Kuntilanak Ganjen

Kuntilanak Ganjen
Part 6


__ADS_3

Nono mulai memejamkan matanya sekitar pukul 23.00, rasa lelah dan kantuknya tak bisa tertahan kan. Ratih datang dengan wujud aslinya tapi dirinya segera merubah kembali ke wujud manusia,dia berjalan mendekati Nono yang terlelap tidur mungkin karena faktor kelelahan bukan faktor U. Ratih menyelimuti badan Nono,lalu membelai rambutnya.


Ratih menuju dapur dan segera membersihkan piring bekas dan mencucinya, lalu merapihkan seisi rumah, supaya sang punya rumah tak perlu repot-repot membersihkannya.


"Kasian amat ini Bang Nono,udah miskin, yatim piatu, jomblo lagi, hihihihi." gumamnya.

__ADS_1


"Makasih ya Bang udah jadi pelanggan setia Neng. Neng akan balas kebaikan yang Abang lakukan udah mau ngojekin aku" gumam Ratih.


Ratih benar-benar seperti istri idaman, dengan cekatan mencuci pakaian Nono,memasak nasi,dan memasak lauk pauk. Harap dimaklum Nono masih bujangan jadi gak ada yang ngurus, kasihan amat ya Bang Nono, hehe.


"Rapi juga ni rumah,baru namanya rumah. OMG sebelum dibersihkan ini rumah mirip kandang sapi,gak layak lagi. Mudah-mudahan aja suatu saat nanti Bang Nono punya rumah yang layak huni."

__ADS_1


"Kehidupan dunia ini sungguh menyebalkan,yang kaya makin kaya yang miskin apalagi tambah melarat. Banyak pembangunan dimana-mana tapi pengangguran masih merajalela. Untung orang seperti Bang Nono dan Bang Dodo punya kerjaan juga bisa dikatakan cukup beruntung."


" Bang Nono yang sabar ya suatu saat jika beruntung Abang mungkin dapat bantuan dari pemerintah, mudah-mudahan aja pejabatnya amanah, jujur dan dapat dipercaya. Kasihan amat si Abang coba kalau aku manusia beneran dan bukan kuntilanak mungkin aku mau jadi istrinya Bang Nono. Andai saja dulu aku gak mati, mungkin aku udah hidup bahagia dengan Kang Panji tapi pria jahat itu(Wira Argantara) telah merenggut nyawaku," Ratih bergumam dengan raut wajah sedih mengenang akan nasibnya yang meregang nyawa dengan cara tragis.


" Bibi, maafkan aku yang belum bisa berbakti padamu, Kang Panji maafkan aku disaat terakhir kita tak sempat bertemu. Wira Argantara kamu masih bebas berkeliaran tapi aku gak ridho, suatu saat Tuhan akan membalas perbuatan mu. Tertawa lah sesuka hatimu tapi ingat keadilan akan berpihak kepadaku, dan kejahatan mu pasti akan terbongkar meski kau berlari ke ujung dunia sekalipun,"

__ADS_1


" Bang Nono terima kasih udah mau ngojekin aku, aku bukan manusia lagi tapi aku juga dulu seorang manusia yang punya hati dan cinta. Aku akan selalu membantumu jika Abang kesulitan tapi hanya Allah SWT saja tempat kau berlindung, janganlah sesekali engkau menyekutukannya karena itu dosa besar yang tak terampuni. Bang Nono masih bisa beribadah sedangkan aku makhluk yang hina, bahkan derajat ku lebih rendah dibanding manusia,"


" Ya Allah, aku ingin hidup yang tenang dialam sana tapi penjahat itu belum mendapatkan hukuman, sebelum dia tertangkap aku belum bisa tenang untuk kealam sana. Ya Allah berikanlah keadilan kepadaku, selama aku masih hidup aku tidak pernah sekalipun meninggalkan kewajiban ku sebagai seorang muslim yang taat, Ya Allah ampunilah dosaku, dosa kecil maupun dosa yang besar hanya kepadamu Aku berlindung dan engkaulah sebaik-baik pelindung, Tuhan Yang Esa.


__ADS_2