Lolipop Untuk Si Culun Dari Kepsek Lumpuh

Lolipop Untuk Si Culun Dari Kepsek Lumpuh
jangan siksa aku


__ADS_3

di sebuah apartemen, terlihat seorang pria berpenampilan acak-acakan. ia duduk di balkon dengan menghisap dalam sebatang rokok yang ada di jari-jemarinya. ia juga ntah sejak kapan mulai mengkonsumsi minuman beralkohol untuk menenangkan pikirannya.


dayyan, begitu frustasinya ia kala tak juga menemukan titik terang dimana istri kecilnya itu berada.


4 bulan telah berlalu, tapi birru masih saja tak kembali ke apartemen setelah kejadian perselingkuhan dayyan diketahui olehnya secara langsung.


"sayang, kau dimana? kenapa sangat sulit untukku bisa menjemputmu Kembali? jangan siksa aku begini sayang. aku tahu aku salah, aku menyesali kebodohanku itu. aku yang tak bersyukur telah memiliki wanita seperti peri seperti dirimu".


dayyan menghembuskan nafasnya dalam-dalam, ia masih tak menyangka keisengannya menerima cinta ketline berujung pada keretakan rumahtangganya.


ya, dayyan tak bersungguh-sungguh dalam menjalin hubungan dengan ketline saat itu. ia tahu ketline bukanlah wanita baik-baik. ia juga bertaruh pada rekannya siapa yang bisa mendapatkan wanita itu maka akan mendapat hadiah yang setimpal yakni sebuah anak cabang perusahaan yang bergerak di bidang persenjataan.


.....


di negara lain, seorang wanita tua sedang asyik shopping dengan wanita imut nan mematikan. ya, birru saat ini sedang berada di dalam sebuah mall ternama bersama nyonya ghanesia.


"sayang, kau mau beli apa?" tanya granda


"hmm, sepertinya aku tidak butuh apa-apa. eh, ada. aku butuh banyak cemilan dan minuman kaleng untuk stok saat menonton drama cowok-cowok ganteng nantinya."


"drama seperti apa itu? sepertinya menarik. aku juga kan butuh cuci mata. hahah"


"yaah, grandma kan sudah berumur. tak perlu menonton film seperti itu"


"heh, tua-tua begini aku juga masih terlihat cantik ya. bahkan kalau ada aki-aki yang kaya raya datang untuk melamarmu, aku siap menerimanya"


"huuuu, nenek-nenek genit."


...


setelah puas berbelanja kini keduanya mampir kesebuah restoran mewah.


"apa kau tak ingin pulang?" ucap grandma


"menyuruhku pergi secara halus. benar begitu?"


"haha. kau ini sensitif sekali. tidak, bukan begitu. kau kan sudah lama disini. apa kau tak rindu goyangan dayyan? apa kau tak rindu anggota mafiamu? apa kau tak ingin krembali kuliah?"


"tidak. semua yang jadi pertanyaanmu itu akan aku jawab tidak. aku rasa dalam waktu dekat aku akan mengurus kepindahan ku kesini."


"kau ingin menyusahkan aku lagi nona mafia?"


"hehe, hanya dalam beberapa waktu"


"hmm, apa kau tahu dayyan bagaimana sekarang? apa dia tak mencarimu?"

__ADS_1


"tentu aku tahu. dia mencarimu terus-menerus. dia juga menanyakan keberadaan ku dengan orangtua dan juga para anggotaku. tapi karena aku sudah membungkam mulut mereka, mana ada yang berani mengatakannya"


"kejam sekali. kau siksa batinnya begitu dalam."


"haha bagian mana dari dalam dirinya yang ku siksa? bukankah dia yang dengan terang-terangan menghancurkan kesetiaan ku?"


"hmm, benar juga. biarkan saja dia gila mencarimu. biar dia tahu bagaimana rasanya kehilangan orang yang sayang padanya dengan setulus hati"


"begitulah yang aku inginkan. supaya dia sadar akan sakitnya kehilangan orang yang spesial dalam hidupnya"


"lalu bagaimana dengan wanita itu?"


"aku meminta anggotaku memasukkannya ke dalam kandang singaku. dan, ya pasti tahu lah apa yang terjadi. hahaha"


"wanita gila"


....


dayyan mengerjapkan mata kala teriknya matahari masuk kedalam kamarnya.


"eungghh. badanku rasanya sakit sekali. bagaimana kabarmu, sayang? apa kau tak merindukan aku? cepatlah pulang, kita akan teruskan perjalanan misi kita untuk memberantas kejahatan dilingkungan sekitar"


dayyan menatap lekat foto dirinya dan birru saat mereka menikah.


......


setelah berpikir panjang, akhirnya ia memutuskan untuk menenangkan dirinya di kediaman nyonya ghanesia.


"ya, aku harus kesana. mungkin grandma bisa memberi aku solusi terbaik".


dayyan buru-buru mengemas pakaiannya juga keperluannya. ia segera menelepon nyonya ghanesia untuk mengabarinya bahwa hari ini juga ia akan berkunjung kesana.


"halo, dayyan. ada apa?"


"grandma. aku akan kesana sebentar lagi. aku ingin menenangkan diri disana. 1 jam lagi pesawatku akan berangkat"


"apa? kau akan kesini?"


"kenapa kau terkejut. apa aku tak boleh menemui nenekku sendiri?"


"bu-bukan begitu. aku hanya belum mempersiapkan makanan dan lainnya. baiklah sudah dulu. hati-hati. aku akan menyiapkan makanan kesukaanmu"


"terimakasih"


.....

__ADS_1


nyonya ghanesia mondar-mandir di dalam kamarnya. ia teringat akan keberadaan birru di dalam mansionnya.


"Birrruuuuu!!" teriak nyonya ghanesia memanggil birru yang sedang berada ditaman.


"ada apa, grandma? kenapa berteriak? kau bisa sakit tenggorokan nanti"


"gawat birru. gawaattt"


"gawat apanya? tarik nafas lalu jangan hembuskan"


"mati lah aku jika begitu caramu"


"sudah sudah. ayo katakan dengan santuy grandma. ada apa?"


"dia sedang dalam perjalanan menuju kesini"


"dia siapa yang kau maksud grandma?"


"dayyan. suamimu"


"apa!!!!"


"bodoh, cepat kemasi barangmu jangan sampai ada yang tertinggal. itu akan membuatnya curiga."


"lalu aku tinggal dimana?"


"tinggal di pulau pribadiku saja."


"oh, iya. oke. bantu aku grandma"


"ayo, cepatlah".


keduanya bergegas mengemas barang milik Birru. nyonya ghanesia juga menghubungi pekerjanya bahwa birru akan tinggal di kapal pesiar miliknya.


"jaga dirimu. aku akan mengabari apapun itu tentang suamimu"


"temui aku sesering mungkin, grandma. aku akan bosan disana tak ada teman"


"pekerjaku kan banyak. bagus kai latih lagi mereka. kau juga bisa melatih hewan-hewan buas yang ada di kebun binatang miniku kan. siapa tau nantinya berguna untukmu"


"bolehkah?"


"tentu. sudah sana. pak Min sudah menunggumu didepan"


"jaga kesehatanmu grandma. jangan banyak mengkonsumsi gula. aku menyayangimu"

__ADS_1


keduanya berpelukan erat dan segera birru meninggalkan mansion.


__ADS_2