Love You Kakak

Love You Kakak
akad nikah


__ADS_3

dengan berbalut gaun yang dipilih arman diandra keluar dari kamarnya dengan wajah tanpa ekspresi namun kecantiknnya tetap terpancarkan bagai sinar sang rembulan dimalam hari.semua duduk dimeja makan, tidak ada percakapan smpai mereka selesai sarapan.


"paman wijaya sedang perjalanan kemari, ayah nanti menyusul sekitar jam dua belasan karena harus menyelesaikan urusan kaantor dulu"


"iya yah" jawab diandra pelan tanpa menoleh pada ayahnya


"ibu akan menemani kamu ke acara wisudanya arman"


Diandra menoleh pada ibunya, dia berpikir pantesan ibunya juga berdandan cantik tanpa memakai sragam dinasnya.


"kalian nanti naik mobil bareng paman wijaya dan ayah akan bawa mobil kamu di, sekarang ayah brangkat dulu"


Diandra hanya menganggukan kepalanya, diapun tak terbayangkan bagaimana nanti berada dalam satu mobil dengan arman, ada rasa canggung karena statusnya akan berubah dalam hitungan jam.tak lama setelah ayah diandra pergi pak wijayapun sampai di rumah diandra.


"assalamualaikum?"


"waalikumsalaam" jawab diandra dan ibunya bersamaan


"sudah siap semuanya?"


"sudah paman, ayo brangkat"


Hati diandra sudah berdebar tidak karuan ketika berjalan menuju mobil yang terparkir di depn reumahnya,tapi ternyata apa yang dia dapati di dalam mobil nampak hanya ada bu asih yang duduk si jok depan samping supir.langkah diandra tertahan, dia celingukan melihat jok belakang yang ternyata tidak ada siapapun.


"arman sudah berangkat ke kampus tadi pagi oagi sekali bak diandra" seperti tau apa yang dicari diandra bu asihpun memberi tahu keberadaan arman pada diandra.


"owh,,, eh enggak kok bu asih, aku nggak cari kak arman kok"


"ooo kirain cari arman, kamu cantik sekali hari ini"


"dari kemaren kemaren aku memang cantik bu he he he"


"owh iya sampai lupa" bu asih tersenyum dengan jawaban diandra yang mulai menampakan susana humor.

__ADS_1


"yaudah ayo buruan naik biar segera bisa ketemu arman" sahut ibu yang mulai reda rasa tegangnya karena melihat diandra yang sudah mulai bisa tertawa


Di perjalanan dia mulai nampak ceria lagi dengan beberapa obrolannya dengan paman wijaya.ahirnya ibupun mulai berani menanyakan seputar tentang acara pertunangan diandra dam arman nanti.


"dimana acara tunangannya nanti mbk?"


"di rumah saja,sekarang di rumah sudah ada kayla dan bagas yang mempersiapkan semuanya"


"owh kayla dan suaminya juga datang?"


"iya, tadi malam ayahnya njemput dibandara"


"siapa saja yang diundang mbk?"


"cuma tetangga sekitar saja bu"


"nanti setelah acara selesai arman langsung tak suruh pulang dan dia sudah setuju"


Perjalanan menuju kampus terasa sangat lambat, karena sepertinya ada seseorang yang ingin segera dia temui.dia ingin segera bertemu dengan arman dan menanyakan banyak hal tentang perjodohan mereka. Diandra merasa tidak terima karena sepertinya arman telah mengetahui sebelumnya.


Ketika sampai di kampus semua orang sibuk dengan urusan masing masing, seperti halnya arman yang tidak bisa diandra temui, jangankan bertanya banyak hal, menyapanya saja sangat susah apalagi arman memiliki peran yang sangat penting pada acara kali ini.ibu yang bisa membaca kekesalan diandra hanya diam saja karena tidak bisa menebak apa yang membuat diandra terlihat kesal, lain dengan paman wijaya yang sesekali ngajak ngobrol dengan obrolan obrolan yang kurang penting pada diandra demi mencairkan suasana


"si cantik sepertinya ingin segera ketemu pangerannya" lagi lagi paman wijaya yang memulai obrolan mereka, namun diandra hanya memanyunkan bibirnya, tapi sebenarnya apa yang dikatakan paman wijaya memang benar adanya.


