
Aiden semakin memajukan kepalanya"Hmm aku rasa dokter tadi salah mengecek bahwa dia sudah siuman, sepertinya dia masih dalam keadaan koma"Ucap Aiden yang sedikit berbisik.
Alexa dapat mendengar dan merasakan hembusan nafas mint Aiden yang terkena wajahnya,rasanya geli sekali"Astaga....tahann Alex,tahan...tidak jangan membuka mata ini ektingmu sudah bagus loh"
"Aku rasa jika menciumnya tidak akan jadi masalah,semoga dia tidak bangun saat aku menciumnya,kita mulai dari bagian paling inti yaitu bibir..."Aiden sudah bersiap untuk menciumi bibir yang sedikit pucat itu,Aiden sudah memajukan bibirnya seperti seekor bebek.
Aiden sudah semakin dekat dan semakin dekat,hanya tinggal dua centi saja bibir mereka akan menempel.
Alexa membuka matanya,ia segera menampar wajah tampan Aiden.
plak !
"Astaga ! auu...."Aiden memegangi pipinya yang terasa panas dan perih"Wajah tampanku....kenapa malah ditampar !"
Alexa pun sama shoknya,ia memandangi tangannya yang tadi sudah memukul wajah Aiden"Astaga ! aku reflek pak ! habisnya anda sangat bruntal dan mencari-cari kesempatan dalam kesempitan"Alexa langsung menutup mulutnya.
Aiden sungguh jengkel,bukannya mendapatkan asupan nutrisi vitamin K(*ki*s*) malah mendapat sebuah tamparan yang cukup keras,astaga sangat sial sekali nasibnya.
Aiden langsung buru-buru mengambil kursi yang ada disampingnya dan duduk disebelah Alexa.
"Ehem...baiklah saya maafkan, karena saya laki-laki yang pemaaf orangnya,kita lupakan kejadian tadi"
"Aku tidak pernah meminta maaf padamu !"Ucap ketus Alexa,Alexa kemudian berganti arah tidur dan memunggungi Aiden.
__ADS_1
Aiden tersenyum,Aiden kemudian memegang pundak Alexa,yang langsung ditepis oleh Alexa"Tanganmu itu menganggu !"Ucap Alexa ketus.
"Astaga kenapa kau ini galak sekali,padahal aku sudah membersihkan tubuhmu setiap hari ja-"
Alexa berbalik menghadap Aiden "Apa kau bilang barusan ?! "
"Iya aku yang sudah membersihkan tubuhmu setiap saat dan setiap hari, apa ?! kau mau berterimakasih pada ku ? ok sama-sama"Ucap Aiden sembari mengusap rambutnya ala cowok cool.
"KAU !!!!! " Teriak Alexa segera bangun dari tidurnya.
Aiden kaget saat Alexa terbangun "Hey !! apa yang kau lakukan ,kau masih sakit kenapa malah bangun !!! ayo berbaring lagi !!!"Ucap Aiden yang sedikit berteriak dan berusaha menenangkan Alexa,meskipun agak sedikit takut,tapi sedikit loh ya enggak banyak.
Alexa sudah sangat marah hingga dadanya kembang kempis ,Saat ia sudah siap akan memukul wajah Aiden tiba-tiba saja kepalanya terasa sakit dan berdenyut"Auu..."Alexa memegangi kepalanya yang terasa sangat sakit dan cenut-cenut.
Alexa yang mendengar itu semakin bertambah marah "Aku tidak punya penyakit darah tinggi !!! "Teriak Alexa dengan kuat di samping telinga Aiden.
Aiden mundur perlahan sembari menutupi telinganya menggunakan tangannya "Hey !! kenapa harus berteriak sekencang itu !! telingaku berdenging mendengar suara teriakan mu itu !!!"Ucap Aiden sembari mengelus-elus telinganya yang terasa sakit.
"Lebih baik kau keluar dari ruangan ini !! Jangan membuatku menjadi lebih sakit karena nantinya aku terserang darah tinggi !!!"Ucap Alexa sembari menunjuk kearah pintu.
Aiden tersenyum"Aku baru tahu sisi gelapmu ,ternyata kau itu sungguh "Cerewet " hmm..obat apa ya yang bisa membuat seorang Alexa menjadi diam"Gumam Aiden pelan,lalu ia menatap Alexa.
"APA LIHAT LIHAT !"
__ADS_1
Aiden langsung memalingkan wajahnya"Astaga sama seperti cerita disinetron yang pernah aku lihat waktu bersama Mama" Ucap Aiden dalam hati.
Lalu Aiden kembali mendekat disamping alexa dan duduk .
"KENAPA MALAH DUDUK LAGI !! SIDAH KU BILANG KELUAR!! "
"Alexa come on jangan seperti anak-anak,kau kan tahu kita sudah punya anak jadi lebih baik kita salam damai saja oke..."
"Tidak sudi berdamai dengan orang sepertimu !"Ucap ketus Alexa.
"Huff...langsung saja pada intinya,kita menikah bagaimana ?"
Alexa melotot,ia kemudian bersiap akan kembali duduk tapi ia urungkan karena kepalanya masih sakit ".why ? tapi aku tolak !"Alexa memejamkan matanya.
"Aku tidak sedang membutuhkan penolakan darimu,aku hanya bilang kita menikah bagaimana ? dan hanya ada dua pilihan kau tinggal pilih salah satu dan dilarang protes,pertama "ayo"......,kedua "iya".....,Simpel bukan ? bagaimana? pilih saja yang kau suka.."
_*bersambung_
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ*...
jangan lupa dukungannya ya makasii 😘💋💋💋
__ADS_1