Love Night Woman

Love Night Woman
BAB 11 ~ MENYUSUL


__ADS_3

Ke esokan paginya Aiden sedang bersiap untuk berangkat ke bandara,ia menggunakan pesawat pribadi milik nya,dia pergi sendiri tanpa di temani oleh siapapun.


"Deddy mau kemana ? kenapa membawa koper ? "Tanya Alan sambil memakan roti tawar.


"Deddy akan pergi beberapa hari ini,Alan jaga diri baik-baik ya,jangan buat Oma dan Opa pusing oke.."


Alan mengangguk"Siap Ded,tapi kenapa lama sekali ?"


Aiden tersenyum"Alan bilang ingin bertemu Mommy bukan ?"lalu Aiden segera duduk,bergabung di meja makan.


Alan mengangguk.


"Nah Deddy akan menjemput Mommy Alan.."


Alan berdiri dari tempat duduknya "seriously Ded ?"Tanya Alan dengan antusius.


"Apa Deddy pernah berbohong padamu ?"


"Tidak"Alan berjalan menuju kiri yang di duduki oleh Deddy nya "Alan sayang Deddy..."Alan memeluk Deddy nya dengan mata yang berkaca-kaca.


"Deddy juga sayang padamu"


"Apa Deddy tau ? teman-teman ku semuanya terus menceritakan tentang Mommy nya,mereka bilang Mommy mereka sangat perhatian pada anaknya,katanya mereka sering di cium oleh Mommy nya,apa nanti Mommy Alan juga akan seperti itu Ded ?"


Aiden tersenyum lalu mengangguk"Tentu saja Mommy nanti akan seperti itu.."


"Yey... nanti jika Mommy sudah kembali kesini,aku akan menceritakan ini pada teman ku Ded"

__ADS_1


"Baiklah terserah mu saja,sekarang habiskan sarapan mu itu"


"Oke"


"Oh iya, Oma dan Opa kemana?"Tidak biasanya Mama dan Papa nya melewatkan sarapan pagi nya.


"Oma sedang berada di belakang rumah,kalau Opa sedang berada di ruang Gym Ded"


"Oh, Deddy sudah selesai sarapan bilang pada Oma dan Opa bahwa Deddy akan bernagkat sekarang oke..."


Alan mengangguk"Kenapa tidak berpamitan sekarang saja Ded.."


"Deddy buru-buru,Deddy berangkat dulu ya..."


"Oke Ded,jaga diri baik-baik Alan di sini menunggu mu..."


"Deddy bilang dia akan pergi ke negara S,Deddy sangat terburu-buru karna takut cuaca buruk nantinya mangkannya tidak sempat berpamitan pada Oma dan Opa,Deddy bilang akan menjemput Mommy,Alan benar-benar tidak sabar Oma bertemu dengan Mommy..."Ucap Alan dengan tersenyum bahagia.


Maxi hanya terdiam mendengar ucapan Alan,yang ada dalam pikirannya hanyalah bagaimana jika Aiden bertemu dengan perempuan itu?Maxi benar-benar tidak mau mempunyai menantu seperti itu, kenapa Aiden tidak mau mencari perempuan yg lebih baik saja untuk menjadi ibu sambung Alan,memikirkan itu membuat kepala Maxi menjadi pusing.


"Oma kalau begitu Alan ke kamar dulu ingin mandi,karna ini sudah hampir siang takutnya nanti telat.."


"Hmm ya sudah cepatlah mandi,nanti biar supir saja ya yang mengantar mu..."


"Ya Oma..."Alan segera pergi ke kamar,dan bersiap.


"kenapa Aiden sangat bo doh sekali ,sudah tau perempuan itu yang pergi,tetapi malah mengejarnya,bagaimana nasib keluarga Barata jika seorang Aiden Barata akan menikah dengan seorang wanita malam,apa Aiden tidak memikirkan itu"Gumam Maxi pelan.

__ADS_1


"Lagi ngelamunin apa istriku ?"tanya Bara yang baru saja selesai berolahraga,Bara kemudian membuka kulkas dan mengambil air minum,lalui meminumnya hingga tuntas.


Maxi yang sedang melamun pun di kagetkan oleh suara sang suami "Apa kau sudah tau kalau Aiden sudah berangkat ke bandara hari ini ?..."


"Belum,aku saja hari ini belum bertemu dengan nya"Bara duduk di kursi sebelah istri nya."Aku pikir kita tidak usah ikut campur urusan Aiden lagi,apa kau ingat di pernikahannya yg pertama kita sudah sangat ikut campur dengan urusan rumah tangga anak kita,jadi biarkan lah untuk kali ini Aiden mengejar kebahagiaan nya..."Ucap Bara.


"Tapi bagaimana dengan nama keluarga Barata nantinya,apa kata orang jika mereka tahu Mommy nya Alan adalah seorang wanita malam, pelacur,bisa hancur nanti nama kelurga Barata..."


Bara menarik nafasnya pelan"Aiden pasti sudah memikirkan nya lebih dulu,kau tenang saja.."


"Tap-"


Sebelum Maxi melanjutkan kata-katanya, Bara segera membisikkan sesuatu ke Maxi "A~"


entah apa yang Bara bisikkan kepada istrinya itu, sehingga wajah Maxi berubah menjadi merah jambu alias malu-malu kaya kucing.


Maxi memukul lengan suaminya pelan"Ini masih pagi ah~"


"Hey memang ada larangan tidak boleh melakukan itu di pagi hari,ayo kalau tidak lihat saja nanti malam,ayo supaya otot pinggang ku lebih kuat lagi..."


"Ta~"belum sempat Maxi melanjutkan kata-katanya nya,tubuhnya sudah lebih dulu di tarik oleh Bara,dan mau tidak mau Maxi pun mengikuti kemauan Bara untuk melakukan itu,katanya supaya otot pinggang nya makin kuat.


Emang iya?gatau juga si😁


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2