
~Brian~
◌
◌
◌
Ten Ball belum terlalu rame, mungkin karena sekarang masih jam enam sore. Sejauh yang gw lihat, cuma dua meja yang terisi. Nathan langsung memilih meja di pojok belakang, yang paling jauh dan jangkauan pandang orang.
"Nah, lo ngobrol sana sama cowok lo. Gw sama Vita main dulu"
Seorang score girl datang dan mengaturkan bola untuk Mbak Vita. Gw menoleh, berusaha menyembunyikan wajah gw. Ya Tuhan, semoga benar-benar nggak ada yang ngenalin gw...
"Bri? Kamu kenapa?" tanya Adrian yang sekarang duduk di sebelah gw.
"Mmm... nggak pa-pa By, cuma takut ketauan aja sama orang"
Anehnya, wajah Adrian langsung merah padam. "Kamu manggil aku apa tadi?... By? "
Gw ketawa. "Ya iyalah, kan kamu pacarku"
"Eh... Iya..." Adrian menunduk, wajahnya tersembunyi di balik topi yang sedang ia kenakan.
"Kamu nggak suka, ya?" gw menyingkap topi yang Adrian pakai lalu meletakkannya dimeja. "Kalau kamu nggak suka, aku nggak bakal memanggil kamu gitu lagi..."
"Oh! Bukannya gitu!" Adrian mendongak. "Aku cuma... Aku... Malu..."
Hah? Malu? "Kenapa?"
"Soalnya... soalnya kamu kan pacar pertamaku, jadi aku... belum biasa... Maksudku, aku pasti keliatan lain di depan kamu... Canggung... Kikuk..."
Gw tersenyum dan menggenggam tangannya. "Sebenarnya, aku juga baru pernah pacaran dua kali"
"Bener?" tanya Adrian nggak percaya. Gw mengangguk
"Memangnya kamu kira, aku udah berapa kali pacaran?"
"Eh... nggak tau ya... sepuluh?"
"Sepuluh???"
"Memangnya kamu kira pacaran itu sama kayak gonta-ganti nomor HP? Aku gak pernah gonta-ganti nomor HP, apalagi gonta-ganti pacar?"
"Sori..." Adrian menunduk lagi. Gw membungkukkan badan lalu dengan singkat mencium bibirnya. Adrian tersentak.
"Nggak pa-pa By, aku kan nggak mungkin marah sama kamu" gw mencubit pipi Adrian gemas.
__ADS_1
"Aku nggak marah kok" Adrian tertawa. "By", tambahnya kemudian sambil tersenyum lucu.
God, i really thankss you that I've found her.
♡♡♡
Studio TV9 penuh sesak. Hari ini memang ada perayaan HUT stasiun TV ini, dan Skillful jadi salah satu pengisi acaranya. Gw baru aja mau masuk ruang ganti waktu mendengar suara ribut dari ruang ganti sebelah.
"Ada apa sih?" tanya gw ke Dudy yang baru melewati ruang ganti itu.
"Biasa Hugo," kata Dudy sebal. "Dia nggak terima dapat ruang ganti itu. Penginnya ruangan yang lebih besar, ditempat kita ini"
"Hugo? Hugo... Vokalis nya Ergo?
"Ya iyalah Hugo dia! Hugo mana lagi yang bisa nyebelin kayak gitu?!"
Dudy nyelonong masuk ke ruang ganti Skillful, kayaknya ogah banget membahas Hugo lagi. Yah, sebenernya gw ngerti sih kenapa Dudy bersikap kayak gitu. Dulu dia pernah deket sama Hugo sebelum dia menikah, bahkan rumor yang pernah gw denger, Hugo sama Dudy itu uda cocok pake banget dan bener-bener pasangan band paling "wah". Tapi gw gk tau sebab apa mereka bertengkar, katanya sih bertengkarnya hebat banget, gara-gara Hugo ini ngatain Skillful main belakang dan banyak lagi lah masalah waktu itu. Dan dari itu Dudy benci banget sama Hugo dan sebaliknya Hugo sering manasin-manasin band kita. *nyari perkara
Gw tau persaingan di industri musk Indonesia memang ketat banget, apalagi persaingan antara band. Band Hugo, Ergo, termasuk salah satu saingan Skillful yang paling berat. Mereka punya fans yang kompak dan banyak banget. Album-albumnya juga selalu dapat platinum berkali-kali. Tapi yang gw nggak ngerti, kenapa Hugo cari gara-gara sama Skillful? Skillful toh nggak pernah bertengkar sama Ergo sebelum ini, dulu pernah tapi waktu itu kan pernah tenang. Tapi ini malah mulai lagi. Rey malah berteman baik sama Reza, drummernya Ergo. Kayaknya cuma Hugo yang nggak seneng sama Skillful.
Ah, gw nggak mau mikirin itu lagi, labih baik...
"SURPRISE!!"
Gw melotot, Adrian ada di depan gw, tersenyum riang. Lalu dengan kecepatan kilat dia berjinjit dan langsung mencium pipi gw.
"Kamu ngapain disini?" tanya gw bingung dan kaget. Gw spontan menoleh kanan-kiri, takut ada orang yang melihat kami, mana tadi si Adrian nyium gw.
"Nanti kalau ada yang nanya, bilang aja aku fans yang main ke backstage"
Oh, God. Gw benar-benar kasihan sama Adrian. Untuk ketemu gw aja, dia sampai rela pura-pura jadi fans? Sampai kapan dia harus berkorban kayak gini?
