
"Sekali lagi Deddy benar-benar minta maaf padamu,karena Deddy tidak bisa menjaga Mommy dengan baik"
Alan menggeleng"Ini bukan salah Deddy,Alan tahu ini pasti karena musibah,Alan yakin Deddy pasti juga tidak menginginkan sesuatu terjadi pada Mommy kan..."Ucap Alan yang sudah mulai tersenyum.
Aiden mengusap kepala Alan dengan sayang "Anak Deddy memang pintar..."
"Ayo Ded cepat,Alan ingin bertemu Mommy segera ! "
Aiden tersenyum lalu mengangguk.
Beberapa menit kemudian mobil yang Alan dan Aiden tumpangi sudah sampai didepan rumah sakit terkenal dikotanya,tempat dimana Alexa dirawat.
Alan cepat-cepat turun dari mobil,ia sungguh tidak sabar bertemu dengan Mommynya"Ayo Ded buru ! "Ucap Alan sembari memegangi tas sekolahnya.
"Tas mu itu taro saja didalam mobil ".
Alan pun menuruti perintah Deddynya,Alan membuka mobil kembali dan menaroh tas sekolahnya ditempat duduk depan,lalu segera menutup pintu mobilnya kembali.
Aiden pun segera menggandeng tangan Alan .
Ruangan Alexa berada dilantai paling atas,ruang VVIP selain karena alatnya yang lengkap juga karena yang menjaga Alexa lebih banyak,Aiden takut jika ia meninggalkan ruangan Alexa akan terjadi sesuatu yang tidak diinginkan olehnya.
"Kenapa lama sekali Ded "
Aiden menggeleng melihat tingkah laku anaknya padahal baru beberapa langkah mereka berjalan "Sabar sayang,kita harus naik lift dulu untuk menuju ruangan Mommy"
__ADS_1
"Ah Deddy,kenapa ruangannya jauh sekali,pindah saja yang dekat Ded itu akan memudahkan kita suapaya tidak memakan waktu..."Ucap Alan sambil berjalan memasuki lift.
Ting !
Lift terbuka,Sekarang Aiden dan Alan sudah berada dilantai atas, terlihat hanya ada satu pintu ruangan disitu yaitu ruangan Alexa seorang.
"Ded, benar yang ini kan ruangannya ?" Tanya Alan memastikan.
Aiden mengangguk"Ia kan cuman ada satu ruangannya"
Alan tersenyum kaku.
perlahan-lahan Alan pun membuka pintu ruanagn tersebut,sangat pelan seperti siput.
Suster pun berbalik saat mendengar suara orang membuka pintu,saat tahu Aiden memberi kode padanya untuk keluar,suster itupun buru-buru untuk keluar dari ruanagn itu "Permisi tuan"
Ucap suster menunduk,lalu segera berjalan keluar tak lupa pintunya ia tutup.
Alan berjalan perlahan-lahan kearah Mommynya,ia dapat melihat bahwa Mommynya sekarang terbaring tak berdaya ditempat tidur,walaupun tempat tidur yang Alexa tiduri lumayan tinggi tapi Alan masih bisa melihatnya.
Deg
Dada Alan berdetak kencang secara tiba-tiba akibat melihat wajah sang Mommynya,untuk yang pertama kalinya Alan melihat wajah sang Mommy.
"Ded " Panggil Alan."apa ini Mommy ? "
__ADS_1
Aiden memegang pundak Alan dari belakang "Iya ini Mommy,sangat cantik bukan ?"
Alan mengangguk"Lebih dari cantik Ded,Mommy sangat sangat sangat cantik sekali..."Ucap Alan yang bersemangat.
Alan melihat wajah Alexa yang memiliki hidung mancung,bulu mata lentik,bibir yang berwarna merah muda,kulit putih walaupun dikepala Alexa masih diperban akibat kecelakaan itu.
"Ded apa Alan boleh memegang tangan Mommy ?"
Aiden mengangguk"Tentu saja boleh,dia adalah Mommy mu kenapa harus meminta izin"
Alan segera mengangkat tangannya,walaupun tangan Alan gemetaran tapi ia tetap memaksa.
hap !
Huh,akhirnya setelah perjuangan panjang Alan berhasil memegang tangan sang Mommy.
yang pertama Alan rasakan adalah kehangatan dan kenyamanan dalam dirinya saat memegang tangan sang Mommy,Alan merasa nyaman walaupun hanya memegang tangannya saja.
"Ded,tangan Mommy sangat sangat hangat sekali,Alan benar-benar nyaman "Ucap Alan dengan bahagia, walaupun ia harus bertemu dengan sang Mommy dalam keadaan seperti ini tapi Alan tetap bahagia,bahagia karena akhirnya ia bisa bertemu dengan Mommynya setelah 5 tahun lamanya.
*Bersambung_
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ*...
jangan lupa dukungannya ya teman-teman makacii 😘😻
__ADS_1