
" kamu, dasar anak sialan lepaskan saya" teriak Helen
" Saya tidak akan melepaskan ular berbisa seperti anda nyonya" kata Radit sinis
" Anak dan ibu sama saja sama-sama sialan pantasan saja mas Bramana membuang kalian" kata Helen dengan suara tinggi
Plakkkk
" Nyonya jangan pikir karena kamu perempuan aku takut sama kamu, ingatlah aku akan membunuhmu sekerang " kata Radit dingin
" Hahaha, membunuhku, haha jangan mimpi kamu anak sialan sebelum kamu membunuhku kamu duluan yang akan di bunuh anak saya" kata Helen tertawa seperti orang gila
" Anakmu tidak akan menemukan kamu nyonya bramana " kata Radit tajam
" Hah asal kamu tau ya, anakku itu seorang mafia, mudah baginya untuk menemukanku dan akan membunuhmu" kata Helen tersenyum
" Lantas ini sudah beberapa bulan nyonya tapi anak yang kau sebut belum menemukan keberadaanmu " kata Radit sinis
" Dasar anak sialan lepaskan saya" teriak Helen emosi
" Siksa dia sampai dia depresi dan gila, supaya dia tau bagaimana rasanya jadi orang gila" kata Radit tajam
" Baik king" kata anak buahnya
Radit pun berjalan keluar ruangan di ikuti oleh Arga dan Joni
" Bagaimana penyelidikan tentang kecelakaan Rena " tanya Radit kepada Joni
" Mereka semua orang-orang suruhan king, dan sampai sekarang anak buah kita belum mengetahui dalangnya, saya rasa orang di balik semua ini bukan orang sembarangan king " kata Joni
" Cari sampai dapat lalu siksa mereka" kata Radit dingin
" Baik king" kata Joni
" Arga kita pulang apartemen dulu" kata Radit
" Baik dit" kata Arga lalu membuka pintu mobil dan meninggalkan markas.
***
Di sebuah restoran duduk seorang perempuan yang sedang menikmati makanannya, dia adalah Alexa.
" Hallo aku mau kalian cari tau tentang istri Raditya Prasetyo" kata seorang yang duduk membelakangi Alexa.
Alexa yang mendengar itu pun menghampiri perempuan itu dan langsung duduk di depannya
" Hei ngapain kamu di situ, pergi " kata perempuan itu yang ternyata bianca
" Heh aku kesini mau kerjasama dengan kamu" kata Alexa sinis
" Cikk kerjasama apa" tanya Bianca ketus
" Tadi aku dengar kamu nyuruh orang buat cari tau tentang istri Raditya Prasetyo kan" tanya Alexa
" Terus apa hubungannya dengan kamu" tanya Bianca
" Cik jelas ada lah aku kan adik iparnya Radit Prasetyo" sombong Alexa
" Cikk lalu" tanya bianca
" Sebenarnya radit itu menikah dengan adik angkatku, tapi aku nggak suka lihat dia bahagia" kata Alexa
" Lalu apa rencanamu" tanya Bianca
__ADS_1
" Bagaimana kalo kita kenal dia tidur dengan laki-laki lain" ucap Alexa
" Tapi kita jebak dia dengan siapa" tanya Bianca
" Tenang saja kita jebak dia tidur dengan kakak laki-lakiku lalu kita foto dan kirim ke Radit " kata Alexa
" Kenapa harus kakak kamu" tanya Bianca heran dengan kata-kata Alexa
" Ia karena kakak aku dari dulu suka sama serena" kata Alexa
" Jadi maksud kamu nama istri Radit itu Serena " tanya Bianca
" Ia Serena Narayana, dia sekarang kuliah di universitas GM" kata Alexa
" Bisa kah kamu ceritakan detail rencananya" kata Bianca
" Jadi gini nanti aku pura-pura baik sama dia setelah itu aku akan ajak dia dan kakakku ke restoran dekat hotel bintang, lalu nanti kita masukkan obat tidur ke dalam makanan mereka" kata Alexa
" Maksudmu kita akan membawa mereka berdua ke hotel dan mengambil foto mereka lalu kirim ke Radit gitu" kata Bianca
" Iya, nanti setelah itu kita pindahkan lagi mereka ke kamar masing-masing supaya mereka tidak curiga dan nanti aku akan nunggu dia bangun supaya dia percaya kalo aku benar-benar baik sama dia" kata Alexa
" Baiklah idemu bagus juga" kata Bianca tersenyum sinis
( Aku harus manfaatin perempuan ini, dia tau semua tentang Radit jadi nggak salah bekerjasama dengannya). batin Bianca
( Aku harus manfaatin perempuan ini untuk merebut Radit dari anak adopsi itu). Batin Alexa sambil memandang Bianca tersenyum begitu pun Bianca
Mereka tidak tau bahwa mereka saling memanfaatkan satu sama lain.
