Lolipop Untuk Si Culun Dari Kepsek Lumpuh

Lolipop Untuk Si Culun Dari Kepsek Lumpuh
mantanmu hadiah terbaik untukku


__ADS_3

sepanjang malam hingga dini hari kedua manusia yang tengah berbahagia karena kesembuhan prianya masih terlelap dalam balutan selimut tebal.


"eungghhh. sudah siang ternyata. bahkan aku masih sangat mengantuk". ucap birru menggeliatkan tubuhnya yang terasa remuk.


"kau bangun sayang". ucap dayyan yang masih menutup matanya.


"hmm. lihatlah hari sudah siang. ayo bangun, bersihkan dirimu dan juga makan. aku sudah tidak sabar ingin kembali pulang dan melanjutkan kuliahku".


"baiklah. mmmmuach. morning kiss yang kesiangan sayang. hahah". dayyan mencium pipi birru


...


setelah sarapan yang kesiangan telah usai mereka lakukan. kini mereka sudah ada dibandara untuk kembali ke negara asal mereka.


perjalanan panjang Yang sangat melelahkan bagi mereka. namun kendati demikian, mereka tetap melanjutkan jalan-jalan ketempat wisata yang tak jauh dari kediaman mereka.


"kita ke taman itu yuk. aku ingin membeli lolipop lagi. heheh". ucap birru dengan senangnya.


"apa kau tak cukup puas dengan lolipop yang kuberikan padamu sayang?"


"ha? lolipop yang kapan hari dikasih kan udah habis. harus beli lagi dong. aku bisa mati jika tak memakan lolipop meski hanya dalam waktu 1 jam".


"hahaha. lolipop yang ku maksud bukan stok mu itu. tapi lolipop dengan ukuran tak biasa yang malam kemarin membuatmu berkata begini ahh iya mas. iya. ahhh. uuh. ahahah. aww". dayyan memegang perutnya yang dicubit birru


"dasar mesum. aku tak membahas lolipopmu itu. aku ingin lolipop yang benar-benar lolipop. kau ini". ucap birru dengan pipi merona.


"ahahah pipimu kenapa sayang? kau malu? atau kau mau lagi? ayo pulang Jika kau menginginkannya".


"diam. atau ku jahit mulutmu itu". ucap birru menunjuk bibir merah dayyan


"ih ngerinya punya istri kecil ketua mafia ini. bisa-bisa lolipop ku yang akan jadi sasaran selanjutnya. hiii".


"akan aku kabulkan sesuai perkataanku jika kau macam-macam atau bahkan berkhianat dariku ". ucap birru seraya berjalan mencari penjual lolipop


"ya nggak lah sayang. body mu yang aduhai itu tak akan aku lepaskan sampai kapanpun. kau akan tetap jadi milikku. begitupun aku yang akan setia padamu".


"cih, lihat saja nanti". ucap birru.


.....

__ADS_1


birru dan dayyan sudah menemukan penjual lolipop. birru dengan tak sadar dirinya memasukkan semua lolipop kedalam keranjang belanjanya.


"hei, hei. sudah cukup. apa kau akan membuka pabrik lolipop dirumah hah?". larang dayyan melihat ngeri 10 keranjang penuh dengan isi lolipop


"sudah diam saja. sini kartunya". ucap birru menadahkan tangan meminta black card dayyan.


"huu. kau yang belanja banyak, aku yang rugi banyak pula". ucap dayyan memberikan kartu itu.


"yang ikhlas dong. atau kau mau tak kuberi jatah selama 6 pekan. begitu?".


"ya gak gitu juga". jawab dayyan menggaruk tengkuknya yang tak gatal


.....


saat mereka duduk di area taman, seoarng wanita datang berlari menghampiri mereka.


"dayyan? kau dayyan kan?". ucap wanita itu yang tak lain adalah mantan kekasih dayyan, Cintia


"hmm, ya." ucap dayyan singkat


"ah aku benar jika itu kau. aku sangat merindukanmu. apa dia adikmu? hai kenalkan aku Cintia kekasih dayyan". ucap Cintia mengulurkan tangannya pada birru.


birru tak langsung menerima uluran tangan itu. sekilas ia melirik dayyan. dayyan hanya mengendikkan bahunya


"mantan kekasih jika kau lupa Cintia". dayyan mengingatkan Cintia kembali pada status mereka.


