
Xian Feng segera mengangkat guci yang penuh denga air itu, meskipun berat, dia tetap berusaha untuk mengangkatnya. Dan sampao akhirnya dia sampai pada gubuk nya, dia melihat ibunya sedang memanganggang daging. Xian Duanxi memanggil Xian Feng untuk makan daging yang telah matang yang dimasak oleh ibunya.
Sekarang adalah makan malam terhampa dalam hidup Xian Feng, dia biasanya selalu tertawa bersama ayahnya. Dia biasanya saling berlomba untuk makan paling cepat dengan ayahnya, tapi sekarang sudah berubah. Raut wajah yang duslunya senang sekarang menjadi turun.
Xian Duanxi mencoba untuk menyemangati anaknya. "Xian Feng, jangan pikirkan itu lagi! sekarang masih ada ibu disini, kau tak perlu sedih! ayah mungkin baik baik saja disana!"
"Baiklah Bu."Xian Feng membangun sedikit senyumnya kepada ibunya supaya ibunya juga tidak menjadi khawatir karenanya. Dia mulai berpikir, suatu hari.... dia harus menjadi pendekar, demi melindungi ibunya yang tak ada duanya. Dia berniat menjadi pendekar yang hebat dan membanggakan ayahnya.
Sekarang dia hanya bisa tidur untuk menenangkan dirinya dari trauma pembunuhan itu, dia berharap tragedi ini tak terjadi lagi dalam kehidupan dikeluarganya dimasa depan. "Ibu, ibu tidurlah dulu! aku ada sesuatu sebentar." Ucap Xian Feng kepada ibunya yang masih menundukkan kepalanya.
"Baiklah nak, jangan keluar dari gubuk ini! diluar sangat bahaya!" Xian Duanxi memperingatkan kepada anaknya akan bahaya itu, tak salah lagi banyak sekali binatang buas yang ada di hutan ini.
Kini ibunya sedang tidur pulas di sebuah kayu yang berisi alas rumput, dia mencoba untuk menengok keluar, dia merasa ada sesuatu yang memanggilnya. Itu adalah sebuah batu besar yang memiliki sebuah pedang disampingnya. Dia mencoba untuk mendekati batunya, tak lama.... belum juga mencapai 1 meter dekatnya. Batu itu mengeluarkan cahaya yang terang seperti warna langit.
Tiba-tiba seseorang muncul dari batu itu, memiliki wajah seperti pria yang pintar. Pria itu memakai pakaian kerajaan dan terlihat sebuah mahkota diatasnya, dia seperti seorang raja. Pedang yang ada disampingnya mirip dengan pedang yang tertancap di tanah dekat batu yang dia lihat itu.
"Hahaha, kamu memang pewarisku.... memiliki bakat yang luar biasa yang ada didalam tubuhmu." Pria itu tampak seperti roh yang mengambang, seketika Xian Feng pun terkejut karena orang didepannya bisa berbicara, dia tak mengerti apa yang dibicarakan oleh pria yang ada didepannya.
"A-apa! hantu!" Xian Feng seketika lari sekencang kencangnya dengan menggunakan kedua kaki mungilnya, tapi semua itu berhasil dipatahkan oleh pria yang ada di dalam batu yang dia temukan.
"Aku bukan hantu, aku dewa! aku telah mewarisi seluruh kekuatanku padamu sekaligus pedangku ini." Pria itu membuat Xian Feng bingung, dia tak mengetahui apa apa, dia hanya mengetahui bahwa pria yang berdiri didepannya adalah dewa.
__ADS_1
"T-tuan apakah anda adalah dewa?"Xian Feng bertanya dengan cukup ragu ragu, dia takut karena pria didepannya mengambang seperti sebuah perahu yang ada di sebuah lautan.
"Hahahah, jangan takut nak! aku adalah Dewa Zhou, aku yang menciptakan dunia persilatan ini, semua tehnik yang jurus dari pendekar adalah ciptaanku, aku dengar kau tadi berniat untuk menjadi pendekar dan melindungi keluargamu dari bahaya, benar kan?"
"B-benar tuan."
