
...~Adrian~...
...β...
...β...
...β...
"JADI, lagunya apa nih? Harus yang berhubungan sama persahabatan loh!" Jerry, ketua kelas, mengoceh di depan White board. Sebelah tangannya menggenggam spidol yang tutupnya terbuka, mengeluarkan bau tinta yang tajam.
"Lagunya itu aja, yang judulnya Graduation, Friends Forever itu!" Sisca berteriak dari bangku depan.
Jerry mengedikkan bahunya, lalu menoleh meminta persetujuan wali kelas kami, Bu Emmy. Beliau mengangguk, jadi Jerry menuliskan Graduation, Friends Forever besar-besar di papan tulis.
Oh ya, nama gw Adrian, lengkapnya Adrian Vincent Samuel. Sebelah alis lo pasti terangkat gara-gara membaca nama gw, ya? Yup, gw memang bule. Setengah bule, tepatnya, dan itu salah satu alasan kenapa gw istimewa.
Bokap gw orang Australia, kalau nyokap blasteran Jawa-Cina. Perawakan gw hidung mancung, tinggi gw juga rata-rata kok (178cm) dan wajah gw putih mulus, padahal engga pernah perawatan (ya perawatan si cuma sedikit). Ditambah lagi rambut gw warna merah kecoklatan yang pastinya buat gw makin keren. Pokoknya, penampilan gw bisa digambarkan dengan satu kata : sempurna.
GW sekarang duduk di kelas satu di SMA Harapan, salah satu SMA di jakarta. Gw anak populer, tapi juga bukan nerd yang doyannya mojok di perpus di tiap jam istirahat. Yah... Pokoknya gw termasuk golongan netral deh, tapi populer...
"Hoi, ngelamun mulu!" Farel, teman sebangku gw, menyiku gw keras. "Lo kasih saran dong mau nyanyi lagu apa!"
Ah, ya. Sekarang kelas gw lagi mengadakan rapat kelas untuk memutuskan kami bakal menyanyikan lagu apa di pesta kelulusan anak-anak senior. Aturannya, setiap angkatan harus menyumbang satu penampilan, dan kelas gw terpilih mewakili kelas satu untuk ngeband. Tapi, sampai sekarang kami belum tahu mau membawakan lagu apa padahal acara kelulusan itu tinggal tiga minggu lagi!
"Emang lagu apa aja sih yang udah diusullin?" Gw mendongak menatap whiteboard. Jerry sudah menuliskan beberapa judul lagu hasil usul anak-anak sekelas di sana.
...1. Graduation, Friends Forever-Vitamin C...
...2. Untuk Sahabat-Audy feat. Nindy...
...3. Friends-bukan lagu lokal tapi lagu Korea...
...4. Sahabat-Peterpen...
...5. ...
"Hmm...apa ya? Gw bilang sih udah bagus tuh pilihan lagunya. Jadi nyanyi berapa lagu?" tanya gw ke Farel.
"Katanya sih mau dua aja, tapi gw nggak sreg tuh sama pilihan lagunya." Farel merenggut, bersedekap.
"Emangnya lo mau ngusulin lagu apa?"
__ADS_1
"Hehe...nggak tau." Dia nyengir, memamerkan gigi-giginya yang dipasangi behel.
Gw menopang dagu dengan tampang nggak berminat. Gila, anak-anak kelas gw memang hobi banget bikin segala sesuatu dengan persiapan minim, selalu dibuat menjelang detik terakhir. Kayaknya nggak bakal ada satu pun alumnus kelas ini yang jadi pemilik EO suatu saat nanti. Kalaupun ada, pasti EO itu bakal kacau-balau.
"Adrian," tiba-tiba Bu Emmy memanggil gw, "kamu ada ide?" Gw langsung menatap whiteboard dengan tatapan menerawang, berharap satu judul lagu bakal muncul di kepala gw.
"Mmm... Saya..."
Dan tiba-tiba saja, lagu itu melintas di kepala gw! Lagu yang gw dengar di radio dalam perjalanan ke sekolah tadi pagi!
"Bagaimana kalau lagunya Skillful?" Alis Bu Emmy terangkat, dan gw maklum banget melihatnya. Mungkin beliau nggak tahu bahwa Skillful itu nama band.
"Skillful?" Jerry menatap gw bingung. "Yang judulnya apa?"
"Eh... Bentar..." Otak gw berusaha keras mengingat judul lagu itu.
"Tetap Sahabatku?"
"Yang kayak apa sih lagunya Ad?" Kali ini Sisca menoleh dari bangkunya dan menatap gw juga.
