
Joe menceritakan semuanya tentang aulia tak terkecuali alasan kenapa ia meninggalkan marta dan tentunya membuat marta marah besar hingga rahangnya tampang mengeras menahan emosi, namun ia juga sedikit lega jika aulia tak sepenuhnya membencinya..
"dan alasan utama nona meninggalkan tuan muda karna status derajat keluarga tuang muda dan nona yang terlalu jauh, dan ia tidak mau dikatakan matre oleh orang-orang karna berhubungan dengan tuan"..Joe juga sudah kesal saat menceritakan nya pada marta. Marta menghela nafas ringan untuk menenangkan emosinya..
"apa selama ini kau melihatku membeda-bedakan derajat, haaah rasanya aku ingin menemui mu sekarang dan memelukmu"..lalu marta tersenyum miring seakan mendapat ide gila..
"baiklah, dulu kau yang memintaku untuk menjauhimu, tapi lihat sekarang kau yang mendekatiku lebih duli bahkan bekerja untuk ku. Dan kali ini aku tidak akan melepaskan mu lagi bahkan jauh dari ku pun tak akan ku biarkan"..tersemyum penuh arti.
"joe, kau urus semuanya"..paham dengan maksud tuan mudanya, joe mengangguk mengiyakan yang di suruh marta
"baik tuan muda"..
*****
"aulia, kamu kerjakan semua laporan ini dan harus selesai hari ini juga, jika belum siap kamu lembur hari ini juga"..perintah mita ke pada aulia salah satu atasan kerja nya yang memang semena-mena terhadap aulia karna aulia masih di bilang anak baru dan ia yang sudah bertahun-tahun bekerja di sana sangat membenci aulia karna banyak laki-laki yang dekat dengan aulia, sedangkan ia yang judes hanya beberapa yang mau dekat dengan nya.
"baik mbak"..jawab aulia tanpa mau membantah karna ia juga sadar ia anak baru di sana, walau pun yang lain sempat ngak terima dengan perlakuan mita terhadap aulia, namun mereka ngak juga bisa ngelakuin sesuatu karna jabatan mita lebih tinggi dari mereka.
Pernah sempat dulu aulia di bantu oleh rekan kerjanya karna banyaknya yang harus di kerjakan oleh aulia dan karna ia juga baru, namun mita tau dan marah besar san bahkan ingin mengatakan ke atasan yang lebih tinggi dari mereka dan ingij memecat aulia.
"ingat, tidak ada yang boleh membantunya, jika ada kalian lihat akibatnya"..ancam mita ke semua bawahan nya yang satu ruang kerja dengan aulia.
"tapi mbak ini banyak sekali, dan aulia tidak akan sanggup apa lagi harus selesai hari ini juga"..bela ana terhadap aulia
__ADS_1
"jika kau berani membantunya kerjakan lah semua nya dan nantikan akibatnya"..ancam mita lagi yang di tujukan ke ana, dan saat ana mau bicara lagi aulia menghentikan ana agar diam supaya tidak terjadi pertengkaran nantinya dan ana pun hanya diam kesal saja
"tidak apa-apa ana, aku bisa kerjakan semuanya, kamj tenang aja"..ucap aulia menenangkan ana yang tidak terima perlakuan mita terhadap aulia sambil tersenyum lembut menenang kan..
"kamu dengar sendiri bukan perkataan aulia"..ucap mita kembali dan berlalu setelah mengatakan nya
"lia, maaf kan aku ya tidak bisa membantumu"..ucap ana kasihan pada aulia
"tidak apa-apa an"..balas aulia tersenyum
Dan aulia pun mengerjakan semua laporan yang di suruh mita tadi terhadap, hingga sore saat waktu jam kerja habis pun ia masih berkutik dengan komputer di depannya dan masih banyak yang belum ia kerjakan..
"lia, sayang maaf ya aku duluan"..ucap ana pada aulia
"aku ngak bisa bantu kamu, atau ngak aku temani kamu sampai selesai gimana?"..tanya ana pada aulia yang ingin menemani aulia walau pun tidak bisa membantunya..