"Hahahaha, maka kau layak menjadi pewarisku.... anak dengan Tulang Naga Surgawi sekarang menjadi pewarisku, aku tak sangka akan menemukan orangnya, muncul setiap 1.000.000 tahun itu membuatku lelah menunggu." Dewa Zhou terlihat bangga dengan pewarisnya, dia begitu beruntung memiliki pewaris dengan kualitas tulang Naga Surgawi.
"Baiklah jika kau ingin menjadi pendekar aku akan memberitahu tingkatan sebuah pendekar, supaya kau nanti tidak bingung saat menjadi murid disebuah perguruan! Pertama : tahap pendekar dibagi menjadi beberapa bagian, yang pertama adalah"
"1.Tahap Bintang dibagi menjadi 10 tingkat dari satu sampai 10, itu adalah sebuah tahap awal yang biasanya bisa digunakan pada umur 10-11 tahun.
2.Tahap Perak dibagi menjadi 10 tingkat juga, biasanya pada tingkat perak kamu akan memperoleh sebuah kitab tingkat rendah, ini bisa dikuasai dari umur 12-14 tahun.
"4.Tahap Realm dibagi menjadi 10 tingkat ini sama halnya membutuhkan banyak bahan untuk meningkatkannya, kekuatannya sangatlah besar.
5.Tahap Raja dibagi menjadi 9 tingkat ini adalah tingkat yang paling banyak dikuasai oleh ketua sekte ataupun guru pembimbing.
6.Tahap Kaisar dibagi menjadi 9 tingkat, biasanya dikuasai oleh kaisar.
7.Adalah Tahap Dewa ini adalah kekuatan yang sering di pergunakan oleh dewa sehingga sangat dahsyat untuk tahap yang berada dibawahnya dibagi menjadi 8 tingkat.
__ADS_1
8.Ini adalah tahap yang katanya belum pernah ada yang menembusnya tahap ini dibagi menjadi 8 dan namanya adalah Ranah Abadi. Ini adalah kekuatan dari kekuatan yang sebenarnya."
"Yang kedua adalah pembentukan tulang, ini dibagi menjadi 5 tahap."
"1.Tulang Sumsum : dibagi menjadi 10 tingkat, ini adalah tulang untuk pemula.
2.Tulang Perak : dibagi menjadi 10 tingkat.
3.Tulang Emas : ini muncul setiap 1.000 tahun dan orang yang mempunyainya hanya sedikit. Ini dibagi menjadi 7 Tahap.
4.Tulang Berlian : Ini muncul sekitar 100.000 tahun satu kalianya bahkan dibenua ini hanya 2 orang yang memilikinya. Ini dibagi menjadi 5 Tahap Naga Surgawi : ini muncul sekitar 1.000.000 tahun yang lalu, sekarang bahkan tak ada yang memilikinya hanya kamu yang memiliki tulang itu."
"Sekarang apakah kamu sudah mengerti?" Tanya Dewa Zhou kepada Xian Feng, dia hanya menganga karena itu, dia jelas tak mengerti apa yang dibicarakan oleh Dewa Zhou.
"Haish, intinya sekarang kamu akan mewarisi semua kekuatan dan kekayaanku." Kata Dewa Zhou membuat Xian Feng tersadar dari lamunannya.
"Hah, dewa trimakasih karena telah memilih saya!"Xian Feng bersujud kepada Dewa Zhou. Tiba-tiba dewa Zhou menghilang dari hadapannya. "Dewa?" Tanya Xian Feng tak dijawab oleh Dewa Zhou, tapi anehnya pedang yang berada disamping batu itu bergerak dan. mengelilinginya.
"Kenapa aku merasa kekuatanku bertambah, dan ingin meledak! tidak aku harus mematuhi semua yang dikatakan oleh Dewa Zhou tadi!" Xian Feng mengambil sikap duduk dan mencoba untuk berkultivasi.
___________________________________________
__ADS_1
Terimakasih atas dukungan kalian jangan lupa, like, vote dan rate 5 ya.
Jika ada saran silahkan komentar ya dan maaf ada typo.