Love Hate Relationship

Love Hate Relationship
Sedikit Menghargai


__ADS_3

"Kau dimana? aku kesana sekarang" tanya Nindy yang mengambil keputusan untuk segera menyusul Sarah.


Bagiamana pun, Nindy sangat tidak bisa melihat seseorang diperlakukan dengan tidak baik oleh orang lain, terlebih ia mengenal Sarah, sangat tidak mungkin bagi Nindy untuk mengabaikannya walau ia juga tidak begitu menyukai sifat Sarah.


***


Setelah mendapatkan alamat tempat acara ulang tahun Arka dari Sarah, Nindy pun segera bergegas kesana. Ia menyambar kunci mobilnya diatas nakas dan beranjak dari kamarnya.


Kurang lebih dua puluh menit perjalanan dari rumahnya, ia pun sampai di sebuah hotel mewah dengan view yang sangat indah, Nindy meyakini tempat ini hanya untuk orang-orang kelas atas, pikirnya.


"Wah, apa Sarah benar-benar membuatkan Arka pesta ulang tahun ditempat ini?" gumam Nindy tidak percaya jika temannya itu benar-benar melakukan hal yang sampai sejauh itu.


Nindy pun segera masuk ke dalam hotel tersebut setelah memarkirkan mobilnya di parkiran khusus pengunjung.


Matanya menyapu seisi hotel dan mencari keberadaan mereka, ia lalu menanyakan tempat acara ulang tahun yang telah di booking oleh Sarah pada resepsionis dan akhirnya mengetahui tempatnya.


Gadis itu berjalan dengan cepat hingga akhirnya ia sampai pada tujuannya, matanya membelalak tidak percaya, pesta itu terlihat sangat tidak biasa, banyak wanita wanita yang berpakaian sangat minim disana, Nindy pun menjadi ragu apakah keputusannya benar dengan datang ke tempat ini.

__ADS_1


"Kau..." ucap seorang pria yang begitu ia kenal belakangan ini saat melihat Nindy


"Sarah dimana?" tanya Nindy yang langsung menghampiri Arka saat ia melihatnya


"Mana aku tau, memangnya aku siapanya dia" kata Arka dengan cuek


"Arka, kau kenapa keterlaluan sekali" kesal Nindy jika mengingat bagaimana tidak baiknya Arka memperlakukan Sarah


"Keterlaluan darimananya? temanmu yang teralu berlebihan" ucap Arka dengan dahi mengkerut lebih kesal lagi dari Nindy


Mendengar kata yang dilontarkan oleh Nindy, Arka pun seperti tersulut emosi, ia mendekat ke arah Nindy dengan jarak yang begitu dekat lagi.


"Memangnya kau siapa mengatur diriku?" kata Arka mendorong bahu Nindy dengan telunjuknya hingga Nindy merasa begitu di rendahkan oleh Arka


"Apa-apaan kau, minggir!" Nindy merasa tidak terima dan mendorong balik Arka hingga laki-laki itu sedikit terhuyung.


Nindy lalu meninggalkan tempat itu dan segera masuk mencari Sarah, sungguh beban sekali wanita itu, pikir Nindy.

__ADS_1


Tidak lama kemudian, terlihat Arka yang juga masuk ke dalam sana dan langsung menarik tangan Nindy setelah menemukan keberadaan Nindy


"Lepas Arka, kau gila yah?" desak Nindy menepis kasar tangan Arka hingga terlepas


"Untuk apa kau masuk kesini" tanya Arka dengan wajah yang tidak senang


"Aku mau mencari Sarah, tidak ada gunanya dia melakukan hal besar begini hanya untuk laki-laki seprtimu" jawab Nindy membuat Arka kembali emosi karena ia merasa begitu direndahkan oleh Nindy, gadis dengan rambut yang dikuncir dengan ucapan yang begitu menyakitkan hati.


"Temanmu saja yang terlalu murah, belum lagi dia mengaku sebagai kekasihku, memang dasarnya wanita itu matr.."


Plakkk


satu tamparan mendarat di pipi Arka sebelum ia menyelesaikan kata-katanya, matanya tertuju pada tangan Nindy yang mengepal setelah menampar pipi Arka dengan begitu keras hingga mereka menjadi pusat perhatian saat ini


"Dasar wanita kurang aj.."


"Arka jangann" suara teriakan Sarah yang baru saja datang mengurungkan niat Arka yang sudah mulai mengayunkan tangannya untuk memukul Nindy balik, beruntung Sarah datang tepat pada waktunya.

__ADS_1


__ADS_2