang, lia hati-hati di sana yaa".ayah


"iya sayang, nati kalo udah sampai hubungi kami ya, kami akan slalu mendoakan lia, kamu sehat-sehat di sana, jagan terlalu lelah dan jaga kesehan diri kamu ya..."..sambil ikut menitikkan air mata ibu memberi pesan panjang lebar ke aulia. Lalu mereka berpelukan untuk merasakan kehangatan masing-masing dan salam perpisahan karna tidak tau kapan suasana itu kembali terulang.


Setelah sampai di kota tujuan nya, san bertemu ariana mereka langsung menuju tempat tinggal ariana, dan setelah sampai aulia tidak lupa memberi kabar kalau ia sudah sampai di tempat ariana dan segera beristrirahat karna perjalanan yang cukup panjang membuatnya lelah.


Ke esokan harinya aulia menyiapan surat-surat yang ia perlukan untuk melamar pekerjaan di tempat ariana bekerja, karna sedang ada lowongan pekerjaan dan ia tak mau buang-buang waktu untuk kesempatan ini walau pun ia tidak tau di terima tidaknya, yang jelas ia hanya ingin mencoba dan terus mencoba karna rezeki bukan kita yang ngatur bukan tapi tuhan.


*****


Hari ini aulia pergi melamar pekerjaan di perusahaan yang di katakan ariana kemaren, dan setelah ia mengikuti beberapa tes dan interview ia di suruh menunggu, jika ia di terima maka akan ada pihak perusahaan menghubunginya dalam seminggu ini dan jika tidak ada atau lebih dari seminggu tidak ada kabar maka ia di nyatakan tidak lulus, dan aulia pun hanya mengangguk dan mengucapkan terima kasih dan berlalu pergi. Namun karna ia baru di kota tersebut ia tak punya tujuan selain tempat ia tinggali bersama ariana, dan bersantai sejenak setelah membereskan tempat tinggalnya karna berantakan saat ia dan ariana pergi tadi pagi sebab mereka terburu-buru takut ariana telat dan lowongan pekerjaannya keburu di tutup.


Beberapa hari setelah interview aulia kepanggil untuk bekerja di perusahaan yang sama dengan ariana dan di tempat kan sebagai karyawan biasa, dan memang benar kata orang-orang kalau kita sudah berteman lama maka kita sudah seperti saudara yang tidak bisa di pisahakan. Dan begitulah yang di alami aulia dan ariana yang berada di ruangan yang sama dan meja kerja berdekatan, dan tentu itu membuat mereka sangat bahagia..

__ADS_1


__ADS_2