Love In A Sparkling World

Love In A Sparkling World
Part 15.Cinta sepihak.


__ADS_3

"Apa yang Hanna bilang bisa Lo dengar sendiri kan?.Hanna cuma anggap Lo teman.Jadi sekarang,pergi Lo sejauh mungkin dari tempat ini!".


Begini rasanya ketika cinta tak terbalas,ditolak,patah hati dan diusir pula oleh lelaki yang pernah terlibat cekcok dengan nya kemarin malam.Tidak pernah patah hati ternyata rasanya sesakit ini.Pernah mencintai tetapi cinta nya tak sedalam pada Hanna.


Sudah sakit kian terasa sakit hati Rayn ketika melihat Hanna hanya menekuk muka tanpa melakukan sesuatu yang bisa membuat hatinya senang.Tidak membela atau menarik kembali sepenggal kalimat yang cukup mengiris hatinya itu.


"Lo tuli atau gak punya malu heuh?.Gue bilang,pergi Lo dari sini!".


Rayn mendekati Nino dan mencengkeram jaket kulit Nino yang sudah berani sekali menghardik,mengusir dan mempermalukan dirinya didepan orang banyak,terutama dihadapan Hanna."Kali ini gue mengalah demi Hanna.Tapi,urusan kita belum berakhir.Ingat itu!".


"Sebaiknya terima kekalahan Lo,Rayn.Hanna memilih gue,bukan Lo".


Tatapan Nino yang tajam Rayn balas dengan sorot bak mafia kejam."Gue yakin,Lo udah meracuni pikiran Hanna.Lo itu pecundang licik yang suka menghalalkan segala cara dalam menjerat gadis selugu Hanna".Rayn tak suka dengan ulah Nino yang sering mengejar,mengganggu dan memaksa gadis-gadis yang tak mau melayani ataupun menemani Nino ketika ada di night club.


Sejak dulu Rayn dan Nino kerap bertemu di night club tetapi tak pernah bertegur sapa.Sama-sama dari kalangan konglomerat yang memiliki ego dan gengsi tinggi tentunya bersaingan.


"Dasar pengacau Lo!.Get out here!".


Rahang Rayn mengeras dan kedua tangannya kian kuat mencengkram jaket Nino.Tak seharusnya Nino menyebutnya pengacau dihadapan gadis yang la sukai sekaligus la cintai.


"Kalian mau berkelahi atau saling menghabis,aku tidak peduli.Tapi aku tidak sudi kalian mengotori tempat ku ini?".


Rayn menatap wajah pemilik night club yang selintas begitu mirip dengan Papa nya.Sering mendengar Bagaskara yang santer diisukan berperangai keji,kejam berdarah dingin dan sadis,tetapi baru kali ini Rayn bertatap muka langsung dengan Bagaskara.


Jauh sekali dari ekspektasi nya.Rayn pikir Bagaskara lelaki paruh baya yang gemuk dan bertampang seram.Rupanya Bagaskara begitu rupawan,sangat berkarisma,berwibawa dan maskulin.Bahkan terlihat nyaris serupa dengan nya.Hanya saja paras Bagaskara tampak lebih dewasa.


"Ren,sebaiknya kita pergi.Ayo!.Jangan buat keributan di sini".Jika saja Adrian tak melerai dan tak mengingatkannya,Rayn takkan melepaskan Nino yang telah merebut Hanna darinya.


Sebelum melangkah pergi,Rayn menatap Hanna yang sedetik pun tak melihat wajahnya.Tertunduk diam dan membisu yang membuat hati Rayn terluka dan kecewa akan cintanya telah bertepuk sebelah tangan.


Memang terlalu cepat cinta hadir dihatinya.Rasa sukanya dalam sekejap berubah menjadi cinta.Tetapi Rayn bisa apa jika cinta telah tumbuh di hatinya untuk Hanna?.

__ADS_1


Berdenyut keras jantung Rayn ketika melihat Bagaskara begitu lekat menatapnya.Ada sesuatu yang tersirat di netra Bagaskara yang sulit diartikan Rayn.Entah apa itu?,yang pasti Rayn dapat merasakan aura yang aneh.


