
kasih_sayang_seorang_ceo
"Diam!"teriak mereka berdua,
"Apa kalian bilang? Begitu yah"ucap gadis itu Jonathan dan Joni berbalik mereka seketika berubah menjadi akur,
"Kami tidak bertengkar kok!"ucap Joni sambil memeluk adik nya ala lelaki tapi di tangan satunya mereka saling berebutan balok,
"Sungguh?"ucap gadis itu mulai mempercayai nya ia lalu kembali ke kamar nya, saat pintu tertutup mereka bertengkar kembali,
"Joni! Ini balok ku!?"kesal Jonathan, Sherly tertawa melihat tingkah mereka,
"Dia kembali!"teriak Sherly, tapi Joni dan Jonathan tidak percaya,
"Akh!! S4kit"teriak mereka berdua k3sakitan karena telinga mereka yang di tarik oleh gadis yang tadi,
"Berani bohong sama adek!?"ucap gadis itu kesal kenapa kakak nya berbohong!,
"Tidak bohong kok dek cantik ku"ucap Jonathan agar adik nya melepaskan nya, Sherly turun dan berbisik sesuatu ke pada gadis itu,
"Baiklah aku memaafkan kalian, dan lagi jangan berisik! Tutup mulut!"ucap gadis itu berlalu pergi dari sana, Joni dan Jonathan saling bertatapan tajam lalu mereka berpisah tapi balok itu berada di tangan Joni, Jonathan ingin mengambil nya tapi lagi dan lagi kakak nya mempermainkan nya sehingga mereka bertengkar kembali tapi tanpa suara,
"Jonathan?"ucap Sherly tiba tiba Jonathan terdiam ia tidak sadar bahwa ada Sherly disana ia merasa malu lalu ia mengambil paksa balok itu saat kakak nya tidak memperhatikan,
"Jonathan! Kembalikan atau? Aku laporkan ke nona kecil!"ucap Joni mengancam tapi Jonathan tidak peduli,
"Nona kecil? Siapa itu?"tanya Sherly Jonathan menunjuk pintu yang tadi nya gadis itu masuk,
"Apa gadis itu? Kenapa kalian takut?"tanya Sherly lagi,
"Dia menyeramkan! Seperti singa yang kelaparan"jawab Joni tapi Jonathan tiba tiba berteriak,
"Nona kecil! Joni bilang kau mirip singa!"teriak Jonathan sambil menahan tawa nya, Joni langsung menutup mulut adik nya, gadis yang mendengar nya keluar membawa tongkat seketika mereka terdiam,
"Siapa yang bilang itu!?"tanya gadis itu Joni merinding ia memberi arahan agar adik nya tutup mulut tapi Jonathan tertawa kecil,
"Joni!"ucap Jonathan sambil menunjuk kakak nya gadis itu menatap tajam Joni lalu ia berjalan ke arah nya, Joni seketika berlari,
"Awas kau Jonathan!"teriak Joni langsung berlari, gadis itu mengejar Joni meninggalkan Jonathan dan Sherly,
"Lucu sekali! Aku iri"ucap Sherly, Jonathan menatap Sherly lalu ia menatap nya bawah sampai atas,
"Kau cantik memakai baju ku"ucap Jonathan langsung memeluk pinggang ramping milik Sherly,
__ADS_1
"Lepas! Dasar m3sum!"ucap Sherly memberontak tapi Jonathan malah mempererat pelukannya membuat Sherly menurut.
Mereka duduk bersama Jonathan tertawa kecil ingin tau nasip kakak nya itu padahal sudah lewat 1 jam tapi mereka belum datang ke ruang tamu,
"Aku bosan!"ucap Sherly, Jonathan menatap Sherly lalu ia tanpa sadar menc1um nya membuat Sherly terkejut,
7 menit itu Jonathan melepas nya ia sedikit senang karena Sherly membalas nya walau hanya sebentar,
"Kenapa tidak membalas nya? Apa aku terlalu kasar?"ucap Jonathan sambil menatap muka polos Sherly,
"M3sum"ucap Sherly ia kesal dan juga senang, tiba tiba pintu aula terbuka itu adalah Joni yang tampak babak belur,
"Jahat banget jadi adik"ucap Joni,
"Apa kau bilang?"ucap gadis itu yang berada di belakang Joni tapi Joni lalu berjalan semakin cepat agar jauh dari singa itu,
"Siapa nama gadis itu?"tanya Sherly, Jonathan menatap Joni lalu tertawa terbahak-bahak melihat kakak nya yang babak belur akibat sang gadis,
"Nama singa itu? nama nya---
#kasih_sayang_seorang_ceo di ubah menjadi
#Gadis_imut_milik_ceo
"Nama singa itu? Namanya Nafisah kalau di mansion ini panggil dia nona kecil, jika tidak kau akan seperti Joni"bisik Jonathan, Sherly mengangguk paham.
