Kuntilanak Ganjen

Kuntilanak Ganjen
Part 1


__ADS_3

Namaku Nono Sukarno, aku biasa dipanggil Nono dan usiaku sekitar 23 tahun, aku yatim piatu. Aku lulusan SMA,aku punya sahabat baik namanya Dodo Sudrajat sesama tukang ojek online.


Baru dua bulan menjalani profesi sebagai tukang ojek online, Alhamdulillah punya pekerjaan daripada nganggur.


Hari ini aku dapat pelanggan yang sangat cantik jelita bak putri kahyangan yang turun kebumi. Dia sangat ramah,baik terhadapku begitupun aku,aku begitu terpesona dengan kecantikan alaminya dan keramahannya.


"Bang Nono!" tanya Ratih.


"Neng Ratih!" kataku.


"Iya bang!"sahut Ratih.


"Mau diantar kemana, malam-malam begini?"tanya Nono pada Ratih.


"Ketempat biasa mojok,seperti biasanya"jawab Ratih.


"Dimana itu Neng?"tanya Nono.


"Kampung Kuburan, Jalan Pocong No 13 Desa Genderewo"jawab Ratih.


"Hah?Apa gak salah tuh alamatnya?" tanya Nono kaget.


"Gak lah bang!"sahut Ratih.


"Waduhhh,meni serem amat,nama alamatnya"ucap Nono.


"Jangan takut, santai aja bang!"sahut Ratih.


"Namaku Ratih Kumalasari"kata Ratih.


"Aku,Nono Sukarno"kataku.


"Buruan atuh jalan, aku udah gak sabar pengen ketemu ayang bebez, pujaanku"sahut Ratih.


"Ok,tapi Neng jangan sakiti Abang,please!"pinta Nono.


"Ngapain juga aku nyakitin Abang, kagak ada kerjaan aja. Lagian Abang orang baik, kagak mungkin aku nyakitin orang sebaik Abang"sahut Ratih.


"Ya sudah, kita jalan. Bismillahirrahmanirrahim"ucapku sembari mengucap basmalah.


Selama perjalanan aku merasa was-was dan takut, tapi tidak dengan Ratih yang begitu tenang dan anteng sembari memainkan handphonenya.


"Abang gak malmingan?tanya Ratih.


" Gak Neng! kenapa gitu?" sahutku.


" Berarti Abang jomblo atuh!" celetuk Ratih.


"Kok Neng tau kalau Abang jomblo?"kataku.

__ADS_1


"Pantesan atuh, kelihatan tuh dari mukanya" sahut Ratih.


" Kenapa dengan muka Abang?" tanyaku auto penasaran.


" Muka orang jomblo, hehe" ejek Ratih sambil tertawa.


"Idih, si Neng ngeledek segala"kataku.


"Lagian malu-maluin aja, hari gini jomblo? Gak banget deh!" sahut Ratih.


"Ah si Neng bisa aja"sahutku.


"Sorry nih Bang, aku cuma bercanda"kata Ratih.


"Gak apa-apa, santai saja!ucapku.


Tanpa terasa aku dan Ratih pun sampai di alamat tujuan,akan tetapi betapa kagetnya aku setelah melihat area pekuburan, keringat bercucuran dan suasana pun mencekam.


"Astagfirullah, ini mah atuh kuburan" kataku sembari bergidik.


"Yang bilang hotel siapa?"tanya Ratih.


"Neng jangan mainin Abang"kataku.


"Kan tadi udah dikasih tau alamatnya "Kampung Kuburan"jawab Ratih sembari nyengir.


"Apa jangan-jangan Neng bukan manusia? Atau Neng ini semacam kuntilanak?" kataku sembari menjauh darinya.


" Kenapa atuh gak bilang dari tadi kalau Neng itu kuntilanak."kataku dengan kesal.


" Kan namanya juga surprise tau, hihi..." kata Ratih.


"Surprise apaan, untung gak jantungan juga dan Neng bikin kaget Abang"kataku.


"Jangan kaget dan jangan ngambek. Tuh Abang buktinya sehat walafiat dan selamat. Jangan buruk sangka, mentang-mentang aku kunti." sahut Ratih.


"Abang pulang dulu,gak usah bayar anggap aja sadaqoh"kataku sembari ketakutan.


"Tunggu dulu, ini ongkosnya"kata Ratih sembari menyodorkan uang berwarna merah yang begitu banyak.


"Gak usahlah, pasti itu duitnya daun bukan duit beneran"kataku sembari mengejeknya.


"Sembarangan aja, ini uang asli,suerr!"sahut Ratih.


