
Beberapa bulan setelah para murid sekte Gunung Hutan Bambu berlatih untuk mendapatkan tenaga dalam dan cara menggunakan tenaga dalam, Gunung Hutan bambu mengadakan ajang pertandingan antara murid sekte menengah.
Beberapa murid sekte Gunung hutan bambu yang memiliki bakat akan melangsungkan pertandingan persahabatan diantara para murid sekte yang dipilih langsung Tetua sekte.
Diantara para murid yang akan bertanding, sekte Gunung hutan bambu sudah membuat tempat dimana para murid yang terpilih akan beradu ilmu pemahaman yang mereka pelajari selama ini setengah tahun berlalu
Banyak orang orang desa maupun bangsawan kecil yang singgah di desa yang mau menghadiri pertandingan ini selain untuk menyaksikan sejauh mana kemajuan anak anak mereka, dan kandidat hebat dalam mengambil misi utama kelak bagi para pendekar muda dari sekte Gunung hutan bambu
"Para hadirin yang sudah datang untuk menyaksikan pertandingan murid sekte kami selamat datang silahkan lewat sini untuk menuju arena pertarungan"
Huang kai sendiri langsung turun tangan untuk menyambut orang orang desa,
setelah beberapa saat absen dan tidak pernah terlihat di sekte, Huang kai menjalankan misi sebagai ketua sekte, pada pertandingan kali ini akhirnya menampakkan diri karena ini pertama kalinya di adakan pertandingan bagi para murid yang memiliki kemampuan bertarung pendekar kelas II maupun pendekar kelas III
Setelah banyak warga desa yang hadir pertandingan murid sekte yang terpilih akan segera di mulai.
Sebagai Ketua sekte Huang kai menunjuk Tsulian sebagai juri pengadil dalam pertandingan kali ini.
"Terima kasih bagi warga desa yang mau datang menyaksikan pertandingan yang akan berlangsung kali ini,
Perkenalkan nama ku Tsulian yang akan menjadi juri dalam pertandingan kali ini..."
Tsulian memasuki arena bertarung sekte Gunung hutan bambu,bisa di bilang kondisi tempatnya kurang nyaman,
terlihat banyak penonton sedikit mengeluh karena mereka harus berdiri untuk menyaksikan pertandingan berlangsung.
"Murid pertama yang akan bertarung...
Bai Yu lie berhadapan dengan Fei Yu.
Tsulian menyuarakan nama murid sekte
yang pertama kali akan bertanding.
"Yu'er, semangat!"
Jiang lan bersorak saat Fei Yu memasuki arena pertarungan, Jiang lan datang bersama Thay Chung untuk menyaksikan pertandingan.
Fei Yu hanya melambai kearah bibinya itu.
"Oh oh ohh!, bukan kah dia anak yang paling berbakat di sekte, kudengar dengar dia termasuk peringkat sepuluh tahun lalu,
pasti dia yang keluar sebagai pemenang..."
Warga yang menyaksikan pertandingan
memuji Bai Yu lie sebagai murid yang pintar dan berbakat.
"Kalau kau membela kehebatan anak itu,
jangan salah kawan Cucu Kakek Thay juga anak anak berbakat di sekte, kudengar dengar cucu kakek Thay juara satu tahun lalu, mungkin dialah yang akan menang kali ini..."
para penonton mulai menyatakan siapa yang mereka dukung dalam pertandingan murid kali ini.
"Murid Bai Yu lie memberi salam..."
"Murid Fei Yu memberi salam..."
Bai Yu lie berhadapan dengan Fei Yu,
kedua murid di persilahkan untuk saling menghormati lawan sebelum bertanding.
"Pertandingan dimulai..."
Bai Yu lie dengan santai melangkah mendekati Fei Yu, terlihat Fei Yu yang masih santai saat Bai Yu lie sudah mulai mengangkat telapak tangannya.