"Maafin aku, ya By? Kamu jadi nggak bisa bebas ketemu aku..." gw meraih tangannya. "Kalau aja aku bisa bikin semuanya lebih baik untuk kamu..."
"Aku nggak pa-pa, aku bisa ngerti kok. Ini semua kan demi kebaikan aku juga. Lagian, aku takut kamu kehilangan fans kalau mereka tau kamu udah nggak jomblo lagi, dan... Pacar dari Idol mereka itu cowok"
"Kalau itu aku nggak takut. Fans memang berarti banget buat aku, tapi kamu lebih dari itu. Aku cuma takut kamu kenapa-kenapa..."
"Hai Brian!"
Gw reflek menarik tangan gw yang masih mengenggam tangan Adrian. Adrian mundur beberapa langkah. Gw mendongak dan dengan ngeri menyadari Karla sudah berdiri di depan gw. Gimana caranya anak ini bisa masuk ke backstage?
"Eh... Hai, Karla," sapa gw pura-pura ramah. Anak ini kayaknya punya radar untuk mengetahui keberadaan gw deh! Dan sekarang dia menatap Adrian dengan pandangan benci. Sial, rasanya gw pengin banget mengusir dia dari sini! Karla, maksudnya, bukan Adrian.
"Mau manggung, ya? Kemarin lo di Hard Rock, ya? Gw nonton lho! Sayang banget gw nggak bisa dateng waktu lo manggung di Makassar, padahal gw udah niat mau ke sana, tapi nggak dapet flight"
Terimakasih Tuhan!
__ADS_1
"Wah, sayang banget" gw berlagak kecewa. "Tapi udah bisa nonton yang di Hard Rock, kan?"
"Iya, tapi kan tetep aja beda..." Waduhh! Dia pegang tangan gw! "Gw kan Brianders paling setia, selalu nonton kalau lo manggung, nggak kayak yang lainnya..." dia melirik Adrian yang masih setia memperhatikan kita berdua dengan.... tampang menahan emosi?...
"Iya. Makasih ya. Gw seneng banget ada Brianders yang... Kayak lo"
"Masa? Terus, kenapa lo nggak milih gw jadi peserta pacar selebriti waktu lo jadi bintang tamunya?" tembak Karla langsung.
"Dan kenapa lo milih... Dia? Dia kan cowo" dia menuding Adrian yang sekarang mendongak dengan wajah menahan emosi, bahkan tangan ny mengepal.
"Eh... Itu..." gw memutar otak. Episode pacar selebriti dengan gw bintang tamun dan Adrian sebagai peserta nya memang baru saja ditayangkan beberapa hari yang lalu, pasti si Karla nonton. Siapa, kasih alasan apa nih?!
"Lo bisa kan menghargai apa yang udah terpilih?" ucap Adrian tiba-tiba. Gw dan Karla reflek menoleh.
"Maksud lo apa?" ucap Karla menatap nyalang Adrian.
"Lo gak paham? Seharusnya lo bisa nerima kalo bukan lo yang jadi peserta terpilih dalam acara pacar selebriti ini, jangan karna lo gak terpilih lo mau nyudutin Brian dengan pertanyaan yang bagi gw gak penting" ucap Adrian panjang lebar sambil bersedekap dada. Wow, keren banget pacar gw.
"Emang lo daftar juga, ya?" nah, Pura-pura nggak tau memang ide yang bagus! Lalu mengalihkan pembicaraan.
"Ya iyalah gw daftar! Dua kali malah! Gw kirim email ke pacar selebriti, terus daftar juga waktu mereka bukan stan di cheerful paradise!"
"Oh... Gw nggak tau, Kar" gw nyengir terpaksa. Saat gw hendak menjawab tiba-tiba Adrian memotong membicaraan gw.
"Toh waktu itu Brian disodori surat yang isinya alasan kenapa orang itu milih dia. Terus Brian pilih salah satu, tanpa tau identitas si penulis sama sekali, dan yah kebetulan yang dia pilih itu gw" ucap Adrian menepuk bahu gw, lalu tersenyum ke arah gw.
"Adrian?" gumam Karla. Alisnya terangkat. "Hmm... Kalau misalnya, lo tau ada surat gw dan penulis gw, apa lo bakal milih gw jadi peserta?" Adrian yang semula menaruh tangannya di bahu gw kini ia turunkan dan menatap sengit ke arah Karla.
Ya ampun, anak ini gak tau malu banget ya! Gw harus jawab apa! Kan ada Adrian di sini!
"Lo-" ucap Adrian terpotong oleh ucapan gw. "Eh.. Ya iyalah.. Pastinya..." gw benci diri gw! Gw lalu menatap Adrian dan terkejut melihat ekpresinya berubah menjadi sendu.
Karla tersenyum penuh kemenangan. Gw kembali menoleh untuk melihat reaksi Adrian, tapi dia udah menunduk lagi. Gw merasa benar-benar berdosa. Pacar macam apa gw?!
"Eh.. Ya udah, ya Kar... Gw harus ganti baju... Kan bentar lagi naik panggung" gw menunjuk ruang ganti.
"Adrian, mmmm... Gw pamit dulu ya~" Adrian mengangkat kepalanya lalu menatap gw dan ia pun mengangguk sambil tersenyum tipis. Dan sebelum Karla sempat berceloteh lagi, gw udah kabur ke ruang ganti dan menutupi pintunya rapat-rapat.
Ok next
Eps selanjutnya
Maap kalo ad typo🙇🏻♀️
Follow + komen 💬
Jangan lupa vote juga>
__ADS_1
Bantu promosi juga biar makin rame:')
To be continued...