
Di sebuah club malam terlihat seorang laki-laki berwajah tampan sedang meneguk minuman beralkohol,dia terlihat sangat menyedihkan,pakaian yang berantakan,rambut yang acak-acakan sungguh miris sekali nasibnya.
Ya dia adalah Aiden Barata,dia baru saja bercerai dari istri nya.
"Argghhh...."Aiden melempar botol minuman nya.tiba-tiba datang seorang perempuan cantik dan sexy Lalu perempuan cantik tersebut duduk di pangkuan Aiden.
"Kenapa tuan,anda terlihat menyedihkan sekali"Ucap perempuan tersebut seraya mengelus rahang Aiden.
"Pergi kau dari sini !! beraninya kau ****** masuk ke dalam sini hah !! siapa yang mengizinkan mu masuk ke dalam ruangan ini !!"Aiden segera mendorong perempuan tersebut.Perempuan itu adalah Alexa,ya dia adalah seorang kupu-kupu malam.
"Tuan jangan terlalu kasar terhadapku,bagaimana kalau aku akan memuaskan mu malam ini?apa kau mau?"
Aiden terdiam,entah mengapa ia merasa tertarik kepada wanita di depannya." can you satisfy me now?"
"Yes with pleasure"Ucap Alexa lalu segera mendekat kepada Aiden dan mulai menciumnya,Aiden membalas ciuman Alexa dengan hasrat menggebu.
Alexa lalu duduk ke pangkuan Aiden"Tuan sebelum kita mulai permainan nya,apakan aku boleh bertanya padamu?"Ucap Alexa sembari mengelus dada bidang milik Aiden.
Aiden memandang Alexa dalam-dalam,lalu dia menganguk.
Alexa tersenyum"apa kau ada masalah ? aku lihat kau sangat kacau sekali malam ini tuan,aku sangat mengenalmu di televisi,kau adalah pembisnis muda dan di kenal sebagai pria setia,apa yang membuatmu untuk datang kemari"Alexa lalu segera memeluk Aiden dan membenamkan wajahnya di dada bidang Aiden.
Aiden menarik nafas dalam-dalam,dia membiarkan Alexa untuk memeluknya"Ya aku sedang ada masalah dengan rumah tanggaku"Ucap Aiden dengan suara yang seperti menahan tangisannya.
Alexa melepas pelukannya,lalu menatap Aiden"Tak apa tuan cerita saja padaku,aku akan menyimpannya baik-baik "
Sesaat mereka saling memandang."Apa kau janji akan menyimpan rahasia ini baik-baik?"tanya Aiden.
Alexa mengangguk"Percayalah padaku"Ucap Alexa,lalu memegang wajah Aiden dengan kedua tangannya"ceritaan saja apa yang membuatmu sedih sampai seperti ini,orang bilang bila sedang sedih dan menceritakan kesedihannya kepada orang lain maka beban nya akan sedikit berkurang"
Aiden memejamkan mata"Aku baru saja bercerai dari istriku,dia meninggalkan ku karna ke dua orang tua ku yang selalu menuntut untuk meminta cucu,istriku Nayla sudah tak tahan dengan sikap ke dua orang tua ku yang selalu menuntut untuk meminta cucu"Aiden membuka matanya dan memandang wajah Alexa.
"bahkan orang tua ku menuduh Nayla bahwa dia tak bisa memiliki keturunan/mandul,dan Nayla yang mendengar tuduhan itu tak terima,dan akhirnya dia pergi meninggalkan ku,serta menceraikan aku saat itu juga"Aiden meneteskan air matanya.
Alexa yang melihat Aiden menangis pun segera menghapus air mata Aiden menggunakan tangannya."saya ikut sedih mendengar ceritamu tuan Aiden,saya yakin suatu saat nanti anda pasti akan mendapatkan wanita yang lebih baik dari ini,tuan percaya tidak bahwa semua akan indah pada waktunya"
__ADS_1
Aiden mengangguk."aku percaya".
"Baik,akan ku pastikan kau malam ini tak akan sedih lagi tuan Aiden ,apakan kita bisa memulainya sekarang,aku sudah tak tahan dengan ciptaan Tuhan yang ada di hadapanku ini"Ucap Alexa dengan suara menggoda.