Skip!
"Hei aku baru melihat mu, siapa namamu?"tanya Nafisah ia baru sadar ia baru melihat Sherly di mansion Alexander (khusus anak dari keluarga Alexander),
"nama ku Sherly"jawab Sherly.
POV Sherly-
Aku tidak menyangka bahwa Jonathan takut dengan adik nya! Aku merasa nyaman disini, dan keluarga ini seperti nya aku mengenal mereka tapi mana mungkin kan?.
POV Author-
Nafisah mengajak Sherly ke suatu tempat , mereka memasuki kamat Nafisah yang disana banyak buku yang tersusun rapi dan beberapa hewan yang tengah tertidur,
"Ular!?"kaget Sherly ketika melihat seekor ular yang berada di atas meja Nafisah yang sering ia pake untuk membaca buku,
"Tenang dia jinak kok, tapi kalau kau membuat nya marah dia akan menggigit mu tidak sakit kok cuma masuk rumah sakit saja"ucap Nafisah tanpa dosa Sherly merinding yah singa pantas menjadi nama nya! Dia saja sekejam ini!,
__ADS_1
"Kau pasti berfikir aku kejam? Kan? Aku bisa membaca pikiran mu dengan muka mu saja, tapi ada seseorang yang lebih kejam dari ku"ucap Nafisah sambil tersenyum ke arah Sherly,
"Siapa?"tanya Sherly ingin tahu Nafisah mendekat ke arah telinga nya,
"Jonathan"bisik Nafisah membuat Sherly terkejut,
"kalau dia kejam kenapa dia takut dengan mu?" Tanya Sherly, Nafisah tertawa kecil,
"Tentu saja takut! Jika tidak sudah ku p4tahkan tangan nya!"ucap Nafisah percaya diri, Sherly tertawa kecil.
Skip! 06:46
Malam tiba
Sherly dan Nafisah duduk di sofa bersama sambil menonton TV, yang dimana mereka menonton hantu,
"Yang itu! Itu hantu nya!" Teriak Nafisah yang geram,
"Awas!! Hantu nya memakan mu!!!"teriak Sherly ikut pembantu menutup telinga mereka karena suara mereka berdua yang kencang,
Pintu aula terbuka Joni dan Jonathan pulang, Sherly dan Nafisah yang tadi nya heboh sekarang menjadi damai mereka juga Menganti siaran menjadi berita, pembantu tertawa kecil,
"Aku mendengar ada yang berteriak?"ucap Joni menggoda,
"Ah! Aku lupa Joni juga"ucap Nafisah ke Sherly, Sherly hanya mengangguk, Joni yang diabaikan marah,
"Jangan mengabaikan ku dasar bo----
Joni segera pergi ketika mendapat tatapan tajam dari Nafisah, Jonathan yang kelelahan pergi ke Sherly dan memeluk nya,
"Hei Jonathan!"ucap Sherly tapi saat di cek Jonathan tertidur, Nafisah tau lalu ia meninggalkan mereka berdua,
"Jonathan! Bangun"ucap Sherly tapi ia merasa tidak tega karena melihat Jonathan yang sudah tertidur pulas di pelukan nya, Sherly perlahan meletakkan kepala Jonathan di paha nya agar lebih baik,
"Melelahkan!"ucap Sherly ia menatap wajah Jonathan seketika jantung nya berdebar ketika melihat wajah tampan milik Jonathan,
"Pria je-je- jele-- tampan!"ucap Sherly ia tidak bisa mengatai Jonathan jelek saking tampan nya, ia memalingkan wajahnya karena malu pipi nya memerah.
Skip!
Jam menunjukkan pukul Sembilang disaat itu juga Jonathan terbangun ia melihat Sherly yang tertidur sambil mengelus rambut nya,
"Pantas aku nyenyak"ucap Jonathan, ia lalu mengendong Sherly masuk ke kamar nya yang dimana tidak ada yang pernah masuk.
__ADS_1
Jonathan meletakkan Sherly di atas kasur empuk nya, Sherly tersenyum ketika tubuh nya di letakkan di kasur itu, Jonathan menc1um kening Sherly lalu ia tidur di samping gadis mungil itu setelah itu Jonathan ikut masuk ke alam mimpi.
Bersambung next?