" Oh ya kita belum kenalan namaku Alexa " kata Alexa
" Aku Bianca " ucap Bianca
" Ini kartu nomorku supaya kita bisa komunikasi lebih dekat lagi" kata Alexa
" Baiklah nanti aku hubungi kami" kata bianca lalu mengambil kartu nomor yang di berikan Alexa setelah itu dia langsung pergi.
*****
Di sebuah bangunan tua terdengat suara teriakkan seorang pria yang sedang marah kepada bawahannya.
" Dasar bodoh bagaimana bisa kalian gagal mencari mama saya" kata pria itu yang ternyata Rendi sang mafia TigerB Blood, mafia yang sombong, serakah dan licik. Tiger Blood adalah mafia yang selalu Ingin menghancurkan mafia Black Devil namun gagal terus.
" Maaf king kamu sudah mencari kemana-mana tapi tidak ada sedikit pun jejak nyonya Helen " kata tangan kanan Rendi
" Ahkkkk, akan ku pastikan orang yang menculik mama mati membusuk" kata Rendi mengepalkan tangannya
" Ku rasa orang yang menculik nyonya Helen bukan orang biasa king, lihatlah bahkan jejak nyonya pun tidak membekas sama sekali, pasti mereka adalah orang-orang yang handal dan selain itu satu-satunya orang yang melakukan sesuatu tanpa jejak adalah Black Devil" kata Toni
" Iya kamu benar ton, kita harus cari mama di markas Black Devil " kata Rendi
Saat ini Arga sedang dalam perjalanan pulang setelah mengantar Radit di rumahnya. Saat di tengah jalan Radit tidak sengaja menginjak rem mobil karena ada kucing yang muncul tiba-tiba.
Brakkkk
Sebuah motor metik tak sengaja menabrak mobil Arga dari belakang. Lalu orang itu turun dari motornya dan melabrak mobil di depannya
Tok tok tok
Arga membuka kaca mobilnya dan melihat seorang perempuan sedang berkacak pinggang.
__ADS_1
" Heiii kalo bawa mobil hati-hati dong jangan bikin orang celaka" teriak gadis itu yang ternyata Stella
Arga pun keluar dari mobilnya dan jantungnya berdebar melihat perempuan di depannya
" Woi dengar nggak" teriak stella
" Ah iya maaf" kata Arga yang sadar dari lamunannya
" Heh om kalo bawa mobil hati-hati dong, cik untung saja aku nggak kenapa-napa, kalo enggak aku tuntut kamu itu om " kata Stella kesal
( Apa dia bilang om, memangnya aku setia itu). Batin Arga menangis mendengar panggilan om dari gadis di depannya
" Begini saja nanti saya ganti rugi motor kamu yang rusak, sini nomor kamu biar aku hubungi nanti" kata Arga tersenyum
" Benaran ya di ganti awas kalo bohong aku jual nih mobil kamu " kata Stella sambil menendang ban mobil Arga
" Ah iya saya janji ini kartu nama saya kamu bisa hubungi saya dengan nomor itu" kata Arga menyodorkan kartu namanya
" Tapi aku pulangnya gimana dong om" tanya Stella cemberut
" Gimana kalo saya antar kamu pulang saja, nanti biar anak buah saya yang bawa motor kamu ke bengkel" tawar Arga
" Baiklah om tapi janji yah perbaiki motor saya" kata Stella
" Iya saya janji, ayo masuk" ajak Arga
Di dalam mobil tidak ada yang bicara karena sibuk masing-masing. Arga fokus nyetir mobil dan Stella sibuk memandang keluar jendela
Ekhemmm
" Nama kamu siapa" tanya Arga membuka obrolan
" Stella om" jawab Stella tersenyum
Setelah itu keadaan mobil kembali diam sampai di depan rumah stella.
" Terimakasih om" kata Stella lalu turun dari mobil Arga
" Sama-sama" kata Arga tersenyum lalu menjalankan mobilnya untuk pulang. Di dalam perjalanan dia terus tersenyum membayangkan wajah stella
" Cantik dan manis" tanpa sadar Arga mengucapkan kata itu sambil tersenyum
__ADS_1