Love Night Woman

Love Night Woman
BAB 15 ~ TABRAK LARI


__ADS_3

Saat ini mereka sudah tiba di negara tempat kelahiran Alexa.


Pesawat yang mereka tumpangi sudah mendarat dengan selamat.


"Ayo kita turun,sudah ada supir yang menunggu kita.."Ucap Aiden yang berusaha membujuk Alexa agar mau keluar dari pesawat.


"Aku bilang tidak mau ya tidak mau ! apa kau tuli !,Cepat putar balik pesawatnya,aku tidak mau disini !"


"Apa kau tidak ingin bertemu dengan Alan hmm...?"


Alexa terdiam beberapa saat setelah mendengar ucapan Aiden.


disaat Alexa yang sedang terdiam Aiden memanfaatkan kesempatan itu untuk menganggkat Alexa ala karung beras.


Alexa yang tiba-tiba saja diangkat pun terkejut "Hey sudah kubilang aku tidak mau !! kenapa kau memaksa !! sekarang tuturkan aku"Teriak Alexa sembari memukul punggung Aiden sekuat tenaga.


Aiden tidak peduli dengan ocehan Alexa dan juga pukulan yang dilakukan oleh Alexa,karna menurutnya pukulan Alexa tidak ada apa-apanya,lebih mirip seperti elusan wkwkwk.


Aiden pun segera memasukkan Alexa kedalam mobil miliknya.


Alexa sudah bersiap akan kabur,tapi sebelum ia berhasil Aiden sudah menutup pintu mobil terlebih dahulu "sial !"


Aiden segera duduk disamping Alexa yang ada dibelakang.

__ADS_1


sang supir yang sudah melihat instruksi dari tuannya pun segera menyalakan mesin mobilnya,dan langsung tancap gass😁.


Alexa hanya diam dan hanya bisa mengerucutkan bibirnya,dia sedang berfikir keras bagaimana ia bisa kabur dari tuan Aiden ini.


ia melihat jalanan kota yang sudah banyak perubahan semenjak ia pergi dari sini.


lima tahun ia pergi ternyata banyak perubahan dikota ini,tentu saja ia rindu pada kota kelahirannya ini.


lalu Alexa memikirkan bagaimana jika ia bertemu Alan,apa yang harus ia lakukan saat bertemu dengan Alan ,ia takut jika tidak bisa mengendalikan diri,jika bisa ia ingin membuat Alan benci saja padanya,ini semua demi kebaikan bersama pikirnya.


Saat di lampu merah Alexa pun berfikir, tiba-tiba saja ia berfikir ia harus memanfaatkan kesempatan ini untuk kabur,ia melirik Aiden,yang kebetulan Aiden sedang memandang jalanan.


perlahan Alexa membuka pintu mobil yang masih terkunci dengan mata yang terus melirik ke arah Aiden,memastikan bahwa Aiden tidak melihatnya.


Alexa segera buru-buru kelur dari mobil,ia berlari sekencang-kencangnya,ia mengambil jalur sebelah kiri.


Alexa tidak memikirkan bahwa lampu merah sudah berubah menjadi lampu hijau,ia terus berlari.


hingga terlihat dari samping Alexa ada mobil yang berjalan menuju Alexa dengan kecepatan tinggi seperti disengaja ingin menabrak Alexa.


"ALEXA !!!" teriak Aiden dari dalam mobil saat melihat ada mobil yang mau menabrak Alexa.


Bugh

__ADS_1


Alexa terpental dari jalanan,dan mobil yang menabraknya pun segera pergi tanpa bertanggung jawab.


orang-orang yang mengemudi mobil pun seketika berhenti.


Aiden segera berlari ketempat dimana Alexa kecelakaan tersebut,ia mengangkat kepala Alexa yang sudah berlumuran darah"Alexa bangun !! ayo cepat bangun Alexa !! jangan membuatku khawatir,tolong bangun "Karena Alexa tak kunjung bangun Aiden segera mengangkat tubuh Alexa yang sudah berlumuran darah menuju mobilnya.


"LUKMAN TUNGGU APALAGI CEPAT JALANKAN MOBILNYA ! "


Lukman yang mendengar teriakan bos nya pun segera melajukan mobilnya menuju rumah sakit dengan kecepatan tinggi.


Aiden segera menelepon pihak rumah sakit untuk segera menyiapkan keperluan Alexa.


Aiden lalu memegangi wajah Alexa dengan khawatir,khawatir akan kehilangan Alexa"Alexa kumohon bangunlah,jangan tinggalkan aku dan Alan,tolong aku mohon....Alan sudah menunggumu dirumah,apa kau tidak kasihan padanya ?"Alexa tidak merespon sama sekali "ALEXA KUMOHON BANGUN" teriak Aiden sambil mengguncang tubuh Alexa.


"LUKMAN CEPAT KENAPA MENGEMUDI MOBIL SAJA TIDAK BISA HAH !! LEBIH CEPAT ,KAU MAU ALEXA NANTI MATI !! APA KAU SENANG JIKA ALAN KEHILANGAN IBUNYA !!"


Lukman hanya diam menerima teriakan dari Aiden,mau bilang jika ia sudah dalam kecepatan penuh pun percuma pasti tuannya akan marah jadi lebih baik diam ,ia lebih berfokus menyetir memastikan selamat sampai tumah sakit.


Beberapa saat kemudian mereka telah sampai di depan rumah sakit,para suster yang sudah menunggu pun segera berlari sembari membawa branker saat melihat mobil Aiden.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Bersambung_

__ADS_1


__ADS_2