.....


Dua gadis seprofesi dengan Hanna yang iri melihat Hanna diperebutkan Rayn dan Nino tadi,menggunjingkan Hanna di toilet wanita.Keduanya merasa tersaingi oleh Hanna yang notabene pelayan baru dari kampung.Pelayan baru selevel Hanna bisa-bisa nya menjadi saingan terberatnya dan menjadi rebutan idola lama yang sudah sering keluar masuk klab malam.


"Liat tuh.Cewek baru itu kayak piala dunia yang diperebutkan dua kubu lawan dalam pertandingan babak final aja.Gue heran deh.Apa bagusnya sih cewek kampung itu?".


"Ho'oh.Masa iya idola gue si Rayn levelnya rendahan gitu.Mendingan gue daripada cewek kampung itu kan?".


"Cocokkan juga gue kali yang pantes buat Rayn.Gue lebih cantik daripada elo".


Gadis yang begitu mengidolakan Rayn,menjambak rambut temannya sendiri yang mengaku lebih cantik dari nya."Ahhh dasar.Lo emang cewek penjilat.Udah tau Rayn itu idola gue".


Idola baru Rayn yang tak terima rambutnya dijambak,balas menendang lutut teman sejawat nya sendiri".Hehhh keong racun.Selama status Rayn bukan istri orang,sah-sah aja kali".


Tak terima dirinya dikatai keong racun,gadis yang rambutnya dikuncir kuda menyiramkan air ke muka temannya yang diambil dari kran wastafel."Ahhh,sialan Lo!.Terserah dah.Emang gak kan ada habisnya kalo bicara sama elo mah".


"Heyyy!.Awas Lo ya!.Gue geprek Lo kalo berhasil gue tangkap".Melihat temannya kabur setelah mukanya basah disiram air,gadis berambut pendek itu meradang dan mengejar temannya yang lari tunggang langgang dari toilet.


.....


Seandainya Nino bukan keponakan kesayangan Papa tiri nya,Bagaskara akan menyeret Nino keluar dari tempat usaha nya detik itu juga.Namun Bagaskara tak berani melakukan itu.Kehormatan keluarga besar Papa tirinya itu lebih berharga dari harga dirinya yang sering diinjak-injak Nino,dan lebih penting dari kejujuran nya yang diragukan Nino.


Melihat dari raut muka Hanna yang muram,Bagaskara dapat menilai jika Hanna terintimidasi Nino.Gadis selugu Hanna mana berani melawan lelaki degil,manja dan egois seperti Nino."Hanna,lanjutkan lah pekerjaan mu!".


"Baik Boss.Permisi".


Setelah Hanna terbebas dari belenggu Nino,tinggal Nino yang harus diurus Bagaskara."Nino,ikutlah! ke ruang kerja ku jika kamu tidak keberatan".


Memastikan Nino tidak melarikan diri atau kabur,Bagaskara membiarkan Nino berjalan lebih dulu ke ruangan kerjanya sebagai pemilik baru night club Starlight.

__ADS_1


"Nino,sudah berapa kali ku peringatkan untuk tidak membuat masalah disini.Tolong,jaga nama baik orang tua mu dan Papa Ferdy".


Terkadang Bagaskara merasa bosan dengan perilaku Nino yang sulit diatur dan semaunya sendiri tanpa memikirkan nama besar yang disandang keluarga Sebastian.Seharusnya yang lebih peka itu Nino,bukannya la yang bukan keturunan dari keluarga Sebastian.Tak hanya perilaku Nino yang membuat Bagaskara jengah,bahkan mulut Nino pun sepedas jalapeno dan lidahnya setajam pedang samurai.


"Kak Bagas tidak perlu pura-pura peduli soal keluarga ku atau om Ferdy.Tante Eva dan kak Bagas sama saja.Cuma mau mengeruk harta kekayaan om Ferdy yang berlimpah saja kan?".


