
Semuanya senang, ada beberapa warga yang membantu untuk memberikan pengobatan kepada Xian Feng, ibunya nampak semakin cemas, dia mengikuti kemana akan dibawanya anaknya yaitu Xian Feng. Setelah beberapa lama..... Akhirnya Xian Feng dibawa ke rumah seorang warga untuk mendapatkan pengobatan.
Berbagai cara dilakukan supaya Xian Feng sembuh, tapi itu membutuhkan banyak energi batu tingkat menengah. Sebagai pahlawan yang telah menyelamatkan Kota Seribu Obat, maka dari itu Pemimpin Kota bersedia menyediakan 100 inti batu Yang-Yuan tingkat menengah untuk diberikan kepada Xian Feng.
Pengobatan pun dilakukan, satu demi satu batu inti itu terserap oleh Xian Feng, manfaatnya adlaah mengisi Dantian yang kosong.
Flashback end.......
Di ruangan yang gelap.... secercah cahaya muncul dari utara, sebelum itu Xian Feng tampak mengeluh dengan hidupnya. "Apakah aku akan berakhir disini? Tapi, bagaimana dengan ibuku?" Seketika cahaya terang itu menarik Xian Feng untuk menuju ke sana. Dia pun segera ke cahaya terang itu.
"Apa ini? Ruangan berwarna putih?" Xian Feng tampak bingung dengan semua itu. Dia tak tahu sampai kemana dia ini, "Apakah ini adalah kematianku?" Tanya Xian Feng.
__ADS_1
Tiba-tiba terlihat seseorang dari kejauhan, dia mengenakan sebuah baju yang mahal, terlihat seperti orang yang menuju ke arah Xian Feng. Di sampingnya juga ada sebuah pedang yang mengikutinya. Dia terlihat seperti seorang kaisar, Xian Feng dengan segera memasang gerakannya, dia berpikir bahwa orang itu akan membunuhnya.
Tapi, seketika semua gerakan Xian Feng hilang ketika melihat orang itu. Ya, itu adalah Dewa Zhou dan Pedang 7 Warna. Xian Feng segera membungkuk hormat kepada Dewa Zhou. "Tak perlu begitu, aku hanya sebuah roh yang akan tinggal di dalam segel Tulang Surgawi mu."
"Segel? Tulang? Roh?" Kebingungan yang dialami oleh Xian Feng semakin banyak, ditambah lagi kata kata dari Dewa Zhou yang mengatakan bahwa ada segel, dan tulang. "Ah, sudahlah ... aku akan mengatakan sesuatu padamu."
"Sekarang, aku adalah sebuah roh, tadinya... aku menggunakan kekuatanku untuk membantumu mengalahkan Bandit Harimau itu. Aku pikir, aku tak akan pernah bertemu denganmu... tapi sebuah keajaiban yang mengantarmu ke tempat ini."
"Ini adalah Alam Batinmu, aku bisa disini karena sesuatu... mungkin aku akan mengatakannya saat kau besar nanti. Sekarang aku akan membantumu berlatih supaya menjadi lebih kuat dari sebelumnya."
Kata-kata dari Dewa Zhou membuat Xian Feng tersenyum. "B-benarkah? Dewa! Manusia ini menghadap kepada Dewa." Seketika Xian Feng bersujud di bawah. Dewa Zhou yang melihat itu agak kesal dengan tingkah laku dari Xian Feng. Dia segera mengulurkan tangannya dan menyuruh Xian Feng berdiri.
__ADS_1
"Sudahlah, aku bukan Dewa sekarang. Panggil saja aku Master atau Guru."
"Baik Master! Murid menghadap dan berada disini." Xian Feng membungkuk hormat kepada Dewa Zhou. "Sekarang, kita akan berlatih satu bulan disini." Perkataan yang dikeluarkan dari mulut Dewa Zhou membuat Xian Feng terkejut bukan main. "Maaf master, ibuku pasti akan khawatir karena aku tak sadarkan diri selama satu bulan."
Sekali lagi, perkataan dari Xian Feng membuat Dewa Zhou tertawa karena itu, sebelumnya dia belum menjelaskan tentang semua yang ada di Alam Batin ini. Dewa Zhou pun menjelaskannya kepada Xian Feng.
___________
Maaf jika ada typo, silahkan sarannya supaya author bisa merevisinya.
Trimakasih
__ADS_1