"yes baby "Ucap Aiden yang tak kalah menggodanya.lalu Aiden segera menggendong Alexa ke tempat tidur,kebetulan Aiden memesan ruangan VVIP yang dilengkapi dengan tempat tidur
lalu mereka berdua pun menikmati malam yang panjang dengan penuh hasrat,Alexa menikmati permainan yang di mainkan oleh Aiden,begitu pula Aiden.
.
.
.
.
.
...****************...
"hmm anda sangat tampan sekali tuan Aiden,aku senang bisa menjadi wanitamu walaupun hanya semalam saja".
Tak ingin berlama-lama memandang wajah Aiden Alexa harus segera keluar dari sini,ia mengambil baju yang berserakan di lantai dan langsung memakainya,lalu ia pun segera mengambil cek yang ada di meja,itu adalah hasil hubungan nya dengan Aiden semalam.
"hmm lumayan banyak juga bayaran ku" ucap Alexa dalam hati sambil memandangi kertas yang tertulis jumlah uang yang cukup banyak.Tanpa menunggu waktu lama alexsa segera keluar dari ruangan itu untuk segera pulang kerumah.
...****************...
Aiden mengerjapkan matanya,dia menggeliat pelan,dia melihat ke kanan dan ke kiri.
kosong
"Kemana perempuan itu? apa dia sudah pergi ? " Tanya Aiden pada diri sendiri.
"baguslah jika perempuan itu pergi, setidaknya dia tau diri bahwa dia hanyalah seorang wanita bayaran"Aiden segera mengambil jasnya yang berserakan dilantai kan segera memakai nya.
__ADS_1
setelah selesai memakai pakaian dia segera mengambil dompet nya dan kunci mobilnya,bersiap untuk segera pulang ke Mension Barata .
Saat sampai di Mension Aiden langsung turun dari mobilnya dan masuk ke dalam Mension,Aiden berjalan melewati sang Mama dan Papa tanpa menyapa mereka,karna jujur saja Aiden masih kecewa kepada mereka,karna mereka dia harus rela berpisah dengan Nayla,perempuan yang Aiden cintai.
"Aiden ! " panggil Mama Maxi,ibu dari Aiden.
Aiden berhenti,dia menarik nafas kasar."Ada apa ma? kalau tidak penting aku pergi sekarang".
"Bagaimana perceraian mu dengan Nayla? apa berjalan dengan baik?"
"Memang nya penting ya untuk ku jawab?"Ucap Aiden sambil menahan emosi.
"Ya ini sangan penting untuk Mama ! Mama sudah sangat muak dengan si Nayla itu,Mama hanya melakukan yang terbaik untuk mu sayang"
"Cukup Ma ! perceraian ku dan Nayla berjalan dengan lancar, Mama puas !!" Aiden segera berjalan menaiki tangga menuju kamar.
Saat sampai kamar Aiden segera menutup pintu dan menguncinya,dia berjalan menuju meja rias yang biasanya di pakai oleh Nayla.
Aiden mengambil foto Nayla yang ada di meja rias tersebut"Nay mengapa kamu harus meninggalkan ku seperti ini,aku tak bisa hidup tanpamu Nay"Aiden menghembuskan nafasnya pelan.
lalu dia segera ke kamar mandi untuk membersihkan diri setelah apa yang dilakukannya semalam.
Setelah selesai mandi,ia segera memakai pakaian rumah "kenapa aku jadi memikirkan wanita ****** itu sih... tidak-tidak aku harus melupakannya"Aiden menggelengkan kepalanya berkali-kali.
dari pada memikirkan wanita itu lebih baik ia mengerjakan pekerjaan kantor nya yang belum terselesaikan.
"Yah kalo kenapa ?" tanya Aiden bada sekertaris pribadinya.
"Iya aku pasti ingat jika nanti malam akan ada acara ulang tahun Damar...aku tutup panggilan nya sekarang"Aiden segera menutup panggilan tersebut,kemudian ia kembali berfokus pada laptop nya.
...----------------...
...----------------...
...----------------...
__ADS_1