Sekian kali kejujuran nya diragukan Nino,darah Bagaskara kian terasa memanas."Nino,hentikan spekulasi buruk mu tentang aku.Sekali pun aku tidak pernah meminta Papa Ferdy untuk mewariskan separuh harta kekayaan nya pada ku.Itu semua kemauan Papa Ferdy sendiri.Tidak ada sangkut pautnya dengan ku".


Bagaskara tak mau munafik.Ia memang menyukai uang.Tetapi tak pernah mengemis atau memohon diberi harta warisan Papa tirinya.Kekayaan yang dimiliki nya sekarang bukanlah sepenuhnya hasil dari pembagian warisan.Sebagian besar dihasilkan dari kerja keras nya selama ini dalam mengurus dan memimpin tempat usaha yang dirintis saat ini.


"Argumen kak Bagas itu sudah basi.Biasa ku dengar dari orang munafik yang ketahuan berdusta".


Lidah tajam Nino kian tak terkendali,Bagaskara kian tambah emosi."Aku bersumpah diatas ayat suci pun percuma,Nino.Kamu pasti tidak akan pernah mempercayai kejujuran ku ini".


"Ada pepatah mengatakan,buah yang jatuh tidak akan jauh dari pohonnya.Ibu dan anak sama saja.Sama-sama pendusta sejati".


Sia-sia sudah kejujuran nya selama ini yang sekalipun tak pernah dipercaya Nino,Bagaskara pasrah dan ikhlas menerima tudingan Nino yang tentunya tak benar.


"Terserah bagaimana cara kamu menilai ku,Nino.Tuhan maha tau segala isi hati manusia.Pembelaan diri ku ini cuma dianggap sampah oleh mu".Tak tahan dengan Nino yang bisanya hanya menghina,mencibir dan memfitnah nya,Bagaskara hengkang kaki dari ruang yang berhawa terasa menggerahkan dan menegangkan.


Meyakinkan Nino hanya membuang percuma waktunya saja.Meladeni Nino pun malah akan memperumit masalah dan memperkeruh situasi.Seorang El Nino Sebastian tidak dapat dilawan dengan cara yang keras.Nino harus dihadapi dengan santai dan lembut.


.....


Rayn menyandarkan kepala di jok mobil yang menjadi tempat persembunyian nya setiap kali bersedih.


"Ujian ini sungguh indah,lucu sekaligus menyakitkan.Tuhan menitipkan cinta di hati ku tapi tidak di hati Hanna.Ini tidak adil,Tuhan ku".


Sekuatnya hati Rayn seiring waktu akan melemah dan meneteskan air mata karna cinta sepihak nya.Hanna bukanlah cinta pertama nya tetapi hanya Hanna yang telah mampu membelenggu hati nya yang tak bertuan dalam hitungan jam.


Rayn mengenang sepenggal kisah di masa lalu nya yang terlupakan.Apakah ini karma atau takdir?.Dulu la pernah mengabaikan perasaan gadis yang begitu mencintai nya dengan tulus dan tanpa pamrih.Tak meminta balasan untuk dicintai oleh nya dan tak mengharapkan lebih darinya.

__ADS_1


Gadis yang pernah Rayn tolak untuk dijodohkan dengan nya setahun yang lalu hanya berkata,"Aku tidak mengharapkan lebih dari mu,Rayn.Kamu tidak harus membalas perasaan ku ini.Aku tidak menuntut untuk dicintai.Biar aku saja yang mencintai mu,dan ijinkan aku ada didekat mu.Abaikan perasaan ku,dan anggap aku tidak ada setiap kali aku mendekati mu.Itu saja Rayn".


Tak hanya memerhatikan Rayn,gadis itu pun pernah memberi Rayn surat cinta dan membuatkan nya makanan.Bahkan gadis itu rela diperbudak Rayn dan disuruh-suruh.Gadis itu begitu loyal dan Bucin terhadap Rayn.Sungguh aneh tetapi memang begitulah kenyataannya.


__ADS_2