
Beberapa menit kemudian Alan masih saja memegang tangan sang Mommynya.
Aiden Hanya melihat dari belakang sambil tersenyum walaupun mulutnya sudah capek sekali tersenyum tapi tidak apa-apa Aiden harus tetap tersenyum,walaupun kakinya sudah pegal dan semutan karena berdiri, tapi tidak apa-apa.
ingin rasanya Aiden berbicara kepada Alan bahwa mukanya sudah kaku dan kakinya semutan karena berdiri,tapi Aiden takut akan menganggu Alan nantinya.
Fixs Aiden menganggap ini sebagai perjuangan seorang ayah saja kepada anaknya.
Setalah beberapa menit lagi barulah Alan selesai memandangi Mommynya"Ded apa Alan boleh mencium kening Mommy ?"Tanya Alan dengan ekspresi wajah imut seperti marmut.
senyum Aiden semakin mengembang"Boleh dong my Boy,sini biar Deddy angkat Alan supaya tidak susah mencium Mommy nanti"
Alan mengangguk,Aiden pun segera mengangkat tubuh Alan keatas tempat tidur dimana Alexa berbaring"Awas Alan hati-hati nanti terkena selangnya"
Alan mengangguk, perlahan-lahan Alan mendekatkan wajahnya ke kening milik Alexa.
Cup !
Cup !
Alan mencium kening Alexa sebanyak mungkin,ia tidak mau menyia-nyiakan kesempatan ini.
"Sudah ?"
Alan mengangguk, sebenarnya ia masih ingin mencium pipi Mommynya tapi karena di pipi Mommynya ada selang oksigen jadi tidak bisa dan juga takut jika Mommynya akan terganggu.
Aiden pun segera menurunkan Alan secara perlahan dari ranjang .
__ADS_1
Alan terus saja tersenyum,ia kemudian mengelus tangan Alexa kembali.
Aiden yang melihat itu pun keheranan,apa tidak kaku mulutnya Alan ?,dan juga kakinya apa tidak capek berdiri dari tadi,Aiden pun mengangkat kakinya bergantian guna mengurangi rasa kesemutan pada kakinya.
Alan pun berbalik,ia melihat sang Deddy dengan tatapan aneh"Ded kau kenapa ? kenapa tidak duduk saja disofa,memang Deddy tidak capek berdiri disitu ?"
Aiden menggaruk tengkuknya yang tidak gatal"Ehehe Alan sendiri bagaimana ? memang tidak capek berdiri disitu terus ?"
Alan menggeleng"Tidak ,Alan kan masih kecil jadi tidak akan kecapean,kalau Deddy kan sudah tua pasti kaki Deddy akan kesemutan nanti "
Aiden melotot mendengar ucapan yang diucapkan oleh Alan "Kurang ajar,dia bilang diriku ini tua,se tua apa aku ini,mukakku tidak terlalu tua juga,masih ganteng dan banyak yang suka,kau tahu janda kembang yang ada di perempatan? dia meyukaiku tapi kutolak karena aku hanya menginginkan ibumu ! untung kamu anak saya Alan, jadi selamat....".Ucap Aiden dalam hati dan dengan perasaan yang sangat kesal karena dibilang tua.
"Ehem..."Aiden berdehem guna menetralkan perasaannya sendiri agar tidak terbawa emosi karena dikatakan tua oleh anaknya sendiri."Baiklah Deddy akan duduk disofa,jika Alan capek duduk saja dikursi ini atau disofa bersama Deddy"Ucap Aiden yang tetap tersenyum kare dia harus stay cool didepan Alan.
Alan mengangguk,kemudian kembali berbalik menghadap sang Mommy yang masih memejamkan matanya,Alan pun kembali memegang tangan sang Mommy dan menciumnya berulang kali.
Beberapa saat Aiden kembali melirik Alan, ternyata masih sama tidak berpindah tempat,masih berdiri dan memegang tangan Alexa,Aiden pun kembali berfokus pada pekerjaannya.
Saat ia sedang fokus mengecek semua data-data Aiden tiba-tiba teringat akan foto Alexa yang hanya menggunakan bikini,Aiden segera mengambil handphone disakunya untuk memberikan pesan kepada sang sekertaris pribadi siapa lagi kalau bukan Ken.
📱{ Tolong bawa semua barang-barang Alexa yang ada dikota S termasuk handphonenya juga, ingat ! yang paling penting handphone ! }
^^^📱 {Baik tuan segera saya laksanakan}^^^
📱{Sedang apa kau ?}
^^^📱{sedang bekerja tuan }^^^
__ADS_1
📱{Sejak kapan kau pandai berbohong? aku melihatmu dari CCTV kau sedang berpacaran dengan Sisil }
Ken pun segera melihat arah CCTV Lalu melihat Sisil yang berdiri didepan mejanya,Ken menarik nafasnya pelan.
^^^📱{itu Sisil baru saja membawa berkas kesini untuk ditangani tuan, sungguh saya tidak pernah pacaran dengan Nona Sisil}^^^
📱{Kalau suka bilang dan buruan ungkapkan "jomblo",carilah pacar kasihan kau sudah tua tapi masih jomblo}
Ken menarik nafasnya kasar tidak biasanya juga Tuannya seperti ini,padahal beberapa bulan yang lalu Tuan Aiden bilang ......
~ken kau beruntung tak pernah mengenal cinta,karna sesungguhnya cinta itu menyakitkan~
Tapi sekarang ? pasti efek dimabuk cinta asrama eh asmara.
^^^📱{Saya tidak mau pacaran tuan,saya hanya ingin fokus bekerja mencari uang💰}^^^
_Bersambung_
...****************...
Note :
maap tidak ada penjelasan di bab atas,itu Aiden dan Alan tidak menggunakan pakaian rumah sakit yang khusus untuk menjenguk Pasian + Masker karena sudah dapat perizinan dari dokter dan sudah dipindahkan keruang pribadi.
makasih💋
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
jangan lupa dukungannya ya makasii 😘😻