"Ah yang bener?"tanyaku.


"Beneran lah,masa bohongan"ucap Ratih cemberut.


"Ya sudah atuh Neng, terima kasih Abang mau pulang aja"sahutku.

__ADS_1


"Bentar atuh! nunggu doi ku dulu"kata Ratih.


" Gak ah, Abang udah ngantuk!" kataku.


" Bentar doang, please!" kata Ratih sembari memohon.


Akupun mengikuti kemauan cewek jadi-jadian tersebut, dan kami sedang menunggu seseorang yang katanya pacarnya si Ratih, dan tiba-tiba orang yang ditunggu pun telah datang. Ternyata pacarnya situyul jelek.


"Hai sayang, dah lama nunggunya?"kata situyul sembari cengar-cengir.


"Hai tuyul pujaan hatiku, aku baru nyampe. Nih diantar Bang Nono"sahut Ratih sumringah. Lalu situyul jelek pun menatapku sembari nyengir kayak sapi ompong.


"Dia mah manusia beda sama kita, beda alam"kata situyul.


"Biarin aja, kita bisa tunjukkan bahwa kuntilanak pun bisa pacaran. Emangnya manusia doang yang pacaran kunti juga bisa pacaran" kata Ratih.


"Iya juga ya, hehe." sahut situyul nyengir. Pasangan sejoli tersebut cekikikan sementara aku jadi kambing conge.


"Neng, Abang pulang dulu lagian udah malam nanti masuk angin"kataku.


"Pulang sana, aku dah gak butuh Abang"kata Ratih cuek bebek.


"Dasar kuntilanak ganjen" kataku.


"Mendingan kuntilanak daripada Abang tukang ojek, udah gitu jomblo lagi,hihi" celetuk Ratih mengejek dan cekikikan dan menambah suasana semakin mencekam.


"Sorry Neng kunti" kataku.


"Santai saja Bang, hihihi...!"sahut Ratih tertawa.


Akhirnya aku pun segera bergegas pulang, sembari bergidik ngeri namun cukup lega hatiku. Toh kuntilanak tersebut tak menyakitiku malah baik hati dan memberikan ongkos yang lebih meskipun aku sempat syok saat dirinya menampakkan wujud aslinya.


" Alhamdulillah banyak banget ongkosnya, lumayanlah buat beli handphone baru, hehe" kataku sembari tersenyum.


" Tuh kunti ganjen banget sih tapi kalau bukan cewek jadi-jadian udah gue jadiin bini, eh tapi kenyataannya dia kuntilanak. Serem banget wujudnya, mukanya serem mana matanya melotot hampir keluar, udah gitu ketawanya bikin merinding disco. Tapi kok baik banget ya tuh kunti? Syukurlah gak kenapa-kenapa juga, Alhamdulillah." gumam Nono.


" Besok kayaknya gue harus kerumah si Dodo, gue sekalian mau ngopi dan mau ceritain kejadian ini. Sekarang gue mau pulang langsung bobo syantik, mana mata udah lima watt auto ngantuk." gumam Nono.


Nono pun pulang dengan motornya, udara malam sangat dingin sampai menusuk ketulang, belum lagi kejadian tadi yang membuatnya kaget bukan main untung saja Nono tak punya riwayat jantung, kalau ia punya mungkin udah syok dan jantungan. Ratih kuntilanak ganjen membuat kejutan kepada Nono dengan menampakkan wujud aslinya. Nono sempat terpesona dengan kecantikan Ratih bahkan ia menyangka kalau Ratih seperti bidadari dari kahyangan yang akan menghampirinya dan menjadikannya kekasih hati. Nono jones alias jomblo ngenes. Kedua orangtuanya telah meninggal, Nono punya sahabat baik yang bernama Dodo sama-sama jones(jomblo ngenes). Nono yang tadinya buruh serabutan hidupnya berubah saat Dodo menawarinya pekerjaan sebagai tukang ojek online.


"No gue sebagai sahabat loe, gue berharap bisa membantu loe. Sekiranya loe butuh kerjaan, loe mau gak jadi tukang ojek online?" tanya Dodo.


" Serius?" Nono sumringah.


" Seriusan lah, masa iya gue bohongan! Mau gak jadi tukang ojeg online?" tanya Dodo.


" Mau atuh! lumayanlah daripada gue nganggur, kalaupun ada kerjaan itu kalau lagi ada, kalau gak ada gue nyengir kayak kudanil, hehe" sahut Nono.


" Jadi besok loe udah mulai kerja ok!"

__ADS_1


" Ok!"


__ADS_2