
13 September 2013.
Setelah Min Joon menghentikan investigasi pada ponsel Jin Hee, meninggalkan pertanyaan yang membingungkan bagi Sun Woo. Saat pulang ke rumah selepas makan malam bersama di rumah Dong Soo, Sun Woo mengikuti Min Joon yang pergi ke arah berbeda dari tempatnya tinggal.
Setelah menunggu hampir sejam, Min Joon keluar dari dalam rumah orang tuanya dengan air muka yang tak enak dipandang. Min Joon lebih terkejut saat mendapati Sun Woo berada di hadapannya. Pertanyaan singkat Min Joon berhasil ditangkis pria tampan itu.
“Aku hanya penasaran, mungkin kau tidak kembali ke tempatmu. Benar saja, kau datang ke rumah ini?”
“Aku hanya berkunjung!”
“Soal rekaman yang kudengar? Apa kau mau jujur kepadaku?”
“Itu—”
Dengan berat hati Min Joon memberikan rekaman ponsel Jin Hee, mendengarnya Sun Woo terdiam, tak membalas apa pun. Melihat reaksi temannya yang lesu, Min Joon memberikan sebuah janji.
“Aku akan memberitahukan apa yang sebenarnya terjadi jika aku bisa menggali lebih lagi dari mereka! Tapi kumohon, tolong maafkan Ayahku!” ungkap Min Joon meminta.
“Aku mengerti, aku pergi!” ringkasnya mencoba meninggalkan Min Joon.
“Sun Woo, bagaimana jika tinggal bersamaku?” tawar Min Joon ragu. Sun Woo menolak. “Beri aku kesempatan untuk membuktikan padanya aku tidak bersalah!”
“Aku percaya padamu!”
“Tinggallah denganku sampai kita menemukan Jin Hee!”
“Jika kau berjanji tidak akan merahasiakan apa pun dariku!”
“Aku berjanji!”
***
28 November 2013.
Beberapa minggu berlalu. Tanpa disadari, mereka telah berhasil menemukan Jin Hee yang datang dengan sendirinya menemui Ji Yeon dan Dong Soo. Membuat Sun Woo merasa semakin dekat dengan orang berharga dalam hidupnya itu.
***
08:00 KST, 29 November 2013.
Hari ini adalah hari di mana Sun Woo dimintai oleh Jin Hee untuk bertemu di pagelaran seni musim dingin, melalui Ji Yeon dan Dong Soo rencana ini berjalan dengan mulus. Datang sedikit terlambat, Sun Woo rupanya meluangkan waktunya untuk mengajak Min Joon datang ke pagelaran seni.
Min Joon menolak untuk pergi. Jiwanya benar-benar tak sanggup bertemu Jin Hee. Hatinya masih terpukul dengan tindakan Jin hee kemarin. Min joon memilih mengintropeksi diri sendiri, mencari kesalahannya agar mampu menghadap Jin Hee.
“Aku ingin memberitahukan sesutau padamu,” tahan Min Joon kepada Sun Woo.
“Katakanlah!”
__ADS_1
“Itu tentang ibuku,” ucapnya menundukkan kepala dan memainkan tangannya yang terlihat sedikit gemetar.
“Ada apa dengan Ibumu?” tanya Sun Woo khawatir.
“Dia sakit! Ternyata dia sakit!” seru Min Joon yakin dengan satu kali napas menatap Sun Woo yang beridiri di sebelah, “Semua masalah yang terjadi saat ini adalah ulah Ibuku!” lanjutnya sedih.
“Apa maksudmu?” Sun Woo memerhatikan Min Joon dengan seksama.
“Di malam saat kita mendengarkan rekaman Jin Hee, sejujurnya aku menyadari sesuatu.”
“Apa?”
“Aku menghubungi nomor yang tidak dikenal itu dan terkejut saat ponselnya yang berbunyi, tapi saat itu dia menyangkal dan berkata bahwa hanya memberikan semangat kepada Jin Hee. Tidak Lebih. Tapi, menurutku bagaimana bisa dia munggunakan dua nomor berbeda untuk menghubungi Jin Hee?” ungkapnya pasrah.
“Lalu, apa Ibumu tahu sesuatu?” tanya Sun Woo resah.
“Bukan hanya mengetahui sesuatu, dia juga sudah melakukan sesuatu. Semalam dia sudah mengakui semuanya.”
Setelah menceritakan apa yang didengar dari Ayah dan Ibunya kepada Sun Woo Min Joon merasa telah kehilangan harga dirinya.
“Maafkan aku, mulai hari ini aku tidak sanggup tinggal bersamamu! Keluargaku sangat berdosa padamu dan Jin Hee.”
“Min Joon!” serak Sun Woo memanggilnya. Namun, Min Joon tertegun diam, “Park Min Joon?” lanjutnya geram menarik kerah baju Min Joon dengan penuh kemarahan.
“Maafkan aku!” singkat Min Joon mencoba melepaskan tangan berurat itu.
“Aku mencintainya, sungguh! Aku ingin memulai semua dari awal. Tapi aku tidak sanggup melihatnya. Aku terbayang semua kejahatan Ibuku, dia terlalu jahat dan itu menyiksaku,” ungkapnya dengan kepala tegap, mengisyaratkan suatu rasa yang ada dalam hati yang tengah diuji, sanggup tidaknya, dia menahannya. “Besok Ayah akan membawa Ibuku ke rumah sakit! Jadi, aku akan kembali ke rumah mereka, tinggallah di sini sebagai permintaan maafku!”
“Temui Jin Hee!” Sun woo memaksa.
“Aku akan menemuinya jika sudah siap."
