Kuntilanak Ganjen

Kuntilanak Ganjen
Part 12


__ADS_3

Malam sudah menunjukkan pukul 24.00 wib, Nono tak bisa tidur dan memilih membuat kopi dan semilan sembari nonton tv,begitu menikmati kopinya sebuah suara memanggilnya dan Nono hafal betul dengan suara tersebut.


"Baaangg, ini Ratih"sahut Ratih.


"Masuk aja, kan bisa menghilang"ucap Nono.


"Kunti juga punya etika, apalagi wujudnya manusia"sahut Ratih.


"Baiklah, Abang buka pintunya"ucap Nono.


Nono segera membuka pintu rumahnya dan benar saja Ratih dan Tuti sedang ada didepan pintu dengan wujud manusia sembari tersenyum.


"Ayo masuk!" perintah Nono


"Ok!"sahut Ratih dan Tuti secara bersamaan.


Kedua Kunti ganjen pun duduk dan segera memberikan cemilan dan beberapa makanan yang lainnya,ada roti, telur, mie, minyak goreng semuanya untuk Nono.


"Ini Bang cemilannya!"kata Tuti.


"Ini makanan beneran atau belatung?"tanya Nono mengejek


"Idih, masih aja buruk sangka, ya beneran lah"sahut Ratih dengan ketus.


"Terima kasih" sahut Nono.


"Bang Nono, itu temannya kemana?"tanya Tuti.

__ADS_1


"Si Dodo?,


Lagi dirumahnya mungkin udah tidur udah kealam mimpi" ucap Nono.


"Kita berdua boleh gak nginep disini?"tanya Ratih.


"Tapi rumah Abang jelek"sahut Nono.


"No problem!"kata Tuti.


"Ya udah kalian tidur di kamar Abang saja, biar Abang tidur disofa"sahut Nono.


"Gak usah, Abang tidur dikamar Abang aja!"kata Ratih.


"Gak apa-apa kok"ucap Nono.


"Kita disofa aja, sembari nonton tv dan Abang istirahat aja sana, udah malam"kata Tuti.


Nono pun pergi tidur kekamarnya sementara Tuti dan Ratih sedang asyik nonton tv, sembari tertawa cekikikan,ihhh seremmm. Kunti tersebut doyan nonton.


"Sssstt...,Ntut ketawa loe jangan keras-keras"kata Ratih.


"Napa emang, kita kan udah biasa ketawa keras udah ciri khas"celetuk Tuti.


"Ini kita lagi nyamar jadi manusia, sopan dikit napa, kasian Bang Nono lagi tidur"ucap Ratih.


"Hooh atuh!"sahut Tuti sambil nyengir zebra.

__ADS_1


"Tih, loe suka sama Bang Nono?"tanya Tuti auto penasaran.


"Suka sih tapi sebagai pelanggan dan tukang ojek aja, profesional lah!"celetuk Ratih sambil terus fokus ketelevisi.


"Kunti profesional juga, baru denger gue hehee "ejek Tuti sambil tertawa.


"Kunti juga kudu punya etika dan sopan santun"sahut Ratih.


"Betul juga loe Tih"ucap Tuti.


"Kita tidur yuk, takut keburu subuh"sshut Ratih.


"Ok!"ucap Tuti.


Kedua kuntilanak ganjen tersebut terlelap tidur. Sementara televisi masih menyala dan yang punya rumah pun sudah tidur pula. Biasanya para kunti kalau tengah malam suka berkeliaran mengganggu manusia, tapi kunti yang ini malah asyik tidur seperti manusia aja dan bersikap seperti manusia normal pada umumnya. Ada-ada aja tuh kelakuan kunti.


Sementara ditempat lain situyul dan si Murni lagi asyik-asyiknya mojok sembari cekikikan, tuyul dan kunti saling jatuh cinta.


" Murni cantik deh ih" rayu si tuyul.


" Abang Uyul kok ngegombal sih! rayuan gombalnya udah basi udah gak zaman," celetuk Murni.


" Zaman boleh berubah tapi cintaku pada Murni takkan berubah, cius Neng!" sahut situyul.


" Ah yang bener! Abang gak lagi bercanda kan? Seriusan?" tanya Murni.


" Kalau Neng Murni gak percaya, Abang bisa kok buktikan cinta Abang ke Neng!" ucap situyul.

__ADS_1


" Aku percaya deh sama Abang tapi awas kalau Abang ketahuan selingkuh, Abang bakalan tau akibatnya!" sahut Murni dengan mengancam.


" Ok Abang Uyul janji gak akan berkhianat, super hehe" ucap si tuyul sambil nyengir.


__ADS_2