"oh, jadi dia mantanmu kak? wah wah. mantanmu adalah hadiah terbaik untukku". birru mencium aroma-aroma bibit-bibit pelakor jadi ingin memusnahkannya dengan segera. ia menyeringai dengan tatapak tajamnya.


"terserah padamu saja. aku tahu kau akan bermain-main dengannya. pergilah. aku akan membawa semua lolipopmu ini pulang. bawa beberapa dalam tasmu". ucap dayyan mengerti kebiasaan istri kecilnya jika tak menyukai sesuatu.


"kau ingin bermain denganku adik manis? ayo. aku akan mengajakmu main disekitar taman ini. apa yang ingin kau beli aku akan memberikannya". dengan polosnya Cintia berkata demikian.


"kak, tapi aku tidak mau bermain disini. bagaimana kalau kita bermain di tempatku saja. disana seru loh kak". ucap birru mengelabuhi Cintia.


mereka akhirnya pergi menuju markas. tentunya tanpa dayyan karena ia kembali ke apartemen untuk menyimpan lolipop birru.


"tempat apa ini? kenapa berada jauh dari keramaian?" ucap Cintia yang mulai merasa tak enak.


"ini tempat main petak umpatku kak. biasanya aku bermain disini dengan teman-temanku". ucap birru menarik paksa tangan Cintia untuk mengikutinya masuk.

__ADS_1


"selamat datang, queen". ucap penjaga menundukkan diri.


"hmmm". jawab birru


"kita mau kemana? kenapa tempatnya begitu menyeramkan. aku takut. kita pulang saja ya. atau kau mau ke mall. aku bisa merekomendasikan tempat yang bagus untukmu." tawar Cintia pada birru.


birru melepas pegangannya pada tangan Cintia yang terlihat merah karena digenggam birru dengan kuat.


"siapapun yang sudah masuk kedalam sini tak akan bisa keluar lagi. jikalau ia keluar maka dipastikan nyawanya sudah tidak berada pada tubuhnya." ucap birru


"apa maksudmu? aku ingin pulang. keluarkan aku. hei, kenapa kalian mengurungku ditempat seperti ini?". ucap Cintia yang hanya berdua berada dalam ruang eksekusi.


"saatnya bermain kak. ah, aku lupa. kenalkan aku. aku adalah istri dari dayyan bramantio. hahah". birru memutar-mutarkan belati kesayangannya


"wajahmu cantik juga. aku rasa anggotaku menginginkanmu." birru berjalan ke arah sudut ruangan, ia memanggil penjaga ruang itu.


"ada apa queen?". ucap penjaga itu.


"bawakan aku 10 anggota terbaikku yang dalam masa sepekan ini menyelesaikan tugasnya dengan baik. bawakan pula minuman terbaik seperti biasanya. mungkin kakak cantik itu sedikit haus".


"lepaskan aku. tolong. aku janji tak akan menggangu dayyan lagi." mohon Cintia yang tangan dan kakinya kini telah terikat rantai besi yang kuat.


"tak semudah itu. ayo bermain sebentar dengan anak buahku".


.......


anak buah yang diminta birru sudah berbaris rapi diruangan itu. tak lupa dengan segelas jus anggur yang telah diberi obat perangsang.


"ini queen, jusnya".


"hmm. nah. minumlah kak sebelum kita bermain-main. aku tahi kau pasti haus karena menangis sejak tadi". birru menyodorkan gelas itu kedepan mulut Cintia. Cintia yang tak curiga meminum habis jus itu.


"terimakasih".


"hahahaha. kau bahkan masih bisa bilang terimakasih padaku. ckk, terserah kalian mau kalian apakan dia. jangan buat dia mati. jika dia pingsan, siram dia dan berikan lagi jusnya". ucap birru meninggalkan Cintia yang merasa gerah dan juga anggotanya yang telah bersiap menggilir Cintia.


....


"mari bermain, sayang. hahahah buka pakaiannya". ucap shadow pada anak buahnya yang memang ingin menikmatinya terlebih dahulu karena ia yang telah banyak menyelesaikan tugasnya dalam sepekan.

__ADS_1


"apa yang akan kau lakukan. ini panas sekali. tolong aku. aahh. bantu aku". ucap Cintia merancau


anak buah birru bergilir menikmati tubuh Cintia hingga ia berkali-kali pingsan karena kelelahan.


__ADS_2