"disini saja di, jangan ganggu kakak. Sebentar lagi kan acara mau dimulai" sambung ibu yang merasa gak enak dengan tingkah anaknya yang gak jelas namun diandra hanya menganggukan kepala.


saat yang dinantipun tiba, prosesi wisuda berjalan dengan khidmad dan lancar. Sambutan yang disampaikan arman sebagai perwakilan mahasiswa membuat banyak orang terpesona, tak jarang banyak tamu undangan yang membicarakan arman ketika arman berada diatas podium. Mereka memuji muji arman yang tampan dan juga berprestasi, sampai ada ibu ibu yang mengatakan bahwa arman adalah menantu idaman dan ibu ibu itu juga bilang akan mencari tahu siapa keluarga arman.mendengar itu membuat diandra semakin risih dan ingin segera pergi dari tempat itu, tapi mengingat acara yang sudah hampir selesai dia menahan egonya untuk tidak beranjak dari tempat tersebut. Setelah acara selesai dilanjut dengan arman yang berfoto foto dengan teman temannya dan kemudian dilanjut berfoto dengan keluarganya, tidak ketinggalan juga diandra dan ibunya yang ikut berpose dalam acara tersebut.diandrapun hanya menurut saja dengan semua yang dititahkan arman.seperti pada saat ini arman mengajak diandra mencari backgroud yang bagus, diandra dan teman arman yang menjadi foto grafernya hanya menurut saja. Tapi beberapa teman arman ada yang heran karena tidak biasanya arman seheboh ini.setelah memilih background yang sesuai kemudian arman mengajak diandra foto berdua


"foto yang bagus ya, soalnya fotonya kan bersama calon istri" ucap arman dengan sangat percaya dirinya, beberapa teman arman yang mendengar itu jadi heboh sendiri. Ada yang mengatakan kalau sudah bisa diduga karena melihat kedekatan mereka selama ini, ada yang mencibir karena dianggap pamer, bahkan banyak juga yang kecewa karena merasa patah hati. Beda dengan diandra yang hanya diam saja tanpa ekspreai hingga tidak bisa ditebak apakah sebenarnya diandra senang atau tidak dengan perjodohan ini.


Acara wisuda telah usai, saatnya untuk kembali kerumah arman. Semua masuk ke mobil kecuali arman yang harus membawa pulang kembali motornya.ketika sampai di rumah terlihat hiasan sederhana di ruang tamu bertuliskan nama arman dan diandra sudah tertata rapi, beberapa orang tetangga yang diundang juga sudah berada di ruang tamu tersebut. Begitu juga dengan pak ahmad yang juga sudah menunggu dari jam dua belas tadi.semua kemudian berkumpul di ruang tamu dan acarapun segera dimulai sampai pada ahirnya arman memakaikan cincin pertunangan pada diandra, dan telah ditentukan bahwa pernikahan mereka akan dilaksanakan sekitar dua bulan lagi bertepatan dengan ahir bulan puasa.Terlihat pak ahmad dan pak wijaya sangat senang dengan acara pertunagan ini.


Setelah acara selesai semua tamu pulang dan tinggallah pak ahmad sekeluarga, kemudian semua membersihkan diri dan melaksanakan sholat dhuhur bergantian di rumah pak wijaya.

__ADS_1


"tadi kok tidak diakadkan sekalian ya,,,biar halal kalo berduaan he he he" tiba tiba kayla kakak pertama arman melontarkan ucapan yang memprovokasi pak ahmad dan pak wijaya.pak ahmadpun terlihat berfikir dengan apa yang diucapkan kayla, namun ibu segera menyahut


"kan hari baiknya untuk akad nikah jatuh pada malam sembilan kay"


"lebih cepat kan lebih baik bu he he"


"kita ngikut saja dengan yang lebih ngerti bagaimana baiknya kay"


"yach bu,, anak muda sekarang biasanya kan pengennya yang cepet cepet.iya kan di"


"enggak tuch" jawab diandra sambil memanyunkan bibirnya


"waaah ketahuan bohong tuuuh, kelihatan hidungnya langsung merah" spontan diandra memegang hidungnya membuat semua yang ada di ruangan itu tertawa.


"aku mau bicara sama kakak sebentar, tapi disana za" diandra menunjuk teras rumah untuk berbicara dengan arman


"siap" jawab arman dengan cepat


"tuch kan yah belum apa apa mereka udah mau berdua duaan hi hi hi" ucap kayla dengan cekikikan meihat ekspresi diandra yang seperti ingin menelannya hidup hidup.


"nanti kalo aku mau diapa apain sama diandra tinggal teriak, kalian semua kan ada disini"


"iiih pede amat, siapa coba yang mau ngapa ngapain kakak, cuma mau wawancara doang"


"pakai wawancara segala, langsung libas aja di ha ha ha"


"mbak kayla nieh gk jelas banget"


"yaudah ayo kedepan, ntar nangis lagi kalo terus dengerin ocehannya embak"


"kalo nangis za tinggal peluk aja, iya kan di?"


Semua hanya geleng geleng kepala mendengar obrolan mereka, memang kayla orangnya tegas tapi juga humoris sama seperti pak wijaya.keluarga pak ahmadpun tidak heran dengan tingkah kayla karena mereka sudah saling mengenal sejak kayla masih kecil

__ADS_1


__ADS_2