
"Begini nyonya...saya tadi melihat ada bayi di depan gerbang....saya rasa ada yang sengaja menaruh bayi ini "Ucap Jo.
"Apa kamu yakin itu memang di sengaja?"
"Nyonya bisa lihat sendiri,di sini juga ada suratnya nyonya...."Ucap Jo seraya memberikan bayi tersebut kepada nyonya Maxi.
Nyonya Maxi pun menggendong bayi tersebut,dia menatap bayi itu"aneh sekali,aku seperti melihat ada wajah Aiden di bayi ini..."Gumam nyonya Maxi pelan.
lalu dia menatap Jo"Coba berikan surat nya padaku Jo...".
Jo pun segera mengambil surat tersebut dari boks bayi.
Nyonya Maxi pun membaca surat tersebut sembari menggendong bayi.
terlihat ada kemarahan di wajah nyonya Maxi" AIDEN !! TURUN KAMU AIDEN BARATA !! "teriak nyonya Maxi yang menggema diseluruh ruangan.
Aiden yang sedang berolahraga pun di kagetkan dengan teriakan sang Mama nya,mau tak mau ia harus menemui sang Mama " Ada apa Ma,kenapa harus berteriak sekencang itu sih"
"Sayang ada apa ini,kenapa berteriak seperti itu?"Ucap Barata lalu mendekat kepada sang istri."Sayang ini bayi siapa?kenapa lucu sekali.."Ucap Bara seraya menoel pipi gembul bayi tersebut.
"Mama titip sebentar bayinya.."Ucap nyonya Maxi,lalu segera mendekat ke arah Aiden.
PLAKK !!!
terdengar suara tamparan yang cukup keras mendarat di pipi mulus Aiden.
Aiden dan tuan Bara pun terkejut dengan perilaku yang dilakukan oleh Maxi.
"Ma ! kenapa menampar Aiden !"Ucap Aiden tak terima, sembari memegangi pipinya yang panas akibat tamparan sang Mama.
"LIHAT INI !! APA YANG KAMU LAKUKAN DI LUAR SANA AIDEN !!! "teriak nyonya Maxi,lalu memberikan kertas tersebut kepada Aiden.
Aiden kebingungan,lalu ia pun segera mengambil kertas tersebut dan membacanya.
\*Good morning Mr Aiden
saya adalah perempuan yang waktu itu menghabiskan malam-malam yang indah dengan mu,bahkan saya masih ingat betul kejadian panas itu tuan.
saya hanya ingin memberi tahu anda bahwa bayi laki-laki yang saya bawa ini adalah anak anda tuan,darah daging anda sendiri...
__ADS_1
jika anda berfikir saya memanfaatkan anda,anda salah besar tuan...
saya pun terkejut saat saya mendengar sedang mengandung anak ini,tapi satu yang perlu anda tahu tuan,ini adalah putra anda,coba anda perhatikan baik-baik wajahnya,kalau anda masih tidak percaya bisa tes DNA tuan...
Saya tahu anda pasti ragu kan ? tapi percayalah kali ini...
aku titipkan anak kita padamu...
aku mendengar ceritamu bahwa keluargamu itu ingin sekali memiliki keturunan,ya walaupun dari rahim wanita seperti saya ini....
maaf aku tidak bisa menemani masa pertumbuhannya,karna aku begitu sadar diri akan diriku yang kotor ini,aku juga memikirkan masa depan anak kita nantinya seperti apa....
aku yakin jika aku masih berada di sini anak ini tidak akan memiliki teman nantinya,dan banyak hujatan sana-sini karna status ku yang selerti ini....
Tapi satu yang harus anda tahu tuan,walaupun aku jauh nanti dari anak ku ini percayalah hatiku hanya untuk anak ku ini seorang,aku mungkin akan pergi jauh darinya,dan aku berharap tak akan bertemu dengan kalian lagi...
aku request kasih nama boleh kan ? aku ingin memberinya nama ALAN BARATA ....
kalau mau ganti juga tak apa...
thank you and good morning...
Maaf aku tak bisa memberitahu namaku,ku harap kau tak akan mencariku tuan....
salam perpisahan\*\*\*\*
__ADS_1
.....................
Aiden meremas kertas tersebut "Dia bisa saja menipu kan ma ? aku tak begitu yakin bahwa itu anak ku "
"Sekarang Mama tanya padamu,apa itu benar kau melakukan hubungan itu di luar pernikahan? ".
Aiden terdiam,dan menunduk,ia tahu Mama nya pasti akan sangat marah saat tahu ia melakukan hubungan terlarang di luar pernikahan,walaupun Mama nya selalu menuntut Nayla untuk mempunyai keturunan,tetapi ia tak pernah meminta Aiden untuk berpaling sedikitpun.
Mama Maxi menjunjung tinggi nama keluarganya yang di kenal sebagai keluarga setia.
"Maaf Ma....aku benar-benar salah,aku sudah melakukan hubungan terlarang itu..."
Maxi saat ini benar-benar kecewa dengan sikap Aiden "Jika kamu tidak yakin dengan anak itu kita bisa melakukan tes DNA sekarang....jika memang benar itu adalah anak kandung mu,mau tidak mau kau harus mengumumkan bahwa anak itu adalah anak mu..."Maxi lalu pergi meninggalkan Aiden seorang diri.
Bara yang melihat istrinya pergi berlalu pun menyusulnya sambil membaya bayi yang di gendongnya,beserta perlengkapan bayi tersebut.
Aiden menjambak rambutnya frustasi,ia segera menaiki tapak tangga menuju kamar.
Aiden mengusap wajahnya dengan kasar" bagaimana kalau anak itu adalah anak ku ? Argghhh...kenapa jadi seperti ini sih..."
...****************...
...****************...
Sementara itu di sebuah apartemen yang cukup mewah terlihat seorang wanita yang sedang sibuk mengemasi barang-barang yang akan ia bawa.
"Aku harus pergi dari sini sebelum identitas ku ketahuan oleh yang lain ".tak lupa Alexa membawa identitas palsu nya,yah Alexa sudah mempersiapkan semuanya dengan matang,ia berhasil membuat identitas palsu tersebut,walaupun harus menguras uang nya,tapi tak apa.
setelah selesai,Alexa segera keluar dari apartemen tersebut,rencananya ia akan menjual apartemen nya.
setibanya di bandara,kali ini ia akan pergi ke negara S ,ia berharap saat di negara S nanti tak ada orang satupun yang mengenalnya.
Setelah namanya di panggil oleh petugasnya,ia segera menaiki pesawat tersebut,Alexa duduk di dekat jendela,ia memandang ke luar jendela.
sebelum pesawat itu lepas landas Alexa ingin sekali lagi melihat tanah kelahirannya "Huh mungkin ini adalah hari terakhir ku melihat kota kelahiranku ini..."
...****************...
...****************...
...****************...
__ADS_1
...****************...