"Yang kayak ini nih," gw mulai menyanyikan sepotong refreinnya, "kau masih tetap sahabatku... Biar kita terpisah waktu... Tapi ku kan s'lalu mengenangmu... Mengingat dan menjagamu..."
Senyap. Gw langsung mencelos. Gawat, kenapa tadi gw pakai nyanyi segala? Astaga, pasti gw tadi kelihatan tolol banget!
"Bageeeessss...! Lo aja yang jadi vokalisnya, Ad!" seru Oscar, cowok jangkung yang sudah terpilih sebagai gitaris band kelas kami.
Nah loh, benar, kan, gw sudah tau kalau sesuatu yang buruk pasti bakal terjadi.
Dan kenapa juga gw lupa band kelas ini belum punya vokalis? Nggak ada satu pun yang dengan rela mengajukan dirinya jadi vokalis, orang yang bakal jadi pusat perhatian puluhan anak kelas tiga dan guru-guru sekolah ini di pesta kelulusan nanti.
"Wah, ternyata suara lo boleh juga, Ad," Farel mengedip-ngedipkan matanya menggoda gw.
"Maksud lo, suara gw nggak jelek gitu?" tanya gw ke arah Farel.
"Ya enggak lah! Suara lo tuh bagus! Unik, lagi!"
"Iya, Bu Emmy, Adrian aja yang jadi vokalisnya!" dukung Oscar.
"Iya, iya, gw juga setuju," tambah Sisca.
Gw nyengir bego, dan cengiran itu semakin kelihatan tolol waktu Bu Emmy mengumumkan, "Oke, jadi Adrian yang akan jadi vokalis band kita di pesta kelulusan nanti. Sekarang sudah ada lima pilihan lagi, kita voting saja, ya?"
__ADS_1
Voting dilakukan, dan lidah gw semakin kelu begitu tahu lagu yang terpilih adalah lagi Friends dan Tetap Sahabatku. Ya ampun gw kan nggak bisa bahasa Korea!!!"
...***...
"Woy, nih CD-nya!" Farel mengacungkan sebuah CD, dengan ilustrasi awan berarak bertuliskan Skillful, tinggi-tinggi. Gw langsung bergegas menghampiri nya.
Yah, apa boleh buat, nggak ada yang mau menggantikan gw jadi vokalis band kelas, jadi mau nggak mU gw harus mulai berlatih lagu-lagu yang harus dinyanyikan itu.
Langkah pertama pertamanya sudah jelas, gw mesti beli CD Skillful, soalnya gw nggak hafal lirik Tetap Sahabatku itu seperti apa. Gw juga nggak tau pasti lagunya, cuma ingat bagian refreinnya doang.
"Eh, vokalis Skillful ini udah ganti, ya?" tanya Farel sambil menunjuk foto seorang cowok... Super-duper-ganteng di back cover CD Skillful.
Dahi gw berkerut. Kalau nggak salah sih band ini memang pernah bongkar-pasang personel beberapa kali, dan vokalisnya yang dulu juga keluar lalu solo karier. Setelah itu, Skillful sempat vakum sekitar tiga tahun, dan tiba-tiba nongol lagi dengan formasi baru. Gw nggak nyangka vokalis barunya ternyata ganteng bangeettt! Parah bisa-bisanya ada orang yang lebih ganteng dari gw...
"Wah, malah ngelamun dia!" Farel menepuk bahu gw kuat-kuat. "Kesambet lo liatin wajah orang gitu banget!" Gw langsung sadar dan menggeleng kepala gw. "Udah, nggak usah terpesona gitu deh ngeliatnya!"
Gw langsung merenggut. "Ya deh, ya deh... Ayo cepat bayar CD-nya, habis itu kita cari makan yuk! Gw laper banget!" Gw menuding perut gw yang (maunya) kelihatan berkurang lima senti dari ukuran normal.
"Eh makan secukupnya aja tapi, masi inget kan apa yang gw bilang?"
"Iya-iya.. Gak boleh makan banyak-banyak biar kotak-kotaknya nggak ilang!"
"Nah itu lo tau kita pesen salad buah aja kasian tu ama perut lu udah berbulan-bulan latihan biar kebentuk tapi gara-gara lo makan kebanyakan malah jadi melar kayak dulu lagi emangnya lo mau?!"
"ENGGAKKKK!"
"Ya udah deh iya, kasian bayi gw uda laper dari tadi, bentar gw bayar dulu"
...****...
^^^Ok next^^^
^^^Eps selanjutnya^^^
^^^Maaf kalo ad typoππ»ββοΈ^^^
^^^Follow+ kemonπ¬^^^
^^^Jangan lupa vote juga>
^^^Bantu promosi juga biar makin rame:') ^^^
__ADS_1
To be continue...