
setelah beberapa hari birru tidak masuk kampus karena kejadian sebelumnya. kini ia mulai kembali untuk mengikuti mata kuliah seperti biasanya.
semua mahasiswa dan mahasiswi yang melihat birru memasuki area kampus dengan penampilan barunya yakni penampilan tanpa kacamata dan rambut kepangnya membuat kecantikannya selama ini terlihat begitu nyata.
"eh, itu birru kan?"
"cantik banget ya Allah"
"apa gue bilang, dia itu cantik. cuma ketutup cupu nya aja"
"fix binik gue"
birru cuek mendengar banyaknya penuturan dari teman kuliahnya itu.
jam pelajaran berakhir begitu cepat dikarenakan dosen mata kuliah terakhir berhalangan hadir. birru mengeluarkan ponselnya untuk menelpon dayyan.
"halo sayang"
"aku mau ke sekolah. kita makan siang bersama ya kebetulan aku sudah selesai kuliah hari ini"
"baiklah. aku menunggu di kantorku"
"kita makan di kantor ya, aku akan bawakan makanan untuk kita"
....
tak memerlukan waktu lama untuk sampai ke sekolah dayyan.
birru melenggang memasuki area sekolah. banyak pula murid-murid yang terperanga melihat karismatik istri dari kepala sekolahnya itu.
sesampainya di depan kantor kepala sekolah yang tak lain adalah suaminya, birru hendak mengetuk pintu tapi sayang seorang wanita dengan pakaian dinas itu menyerobot masuk begitu saja.
"minggir gue mau masuk" ucap wanita itu
birru terpaku ditempatnya melihat kejadian itu.
"sayaaaaang. aku datang. ayo kita makan siang di restoran di ujung jalan sana" wanita itu tampak bergelayut manja dilengan dayyan. ia duduk di pangkuan dayyan.
birru yang melihat hal itu terbakar cemburu. emosi yang tertahan sejak tadi meledak-ledak dalam dirinya.
braaakk
birru menendang pintu kantor itu hingga terlepas.
"birru" dayyan segera berdiri kala melihat wajah birru yang tak lagi bersahabat.
ia pun lupa jika wanita yang bernama ketline itu sedang berada di pangkuannya hingga saat ia berdiri ketline terjatuh dengan bokongnya mencium kerasnya lantai.
"aw. apaan sih sayang. sakit ni" rengek ketline
"diamlah" jawab dayyan
"begini ternyata kelakuanmu dibelakang ku. aku mati-matian berusaha untuk membuatmu bisa berjalan normal. aku melatihmu tentang beladiri supaya kau bisa melindungiku dan kelompokku namun nyatanya aku salah memanjakan mu" ucap birru santai namun tetap dengan aura mata yang mematikan.
"dengarkan aku dulu. ini salahpaham. aku tidak seperti yang kau lihat."
"jika tak seperti itu harusnya kau sadar akan kehadiranku di depan pintu yang terbuka ini. harusnya pula kau menolak saat ia bermanja dipangkuan mu. aku permisi"
ketline yang mendengar itu terdiam. ia sadar selama ini memang dia dan dayyan memiliki hubungan khusus dibelakang birru. ketline tahu dayyan telah memiliki istri tapi dia tak peduli hal itu.
"sudahlah sayang. biarkan dia pergi. biarkan dia memenangkan dirinya dulu. ayo makan siang bersama denganku" bujuk ketline yang tak akan membiarkan kekasihnya itu mengejar istrinya.
__ADS_1
"tapi kau tak tahu siapa birru. bisa-bisa kita mati ditangannya"
"tak akan. setelah makan siang kau boleh menemuinya. minta maaf padanya"
"baiklah"
.....
birru yang meninggalkan dayyan dengan emosi yang masih terpendam membuatnya kembali ke apartemen. sebelum ia benar-benar keluar dari sekolah, ia meminta shadow mengikuti dayyan dan memastikan wanita itu berada di markasnya malam ini.
birru memasukkan semua pakaian serta barang-barang miliknya ke dalam koper.
"kerumah mama dan papa" ucap birru pada supir
...
tak ada airmata yang ia keluarkan untuk menangisi kejadian tadi. ia hanya tak suka dayyan berperilaku seperti itu setelah apa yang birru lakukan untuk membuat dayyan dapat berjalan lagi.
