Lolipop Untuk Si Culun Dari Kepsek Lumpuh

Lolipop Untuk Si Culun Dari Kepsek Lumpuh
gangguan kadal betina


__ADS_3

birru pagi ini ke kampus dengan supir, karena dayyan sedang ada meeting di sekolah.


sesampainya di gerbang, ia di sambut oleh cemoohan wanita yang iri padanya.


"dasar simpenan om-om. sok kaya. pasti itu tadi sugar Daddy mu kan?" ucap Cecilia


"permisi kak. maaf saya harus ke kelas"


birru tetap bersikap layaknya mahasiswa yang baik meskipun dalam hatinya ia ingin sekali menimpuk Cecilia dengan batu yang besar.


"heh, berani Lo ya sama gue. gue peringatkan sama Lo jauhin Andreas. dia milik gue. kalo gak, Lo bakal tau akibatnya. kampus ini punya bokap gue asal Lo tau"


"baik, kak"


ucapnya berlalu meninggalkan Cecilia.


...


Andreas melihat kejadian di depan gerbang tadi melalui rooftop. tak lama setelah melihat itu ia duduk di sofa yang tersedia diatas sana.


beberapa waktu ia memejamkan mata tiba terdengar langkah kaki semakin mendekat.


"kak Andreas"


ucap birru yang memanggil GOLDY nya itu dengan sopan karena ia tau kepada siapa dia harus bersikap baik.


"queen" jawab Andreas


"birru. cukup begitu"


"ada apa dek?"


"hah? eh anu, apa kakak liat kejadian tadi? aku harap kita bisa jaga jarak kak"


"haha. biarkan saja dia dek. kalau ada apa-apa kan kau tak perlu takut. kau pemimpinku, masak iya kamu mundur hanya karena kadal betina itu"


"kak, aku sedang hamil. aku hanya ingin bermain secara halus. aku takut ada apa-apa dengan kandunganku"


"hmm, baiklah. tapi kakak dan Didi akan terus memantau dimanapun kau berada. meski aku menganggapmu adikku, kau tetaplah ketua kami"


"baiklah kak. aku ke kelas dulu"


"hati-hati. perhatikan langkahmu menuruni anak tangga itu"


"terimakasih kak"

__ADS_1


.....


birru yang sedang memanfaatkan jam istirahatnya dengan makan di kantin itu tiba-tiba saja mejanya di gebrak oleh seseorang yang tak lain dan tak bukan adalah Cecilia.


"heh, ******. bisa-bisanya Lo duduk di tempat gue. minggir!"


"emang Lo yang beli ni meja? sampai-sampai Lo akuisi ini meja" jawab birru sebal


"berani Lo ya..."


Cecilia mengangkat tangannya hendak menampar birru, namun hal itu tehenti sebelum tangannya sampai pada wajah mulus birru.


"siapapun berhak duduk atau berdiri dimanapun. jangan buat keributan disini" ucap Didi


"heh cupu, sejak kapan Lo ngelawan gue? mau Lo gue aduin ke yayasan biar beasiswa Lo itu dicabut? udah miskin belagak lagi Lo"


"silahkan adukan. bahkan aku rasa cctv diujung sana bisa jadi saksi bisu kelakuanmu pada birru"


Didi menunjuk pada cctv yang terpasang diarea kantin. ia sengaja memasangnya untuk mendapatkan bukti-bukti kejahatan Cecilia.


Cecilia yang teramat kesal mengambil gelas milik Birru yang berisi jus alpukat. ia menyiramkan jus itu pada birru.


birru yang tak siap dengan apa yang akan dilakukan Cecilia pun menganga. kemeja yang ia kenakan pun basah, rambutnya juga berantakan dan penuh dengan jus alpukat itu.


"hahah mampus Lo"


"kamu gak apa-apa kan?"


"gak, kak. terimakasih. aku pergi ke toilet dulu untuk membersihkan diri. jaketnya besok aku kembalikan setelah aku cuci"


"ya. hati-hati"


.......


di dalam toilet, birru membersihkan rambutnya dari sisa jus alpukat yang disiramkan Cecilia padanya.


saat akan keluar, ia mendengar suara seorang wanita dan pria di dalam ruang toilet sebelahnya.


birru naik ke atas closet dan mengharapkan rekaman pada ponselnya. sebelumnya ia sudah menyambungkan rekaman itu langsung pada monitor yang ada diruang dosen.


"uhhh, ahhhh"


"euungghh. yaa"


"ahhh, aahh, aaah"

__ADS_1


suara itu membuta bulu kuduk birru merinding. ia yakin pasti dosen saat ini sedang menonton aksi mereka. tak lama kemudian, terdengar suara banyak orang menuju ke toilet. birru buru-buru mematikan rekaman itu dan keluar dari toilet.


"birru?" ucap salah satu dosen itu


"ya pak, ada apa?"


"apa kamu tau dimana Cecilia?"


birru melirik kepada pintu toilet yang tertutup. ntah mereka yang berada didalam sana menyadari kedatangan banyak petinggi yayasan atau tidak.


"saya rasa disana, pak. tapi tak tahu pasti. karena saya baru saja masuk".


"kenapa rambut dan kemejamu?"


"tadi jatuh di kantin pak. jadi jus saya tumpah. saya permisi"


saat hendak pergi, tangan birru dicekal oleh seorang dosen wanita.


"ikut ibu dulu ya"


"baik, Bu".


birru di ajak oleh dosen wanita yang berna Anita itu ke ruangannya. ruangan yang tak semua orang bisa masuk kedalamnya.


ia adalah rektor dari kampus itu.


"kenapa kamu bohong?"


"ma-maksud ibu?"


"ibu punya rekaman cctv di kantin tadi. Cecilia yang melakukannya kan?"


"maaf Bu. saya tak bermaksud untuk berbohong. saya hanya malas berurusan dengan orang seperti dia"


"baiklah. hmm apa kamu mau membantu ibu?"


"dalam hal apa Bu?"


"mengumpulkan bukti kejaran Cecilia. agar ayah ya tak semena-mena untuk menyogok siapapun yang akan menahan anaknya itu"


"beri saya waktu Bu"


"2 Minggu. untuk urusan hari ini biarlah kita anggap damai"


"baik Bu"

__ADS_1


"ini ambilah. ini jas baru yang tadinya akan saya berikan pada anak saya. tapi Tuhan ternyata lebih menyayangi dirinya. jadi ibu kaish ini untuk mu"


.......


__ADS_2