
Hihihihihi, sudah lama aku tak pernah datang ke alam manusia. Aku sedang menikmati masa kebebasanku, setelah penjahat itu akhirnya ditangkap dan dipenjara. Aku sudah rindu hiruk pikuk kehidupan manusia, dan aku sangat merindukan Bang Nono, hehe.
Nono sedang asyik menonton tv sembari menyantap mie goreng, dan tiba-tiba dering ponselnya berbunyi, ada sebuah panggilan masuk dari no tak dikenal. Ketika Nono melihatnya dia mengernyitkan keningnya
[ Maaf ini siapa?"]
[Hey, Abang sombong banget sih]
[Ini Ratih?]
[Iya, ini Ratih]
[Astagfirullah, kirain siapa? bikin kaget aja]
[Dua bulan gak ketemu, masa udah lupa]
[Maaf, Abang pikir Neng udah gak inget sama Abang]
[Gak lah, yang lupa itu Abang bukan Neng]
[Hehehe, sorry!]
[Santuy saja, hihihi....]
[Ada apa?]
[Kangen banget tau, pengen dijemput]
[Dimana?]
[Seperti biasa, pohon beringin besar dekat kali]
[Ok, tapi bentar lagi, mau sholat Isya dulu, sambil ngabisin mie goreng]
[Ok!]
Nono segera menghabiskan mie gorengnya dan bersiap kekamar mandi mau wudhu.
"Astagfirullah, ternyata tuh kunti datang lagi, hadeuhh!" gumam Nono sembari menepuk jidatnya.
Singkat cerita Nono sudah menyelesaikan Sholat Isya, dan bersiap menjemput Ratih kuntilanak ganjen langganannya. Dengan membaca do'a berharap semuanya baik-baik saja gak surprise-surprisean yang bikin auto jantungan.
"Duh, Bang Nono lama bingit ih, gak tau apa rinduku sudah karatan begini?" gerutu Ratih sedikit kesal karena menunggu Nono.
__ADS_1
"Neng Ratih!" panggil Nono.
"Idih, si Abang baru nongol, udah pegel tau" kata Ratih sembari naik ojek dan memeluk Nono sebagai tanda kerinduannya.
"Waduh, baru ketemu lagi udah meluk segala" kata Nono sembari bergidik.
"Idihh, bukannya seneng dipeluk, apalagi sama cewek cantik kaya Neng" kata Ratih dengan percaya dirinya.
"Kalau yang meluk cewek beneran, pastilah Abang mau" ceketuk Nono sambil tersenyum.
"Idih, gitu banget sih Bang!" Ratih mulai manyun.
"Yaelah, pake manyun segala, udah jelek tambah jelek, hehe" ejek Nono.
"Lagian Abang nyebelin, bukannya seneng lihat Neng kembali," Ratih mencebikkan bibirnya.
"Iya deh maaf, maafin Abang ya Neng!" kata Nono sambil minta maaf.
"Dimaafin tapi jangan sekali lagi begitu, Neng gak suka" sahut Ratih yang pura-pura marah.
"Ok, sorry" sahut Nono.
"Jalan yuk ah!"
"Hey dunia, I am back!"
" Cihuyy.... I am back!"
Nono sangat bersemangat hari ini, dan dia mau menemui Airin, gadis pujaannya.Nono sudah bertekad walaupun hasilnya tak sesuai namun dirinya akan tetap mengatakan perasan cintanya pada Airin.
Nono menyambar ponselnya dan mulai mengirimkan pesan kepada Airin
"Airin, aku ingin bertemu kamu"
"Bang Nono, bertemu dimana?"
"Ditaman bunga, dekat kelurahan"
"Baik, aku segera kesana"
"Abang tunggu disana"
Dengan perasaan bahagia Nono segera berdandan rapi, dan tak lupa menyemprotkan parfum c********a kesukaannya, sambil bersiul-siul.
__ADS_1
Nono segera menghidupka motornya dan siap pergi ketaman bertemu Airin.
Nono bahagia setelah memarkirkan motornya, melihat Airin yang sedang duduk sembari tersenyum kearahnya.Perasaan bahagianya jelas tersirat dari raut wajahnya.
"Hem, sudah lama menunggu?", tanya Nono pada Airin.
"Gak juga sih",kata Airin sambil tersenyum malu.
Nono segera duduk disamping Airin, sembari menyodorkan jus buah yang ia beli tadi sebelum ketaman.
"Untukmu Rin"
"Makasih banget Bang", kata Airin dengan menerima jus buah dari Nono sambil tersenyum.
"Rin, aku mau ngomong sesuatu tapi....
"Tapi apa Bang?, tanya Airin penasaran karena Nono menggantung ucapannya.
"Abang malu, dan takut ditolak", Nono langsung menunduk, dan tak menyangka kata-katanya lolos begitu saja dari mulutnya.
"Abang, cinta sama aku?", tanya Airin
"Iya, Abang cinta banget sama kamu", jawab Nono jujur.
Dengan tersenyum Airin pun menerimanya.
"Aku juga cinta sama Abang"
"Serius?", tanya Nono seolah tak percaya, dan ingin rasanya menari jika tidak malu.
"Serius lah, basa bohongan", kata Airin.
"Rin, Abang gak nyangka kalau cinta Abang diterima", kata Nono sembari memegang tangan Airin.
"Abang kapan ngelamar aku?", tanya Airin.
"Kalau uangnya udah terkumpul, maunya sih cepat"
"Secepatnya Bang!", Aku gak minta mahar yang banyak, asalkan Abang serius sama aku"
"Ya pasti serius, Abang usahain secepatnya melamar kamu"
"Baiklah kalau begitu, Airin tunggu kedatangan Abang dirumah"
__ADS_1
"Insya Allah".