__ADS_1
"Saudara Yu aku Bai Yu lie akan bertarung sepenuh hati sampai diantara kita tidak bisa lagi dapat untuk bertarung, jangan sungkan padaku..."
Telapak tangan Bai Yu lie bertemu dengan telapak tangan Fei Yu.
"Begitu juga dengan mu Saudara Bai jangan sungkan untuk mengerahkan seluruh kemampuan Saudara Bai..."
Pertandingan kedua murid berlangsung kembali, dengan kemampuan pendekar kelas II Bai Yu lie sudah di anggap sebagai jenius di sekte sekte kecil seperti Sekte Hutan Bambu.
"Terima ini Saudara Yu..."
Bai Yu lie mengeluarkan jurus tapak demi tapak yang dia kembangkan sebagai jurus andalannya.
"Bam..."
Satu pukulan Tapak dengan tepat mendarat di perut Fei Yu.
"Uhuk! Uhuk!"
Setelah beberapa kali Bai Yu lie tidak berhasil mengenai Fei Yu tanpa tenaga dalam akhirnya dia memutuskan untuk menggunakan nya, selain kecepatan tapak nya yang meningkat pukulan tapak yang di aliri tenaga dalam akan lebih dominan menguras stamina lawan saat terkena
'Sekarang saudara Bai sudah mulai serius, padahal aku sedikit pun tidak memiliki tenaga dalam, aku harus mengalahkannya dengan otakku'
Fei Yu menyusun taktik yang akan dia gunakan untuk menghadapi Bai Yu lie
'Ada yang salah dengan saudara Yu, semenjak pertandingan di mulai dia tidak sedikit pun menggunakan tenaga dalamnya, apa dia sedang meremehkan ku?'
Bai Yu lie mengeluh akibat Fei Yu tidak sedikit pun menggunakan tenaga dalam.
"Jangan meremehkanku saudara Yu!"
Bai Yu lie bergerak dengan cepat ke arah Fei Yu, kedua telapak tangannya sekarang mengeluarkan suhu panas dimana Bai Yu lie mengubah tenaga dalam miliknya menjadi suhu panas"
"Plakkk!"
Kedua tapak bertemu kembali, Bai Yu lie terlihat unggul di lihat dari wajah Fei Yu yang merasakan suhu panas di telapak tangannya seakan akan di bakar oleh api.
Warga menyaksikan kemampuan Bai Yu lie dari dekat.
"Ada apa saudara Yu kenapa, tidak menunjukkan kemampuan mu?"
'Sepertinya sekarang saudara Bai meremehkan ku...'
'Terpaksa aku menggunakan kemampuan bunga ini'
Fei Yu mengeluarkan bunga yang di carinya beberapa hari lalu.
Dengan cepat Fei Yu melemparkan bungkusan bunga merah kearah Bai Yu lie, dengan cepat Bai Yu lie menangkap bungkusannya dengan sentuhan telapak tangannya kain yang membalut bunga merah hangus dan menyisakan bunga merah di telapak tangannya.
"Apa ini saudara Yu, ku kira kau mulai serius kenapa melempar bunga ini ke arah ku?"
Bai Yu lie terlihat sedikit heran dengan perbuatan Fei Yu
"Jangan memeganya terlalu lama saudara Bai mungkin bunga ini akan membuat mu kalah!"
"Aku tidak mengerti, apa ada yang salah dengan bunga ini..."
"Saudara Bai apa kau tidak menyadari satu hal yang sudah jelas di depan matamu?"
Fei Yu menunjuk kearah telapak tangan Bai Yu lie
"Kenapa bunga ini tidak layu saat bersentuhan dengan telapak tangan ku yang panas?"
Seketika bunga merah di tangan Bai Yu lie mengeluarkan serbuk bunga yang wangi,hasilnya sangat mengejutkan saat serbuk bunga merah bersentuhan dengan kulit Bai Yu lie
"Ada apa ini kenapa kulitku terasa gatal?" Bai Yu lie menggaruk tangannya yang merasakan gatal hebat...
