Lolipop Untuk Si Culun Dari Kepsek Lumpuh

Lolipop Untuk Si Culun Dari Kepsek Lumpuh
pulau pribadi


__ADS_3

setelah sebelumnya dayyan melakukan terapi hanya dengan birru saja. kini ia ditemani pula oleh sang nenek.


dayyan kini sudah mulai bisa berdiri meski ia belum bisa melangkah tapi hal itu bisa dikatakan lebih baik dari sebelumnya yang hanya mampu duduk di kursi roda.


"kak, setelah ini kita jalan-jalan ya. kan tema kita liburan ini honeymoon sekalian terapi. hehe" ujar birru cengengesan


"iya bawel. mau kemana kamu?" tanya dayyan


"hmm mau ke taman bunga deh kak, setelah itu kita ke hmm kemana ya". birru mengetuk-ngetuk jarinya pada dagunya memikirkan tempat yang bagus.


"ke pulau pribadi nenek aja. mau gak? disana nenek memiliki kebun binatang mini juga kapal pesiar". ujar nenek memberi pilihan


"waaah, mau mau. oke kita kesana ya cinta". ucap birru dan di angguki oleh dayyan.


.....


kini ketiga orang itu sedang dalam perjalanan ke taman bunga. birru terlihat sangat antusias melihat sekelilingnya.


"jika aku memiliki taman bunga seperti ini mungkin aku akan mengurangi jatah darah segar yang harus aku tuangkan dalam belatiku". ucap birru


"aku akan mengirimkan 100 jenis bunga dengan 10.000 batang pohonnya untukmu, sayang. tanamlah disekitar apartemenmu". ucap nenek. birru yang mendengar itu bersorak senang bak lupa bahwa dirinya ketua mafia yang terkenal kejam


"nenek memang yang terbaik". birru memeluk nenek.


"CK, aku ada disini jika kau lupa sayang. kenapa kau memeluk nenek seperti itu? aku cemburu". ucap dayyan memajukan bibirnya.


"hahah kau cemburu tuan muda? haduh bahkan kau cemburu pada wanita tua yang kau sebut nenek ini" nyonya vhii tertawa melihat cucunya merajuk.


....


puas birru bermain dan berfoto dengan bunga-bunga itu. kini ia ingin ke pulau pribadi nenek.


"ayolah nek. buruan. kenapa nenek jalannya seperti siput?" ucap birru tak sabar.


"heh, kau mengatai nenekmu hmm? durhaka kau cucu kecil". jawab nenek kesal


"haha. maafkan aku nek. aku memang anak yang begini adanya". ucap birru mencium singkat pipi nenek.


"jangan cium-cium aku. bahkan aku yakin bibirmu itu banyak meminum darah dari mangsamu. hiii menjijikkan". nyonya vhii melenggang pergi mempercepat langkahnya ke mobil.


"tunggu nek. aku tak pernah meminum darah manusia. tapi aku rajin meminum susu kental manis milik dayyan sebagai penambah stamina. hahaha". ucap birru yang mendorong dayyan dengan sedikit berlari mengejar nenek.


"cucu gila. stres aku lama-lama mendengar omonganmu yang terlalu vulgar itu. bahkan kini aku merindukan belaian kakekmu". ucap nenek emosi.


"maka menikahlah nek. biar nenek menjadi lebih kuat. hahaha".


nyonya vhii tak lagi membalas ucapan birru. ia sungguh sangat pusing kala berdebat dengan cucu menantunya itu.

__ADS_1


....


sampai didalam hutan, nyonya vhii, dayyan, dan birru turun dari mobil. disana sudah tersedia jet pribadi yang akan membawa mereka ke pulau pribadi nenek.


kini mereka telah sampai di rooftop villa milik nenek di pulau itu. mereka jalan-jalan melihat-lihat sekeliling villa.


"menginaplah disini. nenek akan kembali ke kota untuk mempersiapkan kebutuhan. aku ingin ikut kalian pulang nantinya". ucap nenek


"benarkah? asik, aku punya nenek". ucap birru.


"dengan syarat jangan dekat-dekat dengan nenek. kau bahkan sering kali mencium dan memeluknya". dayyan yang sedang dalam keadaan cinta mendalam pun terbakar api cemburu hanya karena hal yang biasa seperti itu.


....


mereka kini berada di kebun binatang nenek. birru memperhatikan satu persatu binatang yang ada disana. ia memberi makan binatang-binatang itu sesuai makanannya. matanya kini menatap tajam pada seekor anak macan kumbang yang juga menatapnya.


"hai boy. apa kau ingin mendekat padaku? ucap birru.