"benaran tidak apa-apa?"..ana
"iya ngak pa-pa kok"..aulia
"baiklah kalo gitu aku pulang dulu ya, kamu hati-hati yaa, kalo ada apa-apa hubungi aku yaa, jangan lupa makan nya"..ucap ana panjang mewanti - wanti aulia dengan semua pesannya
"iyaa iya cerewet, udah kamu pulang sang"..usir aulia pada ana sambil tersenyum
__ADS_1
"oh satu lagi, sampai ketemu sama mantan"..ucap ana lagi sambil mengedip kan sebelah matanya pada aulia lalu benar-benar pergi setelah mengatakan itu.
"aah, kenapa aku deg-degan lagi ya hanya karna mendengar ucapan ana, aah jangan di hirau kan dia emang sedikit gila "..ucap aulia menenangkan diri nya dari perkataan gila sahabat nya itu. Dan ia kembali berkutik dengan layar komputer di depan nya dan hingga tanpa sadar hari sudah gelap dan lampu di ruangan nya semua sudah mati hanya komputernya saja penerangnya, dan dia saja karyawan yang tinggal lagi yang masih bekerja..
"haaa, sudah gelap ternyata, aah pegalnya"..aulia meregangkan tangan dan kakinya untuk mengurangi rasa pegal nya agar tidak kesemutan..
"tapi masih banyak yang belum kelar, aaa aku mau rebahan tidur dan aah rasanya aku mau berhenti aja kalo aku ngak butuh duit, tapi kalo lanjut rasanya udah ngak tahan gini terus, aah kan princess jadi dilema huhuhu"..ia terus mengoceh tanpa ia ketahui seseorang ada di belakangnya dan berjalan mendekat dan mendengar semua kata-katanya tadi..
Sesaat sebelumnya seseorang dari lantai paling atas sengaja lewat jalan yang di lalui semua karyawan kecuali dirinya yang memiliki jalan kusus, dan ia sengaja lewat jalan biasa untuk melihat seseorang yang mana sebelum ia turun tadi ia mendengar kabar kalau orang yang ia lihat tersebut masih bekerja dan bahkan lembur karna banyaknya yang ia kerjakan. Dan itu membuat nya sangat marah dan saat ia sudah berada di ruang kerja aulia ia melihat aulia yang masih berkutik dengan komputer dan beberapa dokumen.
Yaa, orang itu tak lain ialah aulia, saat ia melihat aulia seperti kelelahan ia sangat kesal dengan orang yang memberikan tugas sebanyak itu pada aulia.
"joe, apa semua itu ia yang kerjakan"..tanya marta pada joe menunjuk semua laporang yanga ada di meja aulia
"iya tuan"..jawab joe
"siapa yanv memberikannya, dan kenapa hanya dia yang mengerjakan sebanyak itu apa tidak ada yang membantu"..tanya marta lagi yang sudah sangat kesal
"yang memerintahkan itu semua mita tuan, ia kepala divisi di sini, dan nona melakukan semua itu karna tidak ada yang berani membantunya karna wanita itu melarang dan mengancam akan mengadukan kalo ailia tidak kompenten dalam mengerjakan pekerjaan nya dan bahkan akan memecatnya"..jelas joe
Marta yang mendengar nya pun sangat marah dan berjalan mendekat ke tempat aulia, dan saat ia sudah mulai dekat ia mendengar aulia mengoceh dan tertawa kecil mendengarnya dan yang bicara pun tak menyadari kehadiran marta hingg saat ia sudah sangat dekat ia melihat aulia was-was..
Tap...tap...taaap.."suara apa an tuh, kok aku merinding yaa, jangan-jangan ada hantu hiiii, aku harus cepat cepat"..ucap aulia saat marta sudah tepat berada di belakang nya..
__ADS_1
"kok tidak ada lagi suaranya "..dan aulia pun menoleh ke belakang..
"haaaaaa..."pekik aulia saat ia melihat sosok tinggi berdiri di belakangnya..