__ADS_1
"Apa yang terjadi saudara Yu?"
"Sudah ku peringatkan saudara Bai agar tetap hati hati dengan suatu benda yang tidak pernah kau ketahui, rasakanlah rasa gatal itu" Fei Yu tertawa kecil melihat keadaan Bai Yu lie yang tidak tahan rasa gatal yang di sebabkan serbuk bunga merah.
"Akuuu aku menyerah!"
Setelah beberapa saat Bai Yu lie menahan rasa gatal yang luar biasa,akhirnya dia tidak tahan lagi dan memilih untuk menyerah.
"Terima kasih saudara Bai sudah membiarkan aku menang..."
Fei Yu memberi hormat terakhirnya kepada Bai Yu lie
"Sama sama saudara Yu, apa sekarang aku bisa mendapat penawaran rasa gatal ini?"
Bai Yu lie menggaruk kedua tangannya sampai bengkak.
"Penawar?, sepertinya aku kurang tahu penawar dari bunga merah ini, maaf ya saudara Bai"
"Apaaa? Ayolah saudara Yu, kitakan sudah lama berteman,tolonglah saudara Yu memberi penawarnya padaku!"Bai Yu lie melotot pada Fei Yu
"Mmmmm, kalau begitu saudara Bai, silahkan datang kerumahku nanti, aku akan mencari penawar serbuk bunga merah ini!"
Fei Yu tertawa kecil.
"Uhuk! uhuk!, kalau begitu saudara Yu hidupku ini mungkin tidak akan lama lagi ,apalagi sampai menunggu sampai pertandingan selesai"
Bai Yu lie menggunakan trik untuk mengelabui Fei Yu.
"Saudara Bai, apa kau serius padahal aku sudah membawa penawarnya, kau tidak mau, baiklah aku akan membuangnya kalau begitu..."
Fei Yu mengeluarkan sesuatu dari kantongnya.
Dengan cepat Bai Yu lie merampas benda itu.
"Apa ini saudara Yu?kenapa penawarnya sebotol air?"
"Aku hanya menebak penawarnya, kalau kau tidak mau aku ambil kembali..."
Bai Yu Zi dengan cepat menjauhkan tangan Fei Yu dari botol air.
"Heheheh! Bagai mana cara kerjanya saudara Yu?"tanya Bai Yu lie dengan canggung
"Cuci tanganmu yang terkena serbuk bunga merah dengan air yang ada di botol, seterusnya aku tidak tahu apakah itu efektif untuk rasa gatal..."
Bai Yu lie dengan cepat mencuci kedua tangannya dengan air yang di botol, seketika rasa gatalnya hilang setelahnya.
"Ini efektif, apa ini air ajaib saudara Yu, dari mana kau mendapatkan nya?"
"Itu rahasia, kalau sudah selesai kembalikan botol air milikku!"
Setelah Bai Yu lie menyerah Fei Yu dinyatakan pemenang pertandingan kali ini , banyak penonton tidak percaya pada hasil akhir yang membingungkan atau diluar nalar manusia biasa.
"Bukan kah itu bunga yang sudah langka, kenapa cucu senior Thay bisa mendapatkan bunga merah begitu saja? "
Huang kai menyaksikan pertandingan berlangsung, tidak sengaja Huang kai mengenali bunga merah itu.
"Sepertinya begitu kak, seingatku harga dari bunga ini bisa mencapai 100 keping emas
per bunga, kasiat dan manfaat dari serbuk bunga merah ini ,sangat di cari cari tabib obat maupun ahli pengguna racun"
**
"Selanjutnya murid yang akan bertanding,
Mu Shin Yun melawan Yen Huo..."
__ADS_1
Tsulian meneriakkan nama murid yang akan bertanding selanjutnya...