"dia betina. bukan jantan. jangan asal menyebutnya bay boy bay boy." protes nenek


"gitu saja marah. belum tau rasanya kehilangan mulut kan nek?" ucap birru ceplos


"heh, siapa yang mengizinkan dirimu melukai nenekku? akan ku pastikan dirimu Taka kan bisa berjalan selama berbulan-bulan". ucap dayyan


"maka sembuhlah segera, dan buat aku tak bisa berjalan karena permainanmu". goda birru pada dayyan.


....


dayyan dan birru kini berada di villa nenek.


setelah membersihkan diri mereka makan malam.


"silahkan nona, tuan. ini makanannya. jika ada yang kurang silahkan katakan". ucap pelayan di villa nenek


"ini cukup banyak sekali untuk kami berdua. ada berapa orang di villa ini?" tanya birru yang tak mungkin menghabiskan makanan semeja penuh hanya berdua dengan suaminya.


"pelayan 2, satpam 2, tukang kebun 1, penjaga kebun binatang 5." ucap pelayan itu


"panggil semua kemari."


"baik nona." pelayan itu pamit undur diri guna menjemput rekannya.


..


"ayo cepet. nanti nona marah". ucap pelayan itu pada penjaga kebun binatang yang sejak tadi mengatakan segan bertemu dengan bosnya itu


"kau saja sama yang lain. kami harus menyusui binatang-binatang ini". ucap salah satu petugas.

__ADS_1


"heh, kau pikir kau bisa menyusui. mana sini perlihatkan padaku kepunyaanmu". ucap pelayan itu bercanda.


"kau ini. ayo lah kalau begitu".


setelah perdebatan kecil namun panjang itu akhirnya mereka semua masuk kedalam villa. terlihat dayyan dan birru yang setia belum menyentuh sedikitpun makanannya.


"sudah semua?" dayyan mengucapkannya dengan datar membuat para pelayan dan penjaga menelan slavianya susah.


"sudah tuan" ucap satpam


"duduklah. jangan takut atau segan. tapi jiak kalian tak mau menuruti maka aku yang akan memastikan kalian akan tinggal bersama binatang-binatang buas itu di kandangnya". ucap birru menakuti.


"baik nona." jawab serempak


"makanlah. makanan ini sangat banyak. bahkan perutku tak akan mampu menghabiskan setengah dari mereka". ucap birru.


"hah?". mereka semua tercengang mendengar perintah nona mudanya itu


"aih kalian ini lama sekali. tinggal makan apa susahnya sih. aku sudah lapar ini." gerutu dayyan yang menahan lapar sejak menunggu mereka berkumpul tadi.


"baik tuan. nona. silahkan ambil makanan tuan dan nona. biar kami makan sisanya". ucap pelayan tadi.


"CK. kalian yang harus mengambil makanan kalian terlebih dahulu. kami menunggu kalian. dalam hitungan ke 3 jika kalian tak juga mengambil makanan itu. aku akan pastikan besok kalian telah menjadi tulang belulang". ancam birru melihat anggota neneknya ketakutan.


dengan cepat mereka mengambil berbagai jenis makanan yang dimeja. hingga tersisa 2 piring lauk dan sayur.


"bagus. ini untuk kami berdua. berdoalah sebelum kalian makan. jika kalian tak berdoa, tersedak lalu mati. aku tak Sudi menguburkan kalian." ucap birru


"sayang kau menakuti mereka. lihatlah wajah mereka pucat gara-gara kelakuanmu." dayyan yang sejak tadi diam memperhatikan tingkah istrinya itu menggeleng kepala.


kenapa bisa ia menikahi gadis yang berstatus muridnya ini juga ketua dari mafia terkejam.


"hehe. setelah makan kalian ikut aku ke rooftop. aku akan melatih kalian beladiri dan menggunakan berbagai senjata. demi keselamatan kalian juga perlindungan untuk nenek jika kami tak ada disini. aku juga akan meninggalkan 100 orang anggota mafia ku untuk membantu penjagaan kalian. jika ada ynag berkhianat maka aku sendiri yang akan menguliti dan memutilasi kalian hidup-hidup". penjelasan birru semakin membuat mereka larut pada pikirnnya masing-masing.


"haduh, punya bos cerewet aja udah pusing. ini lagi cucunya datar kayak tembok. istrinya kayak drakula yang haus akan darah."


"matilah aku lama-lama kerja disini"


"selamatkan aku ,tuhan"


"aku mohon gandakan nyawaku Tuhan".


"tak perlu mencelaku atau memohon pada Tuhan yang tidak-tidak. aku mendengarnya".


ucap birru sambil memakan makanannya.


sedangkan dayyan tertawa terbahak-bahak melihat anggota neneknya melirik satu sama lain seolah bingung apakah istrinya itu cenayang yang tahu akan semua isi hati orang.

__ADS_1


__ADS_2