
hari sudah mulai gelap,terlihat seorang anak kecil yang sedang duduk didepan rumah dengan senyum mengembang.
Maxi melihatnya dari depan pintu "Alan ngapain didepan rumah,ini sudah petang sayang,ayo masuk..."Ucap Maxi sembari berjalan mendekati Alan.
Alan menggeleng dengn senyum manisnya" No Oma,Alan disini menunggu Deddy dan Mommy,Alan sudah menunggu mereka sehabis Alan pulang sekolah,tapi kenapa Deddy belum sampe juga ya"
Maxi mengelus pucuk kepala Alan"Deddy bilang diundur sayang,mungkin besok atau lusa,karna ramalan cuaca hari ini sedang buruk,sekarang ayo masuk,lihat langit sudah mulai gelap Alan tidak mau kan digigit nyamuk"
Alan menggeleng, tiba-tiba saja ekspresi wajah Alan berubah menjadi murung " yah....kenapa harus ditunda,padahal Alan sudah sangat berharap hari ini akan bertemu Mommy,Alan ingin melihat wajah cantik Mommy dan Alan ingin sekali memeluk dan menciumnya"
Maxi tersenyum mendengar ucapan cucunya "Hey kan kita tidak ada yang tahu bahwa cuaca akan buruk,kalau dipaksakan memang Alan mau terjadi sesuatu pada Deddy dan Mommy hmm....? "
Alan menggeleng"Tidak ,Alan tidak mau terjadi sesuatu pada mereka"
"Ya sudah nanti Oma akan menelpon Deddy mu dan menanyakannya kapan akan kembali kesini okey .."
Alan mengangguk
"Sekarang Alan masuk kedalam,diluar banyak nyamuk, tidak baik untuk kesehatanmu nanti"
"Oke Oma,Alan masuk,jangan lupa tanyakan pada Deddy ya ...."
Maxi mengangguk,Alan pun segera memasuki rumah,begitupun dengan Maxi.
Maxi berjalan menuju kamarnya untuk berbicara kepada sang suami,yang kebetulan bara sedang duduk disofa dan membaca koran.
"Suamiku "Panggil Maxi sembari mendekat kearah Bara.
Bara menengok,lalu ia segera meletakkan koran yang dipegangnya"Ada apa sayang ?"
__ADS_1
"Aku ingin bicara "Ucap Maxi yang sekarang sudah duduk disamping Bara.
"Bicara saja"
Maxi menarik nafasnya pelan"Perempuan itu sudah kembali,dan sekarang dia berada dirumah sakit,kata Lukman dia kecelakaan"
Bara melihat istrinya"Siapa ? Mommy Alan ? "
Maxi mengangguk
"Kenapa kau tidak bilang dari tadi,sekarang ayo kita kerumah sakit"Bara segera berdiri dan bersiap-siap untuk berangkat kerumah sakit dimana Alexa dirawat.
Maxi memegang tangan Bara"Kenapa kau peduli padanya ? "Ucap mexi dengan wajah cemberut.
Bara menarik nafasnya pelan"Apa kau tidak merasa bahwa dari dulu kita terlalu menekan putra kita Aiden,aku rasa kita terlalu ikut campur urusan Aiden,lihat dipernikahan lertamanya sudah gagal karena kita terlalu menuntutnya.."
"Dan apa kau tidakkah merasa bahwa sekarang Aiden benar-benar mencintai perempuan itu ? apalagi ada Alan diantara mereka,aku rasa kita tidak boleh egois sekarang,kebahagian Aiden juga harus diprioritaskan..."
Maxi menatap suaminya "Kau benar,selama ini kita terlalu mengekang kebebasan Aiden,aku jadi merasa bersalah padanya,dulu saat pernikahan pertamanya kita yang menjodohkannya dan memaksa agar membuka hati untuk Nayla.."
Bara tersenyum
"Sekarang aku merasa Aiden benar-benar mencintai perempuan itu,aku akan berusaha menerima masa lalu perempuan itu dengan baik mulai sekarang "
Bara kemudian menarik tubuh Maxi dan memeluknya serta mencium bi bir Maxi"Sekarang kita kerumah sakit "
Maxi mengangguk"Bagaimana dengan Alan,Lukman bilang Alan tidak boleh diberitahu,biar Aiden saja nanti yang akan memeberitahunya"
"Nanti biar suruh pelayan yang akan menemani Alan,sekarang ayo bersiap"
__ADS_1
...****************...
Dirumah sakit
setelah Aiden selesai membersihkan tubuhnya dan berganti baju ia kemabli duduk didepan rumahan dimana Alexa dirawat,ia senantiasa menunggu Alexa hingga sang dokter keluar.
beberapa saat kemudian dokter kembali keluar"Bagaimana dok ?"
"Pasien sudah melewati kritisnya,tapi ada kemungkinan buruk terjadi..."
"Apa dok ?! katakan !" Ucap Aiden dengan khawatir.
"Pasien mengalami Koma,Koma terjadi karena kerusakan salah satu bagian otak, baik sementara maupun permanen. salah satu penyebabnya Kenapa ibu Alexa koma karena mengalami cidera berat dikepalanya,sehingga ibu Alexa masih perlu penanganan yang cukup serius"Ucap sang dokter dengan serius.
"Apa, emm maksutnya berapa lama kondisi Alexa akan pulih ?"Ucap Aiden
"Berbeda-beda pak,bisa satu hari,tiga hari,satu Minggu atau bahkan satu tahun,dan ada juga yang sampai bertahun-tahun bahkan kemungkinan bisa meninggal....tapi bapak tenang,para dokter pasti akan terus berusaha siapa bisa menyelamatkan ibu Alexa,sebagian kita serahkan pada Tuhan"
Aiden pun semakin khawatir akan keadaan Alexa"Apakah boleh saya menjenguk dok ?"
dokter itu mengangguk"Boleh,tapi saya sarankan agar tidak berlama-lama ya pak,dan juga jangan lupa memakai baju seragam rumah sakit ya pak,dan disarankan jangan terlalu banyak orang yang menjenguk nantinya maksimal 2 orang..."
"Baik dok terimakasih..."
dokter tersebut mengangguk.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
jangan lupa dukungannya ya makasii 😘😻
__ADS_1