“Katakan kau meminta maaf atas perlakuan orang tuamu kepadanya. Katakan kau ingin kembali padanya! Katakan kau menyesal untuknya.”
“Aku merasa cintaku kepadanya bukanlah cinta yang sesungguhnya. Mungkin saja Ibuku benar, itu hanya sebuah bentuk penyesalan. Aku butuh waktu untuk kembali padanya, aku ingin menghapus semua penyesalan dan memulainya dari awal lagi!” Min Joon mencoba meyakinkan.
“Kau pikir Jin Hee bersedia kembali padamu? Dia sudah melepasmu! Jin Hee orang yang tegas dalam mengambil keputusan. Apa katamu? Menghapus penyesalan? Kau harus hidup dalam penyesalan Min Joon.”
“Aku tahu!” tegasnya pergi meninggalkan Sun woo. Keputusan Min joon untuk berhenti memerjuangkan cintanya, semakin menambah kebingungan Sun Woo, harus berdiri di sisi siapa? Adik atau Sahabat. Memilih, itulah yang dibencinya.
***
Jin Hee kembali ke rumah dan tak sengaja mendengar cerita Sun Woo kepada Yoon. Detil yang dikisahkan tentng Min Joon dan keluarganya.
Dia hanya berdiri di balik pintu masuk. Menyadari apa yang sebenarnya terjadi, Jin Hee tak sanggup mengeluarkan sepatah kata pun, tak mampu membela maupun menyangkal apa yang didengarnya tersebut.
***
__ADS_1
Berjalan perlahan dengan kaki yang terasa berat, semakin berat saat dia melihat kakaknya. Masih tak menyadari, Sun Woo terus mengutarakan isi kepalanya kepada Yoon.
Jin Hee menghampiri Sun Woo dan Yoon yang tengah bercakap di ruang tamu. Pikirannya berantakan menciptakan sebuah rasa yang sulit diungkapkan. Pelan-pelan Jin Hee menarik napas yang sedari tadi terasa sesak, berucap dengan lembut penuh dengan rasa penasaran.
"Benarkah yang kau katakan itu, Kak?"
"Jin Hee!" Sun Woo terkejut melihat sosok yang datang tak diundang.
"Apa aku tidak salah dengar?"
"Kapan kau datang?" tanya Yoon.
"Ibu Min Joon, bukan hanya penyebab kecelakaanmu. Dia juga yang sudah membunuh orang tua kita? Apa itu benar? Bukan Kak Min Joon atau Paman?" timpal Jin Hee menghampiri Sun Woo dengan wajah kalut, "Dia sakit? Benarkah?" lanjut Jin Hee melemah.
Hening. Tak ada balasan dari Sun Woo. Kini, Jin Hee mencoba menyadarkan dirinya. Wanita gila itu bukan membicarakan Min Joon tapi dirinya sendiri.
"Tapi, kenapa orang itu tidak memberitahukannya padaku? Dia hanya--"
"Kau bertemu Ibu Min Joon?" sela Sun Woo.
"Kenapa dia terlihat baik-baik saja? Apa dia sedang melindungi orang tuanya?"
"Hah?" Sun Woo lantas terdiam sejenak. "Aku mohon jangan terlibat dengan Min Joon biarkan dia menanggung semua kesalahan orang tuanya!" lanjutnya.
"Kak?" panggil Jin Hee menatap kakaknya. "Aku membencinya. Dia diam tanpa wajah bersalah, menyapaku dan memberikan kotak itu. Tanpa tersirat sedikit pun di wajahnya jika ingin minta maaf atau pun bersamaku! Apa dia manusia?"
"Jin Hee ...," panggil Sun Woo menenangkannya. Jin Hee menatap tajam. "Aku tidak tahu," ucap Sun woo memeluk Jin Hee.
"Aku mengerti sekarang, dia akan menyelamatkan Ibunya! Benarkan! Untuk itu dia bersikap seperti itu padaku! Pria jahat!" ungkap Jin Hee melepaskan pelukan yang diberikan Kakaknya.
"Aku yakin dia melakukannya karena mereka adalah orang tuanya."
"Tidak apa-apa! Ini jauh lebih baik! Buktinya sudah kuat!" Jin Hee meracau seperti orang gila.
"Bukti? Apa kau tetap ingin memasukkan orang sakit ke dalam penjara? Apa kau gila!" seru Sun Woo. Jin Hee terdiam dengan wajah yang memerah, "Jin Hee!" panggil Sun woo mencoba menyentuh JinHee. Namun, Jin Hee tetap masih tak percaya dengan apa yang didengarnya seharian ini.
"Kau bukan Kakakku! Jangan menyentuhku!" marahnya jatuh ke lantai.
"Jin Hee!" ratap Sun Woo sedih mendengar umpatan yang keluar dari mulut adik tirinya, membuat rasa bersalah semakin memuncak. "Maafkan aku! Seharusnya aku menceritakan semuanya kepadamu sejak kita bertemu pertama kali!" ungkap Sun Woo terdengar menyesal.
"Lupakan!" ucapnya berdiri dan mencoba tenang, "Ayo Yoon! Kita pergi dari tempat ini," ajaknya pergi meninggalkan Sun Woo.
Sun Woo tak mampu membela dirinya dan merasa bingung kenapa adiknya justru marah karena sebuah hal seperti itu, ini sebuah kejujuran yang terbuka. Jin Hee dan Yoon pergi meninggalkan Sun Woo begitu saja.
"Apa dia bertemu Min Joon? Kenapa Jin Hee tiba-tiba menggila?" gumamnya melihat Jin Hee yang terburu-buru masuk ke mobilnya. "Aaah ... mereka seperti anak-anak!" gerutunya.
***
__ADS_1
Bersambung