"sia-sia pengorbanan dariku untukmu dayyan. sekarang kau boleh bersenang-senang tapi nanti lihat saja apa yang akan aku lakukan pada wanitaku dan juga dirimu"
....
sesampainya di rumah, birru melihat kedua orangtuanya bercengkrama di taman. mereka yang juga melihat birru membawa koper sontak berdiri.
"kau mau kemana nak?" tanya mama
"aku akan menenangkan diri dulu ke tempat nyonya ghanesia"
"tanpa dayyan?" ucap papa menimpali
"aku tak lagi membutuhkannya saat ini. dia pun sudah tak membutuhkanku"
"maksudmu?" papa bingung dengan sikap Sang anak yang terlihat lain.
birru menekan mata cincin yang tersemat dijari manisnya. ia melakukan panggilan pada shadow
"kirim rekamannya sekarang"
tuuttt
kedua orangtua birru semakin bingung melihatnya, namun mama melihat pasti ada yang tidak beres dengan hubungan birru dan dayyan.
"kau tak menangis?" tanya mama
"untuk apa?"
"baguslah. mama tahu kau orang yang kuat. pergilah"
"apa maksud kalian?" tanya papa yang maish dalam mode buffering
"pasti dayyan buat masalahkan? wanita lain?" ucap mama
"ya. aku akan mengirim rekamannya pada tv kalian. masuk dan lihatlah menantu kalian. aku pamit"
....
dayyan yang Baru saja selesai makan siang tidak kembali ke sekolah. ia langsung menuju apartemen. namun sayang ia tak dapat menemukan birru disana.
khawatir pastinya. bagaimana pun ia tetap merasa bersalah pada birrru. sejenak ia merenung mengingat apa yang birru lakukan demi kesembuhannya.
tak ingin terlalu lama membuang waktu, dayyan melajukan mobilnya ke kediaman orangtua birru. dayyan yakin birru ada disana.
__ADS_1
"assalamualaikum" ucap dayyan mengetuk pintu rumah
"biar aku saja pa" ucap mama
cekleeek kreeeekk
"ma"
"ada apa dayyan?"
"maaf ma. aku ingin mengajak birru pulang"
"birru? dia tidak ada disini"
"siapa ma?" teriak papa berjalan mendekati mama
"dayyan"
"ya pa. apa benar birru tak ada disini?"
"kau suaminya. harusnya kau tahu kemana istrimu pergi" ucap papa menahan emosinya setelah ia dan mama melihat rekaman perselingkuhan dayyan
"dia membawa semua barang dan pakaiannya. aku tak tahu dia kemana. tadinya aku berpikir dia akan kesini"
"apa kalian bertengkar? apa yang kau lakukan padanya sampai dia kabur begitu" telisik papa ingin melihat dayyan akan menutupinya atau tidak
"hanya salahpaham saja pa"
"salahpaham tapi sampai membuat anak kami satu-satunya minggat dari rumah. begitu"
"maafkan aku pa"
.......
dayyan yang frustasi tak menemukan birru Kembali ke apartemen. ia juga sudah mencari birru ke markas, namun semua anggota tak melihat birru hari ini. begitu juga dengan shadow dan jitu yang sebelumnya sudah diancam birru agar tidak membocorkan kemana ia pergi.
ia ingin memberi sedikit pelajaran pada dayyan agar tak semena-mena pada dirinya atau orang lain.
"biarkan saja dia mencarimu. dia tak akan menemukan dirimu disini bersamaku. jikalau ia kemari, aku akan mengatakan kau tak ada disini" ucap nyonya ghanesia menenangkan birru yang bersedih.
"apa aku tidak salah melakukan ini pada suamiku?"
"jangan kau pikirkan itu. apa dia juga merasa bersalah saat memulai hubungan itu pada wanita itu?"
"astaga aku lupa. aku tadi meminta shadow membawa wanita itu ke markas".
tuuttt biippp biiippp biiiippp
panggilan dari cincin birru terhubung dengan shadow
"ya nona"
"wanita itu bagaimana?"
"masih dalam pantauan nona"
"biarkan dia hidup bebas terlebih dahulu semasa aku bersembunyi. nanti jika aku kembali, pastikan ia ada di markas"
"baik nona".
tuuttt
__ADS_1
birru menarik dalam-dalam nafas yang terasa sangat menyakitkan dadanya itu. ia berpamitan pada nyonya ghanesia untuk beristirahat.